Foto Profil Fannie Huang||@fannie599

Fannie Huang||@fannie599

1349 Review | 962 Makasih
Alfa 2020 Level 17
Steak Ramen Chinese Food Dimsum Seafood BBQ Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 4.0  
    Xing Fu Tang [ Glodok, Bubble Tea ]

    Khong Guan Boba

    Petak Enam sendiri terletak di kawasan yang sederetan sama gedung Chandra. Kalau bawa mobil bisa parkir di gedung Chandra atau di seberangnya.

    Kali ini mampir buat ke sana. Awalnya pengen makan, namun berhubung rame (aku datang sabtu siang sekitar jam) aku akhirnya batal makan di sana . Aku sendiri take away & akhirnya makan di seberang.

    Lokasi Xing Fu Tang nya sendiri di bagian depan. Kalau ngelewatin jalanan pun udah terlihat kiosnya. Konsep kiosmya juga nggak open space meski kita tetap bisa melihat pembuatannya.

    Nyokap lagi kepengen Xing Fu Tang & akhirnya kita nyobain Khong Guan Boba (IDR 40k).

    Khong Guan Boba merupakan susu dengan brown sugar boba dan remahan biskuit Khong Guan di atasnya.

    Minumannya sendiri merupakan rasa suus dengan perpaduan rasa asin karena remahan biskuit di atasnya serta manis dari brown sugar bobanya.

    Bobanya terasa pas teksturnya, kenyal dan empuk, namun bukan jenis boba empuk yang bakal hancur dalam sekali gigit.

    Rasanya unik karena perpaduan asin dan manis. Boleh banget dicoba.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    6Pack Salad Bar [ Kelapa Gading ]

    Healthy Salad Bar

    Mampir ke resto yang satu ini setelah liat promo. Kebetulan temen juga ngerekomendasiin resto ini.

    Lokasinya sendiri ada di seberang Gramedia & seating areanya cukup luas. Menunya nggak cuma salad, melainkan ada poke bowl dan bahkan burger versi sehat.

    Buat minumannya ada beberapa jenis termasuk cold pressed juice dengan harga terjangkau, cuma IDR 35k aja.

    Aku mencoba :

    1. Core Flow (IDR 75k)

    Basically ini merupakan caesar salad wrap, namun dengan versi yang lebih sehat dan lebih rendah kalori dari salad wrap sejenis di kedai lain.

    Sebenarnya kalau kita makan salad, yang bikin kalorinya tinggi itu salad dressingnya sendiri. Nah, kalau kalian mau diet memang recommended banget coba salad di sini.

    Kuantitas salad dressingnya sedikit dan nggak segurih di salad bar pada umumnya, namun kalau mau diet memang mesti begini. Telur yang digunakan juga pakai telur putih ysng lebih rendak kalori ketimbang kuning telur.

    Porsi saladnya juga besar banget. Aku bahkan bisa makan salad ini buat makan siang & makan malam karena padat banget isiannya.

    Untuk tomat cerinya terasa manis dan lumayan segar. Ayamnya pun empuk dan manis khas daging ayam. Untuk wrap sendiri cukup enak. Namun buat aku yang ga terbiasa makan salad dengan salad dressing sedikit, sayurnya sebagian ada yang sedikit pahit buatku.

    2. Beet Flow (IDR 35k)

    Aku beneran nggak nyangka kalau cold pressed juice ini terbuat dari bit. Umumnya bit memiliki aroma yang tajam, ada aroma tanah (?) gitu.

    Namun jus bit yang di sini sama sekali nggak berbau. Rasanya segar dan meskipun teksturnya nggak smooth(dibanding cold pressed semacam M*ma R*z atau R*juve) karena masih terasa endapan sari buahnya, menurutku rasanya tetap enak.

    Rasa manisnya alami dari buah dan nggak terlalu watery juga meski nggak dikocok sebelum minum .

    Overall, menurutku resto yang satu ini cocok banget kalau mau makan makanan sehat.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    Lasagna Gulung (mp) [ Bogor Tengah ]

    Baumkuchennya Enak

    Udah lama liat postingan lasagna yang satu ini & kepengen banget buat nyobain. Berhubung hari ini meetup bareng temen ke Bogor, saya sekalian mampir.

    Tempatnya sendiri bernuansa asri dan terkesan mirip rumahan. Di dalamnya merupakan rumah tua dan terdapat meja kasir dengan display makanan yang bisa dipilih. Untuk metode pembayaran bisa debit & e-wallet juga.

    Untuk makanan tidak hanya menjual lasagna gulung, melainkan aneka kue yang dijual dalam bentuk gulung, mulai dari blackforest gulung sampai bolu mocca gulung.

    Saya mencoba :

    1. Lasagna Gulung Beef (IDR 107k)

    Rollnya cukup besar dan bahkan bisa dinikmati lebih dari 4 orang. Kalau di kulkas juga bisa tahan 3 hari.

    Namun sayangnya saya sendiri kurang cocok dengan tastenya. Saya sendiri berekspektasi bakal makan lasagna dengan rasa yang gurih, sayangnya ini beda dari ekspektasi saya.

    Isiannya berupa sayud, daging sapi yang dibentuk persegi panjang dan lumayan tebal dan untungnya nggak sampai alot.

    Namun menurut saya saus tomat di atasnya cenderung kemanisan, sedangkan di dalamnya terdapat mayonaisse yangvterasa segar dan gurih, mirip rasa mayonaisse pada salad buah.

    2. Baumkuchen (IDR 11k)

    Sebenarnya dibanding lasagna gulungnya menurut saya kuenya malah lebih enak. Sebenarmya baumkuchen sendiri mirip lapis legit, hanya saja bagian tengahnya kosong.

    Rasanya sendiri enak, rasa bumbu spekkoeknya terasa dan tekstur kuenya nggak kering namun juga nggak oily.

    Berhubung saya suka lapis legit yang rasa spekkoenya strong, saya suka ini.

    Harga per orang: Rp. 100.000 - Rp. 200.000
    Makasih Infonya!




  • 3.4  
    Hario Cafe [ Pluit, Kafe ]

    Cozy Cafe

    Hario Cafe merupakan salah satu kafe berkonsep perpaduan antara nuansa Jepang tradisional serta konsep modern. Untuk seating areanya sendiri terdapat 2 jenis, yakni indoor dengan konsep open space di mana terdapat area luas dengan banyak meja yang memungkinkan antar pengunjung di setiap meja saling melihat satu sama lain.

    Meski demikian, tempat ini tetap cukup nyaman untuk hang out bareng teman maupun sendirian. Wifinya kencang dan suasananya nggak berisik.

    Siang ini saya datang berkunjung menggunakan promo. Waktu penyajian cukup cepat dan pelayanan ramah meski saya menggunakan promo.

    Saya mencoba :

    1. Crispy Pork Belly Bowl (IDR 65k)

    Menu ini merupakan menu yang direkomendasikan oleh waitress. Isinya butter rice, sambal mata, crispy pork belly serta telur.

    Untuk telurnya bisa memikih matang atau setengah matang. Berhubung lagi kepengen telur yang lembut, saya request setengah matang.

    Porsinya sendiri cukup besar dan rasanya gurih. Rasa bawang pada sambalnya cukup mendominasi rasa sehingga terasa semakjn gurih sekaligus pedas.

    Sesuai namanya, untuk babinya sendiri cukup renyah dan terdapat beberapa bagian yang berminyak namun justru malah gurih. Sayangnya ada daging pork belly yang agak keras meski masih bisa dikunyah. Selain itu aroma babinya sedikit kuat. Mungkin tergantung selera, namun personally saya kurang suka babi yang aromanya cukup kuat hingga tercium saat disantap.

    Untuk telur setengah matanya sebenarnya enak. Bagian kuningnya agak mayang namun sedikit moist. Justru tekstur begini nalah cocok karena seandainya tengahnya masih mentah, malah sedikit bentork dengan rasa gurih dan pedas dari nasi dan sambalnya serta mempengaruhi tekstur renyah dari babinya.

    Sayangnya, telurnya sudah dingin. Saya sendiri menyantap sekitar 6-7 menit sesudah disajkan dan merasa temperaturnya agak kontras sehingga memengaruhi cita rasa keseluruhan.

    Nasinya masih hangat dan pulen, sambal sendiri sedikit pedas sehingga menambah 'panas'. Ketika disantap bersamaan dengan telur yang dingin jadi sangat terasa dan menurut saya sedikit menganggu.

    Untuk ke depannya, mungkin telurmya harus disajikan lebih hangat biar nggak terlalu kontras.

    2. Cafe Latte (IDR 34k)

    Saya menikmati latte ini dengan jeda 15 menit sesudah menikmati makanan saya untuk menghilangkan after taste dari makanan yang pedas dan cukup strong.

    Sayangnya saya kecewa dengan coffee lattenya. Memang lattenya cantik, namun rasa susunya terlalu dominan, bahkan hingga meninggalkan after taste kesat di lidah.

    Rasa kopinya pun hampir tidak terasa sama sekali, hanya sedikit terasa di ujung lidah tepat sebelum saya berhenti menikmati kopi ini.

    Sebenarnya, latte memang merupakan perpaduan espresso dan susu, namun bukan berarti rasanya harus dominan susu hingga after tastenya terasa kesat di lidah. Saya sendiri sudah mencoba latte di lebih dari 5 tempat sehingga menyadari soal ini.

    Menurut saya sebaiknya komposisi espresso diubah, lebih baik susunya dikurangi.

    Harga per orang: Rp. 100.000 - Rp. 200.000
    Makasih Infonya!




  • 3.2  
    Ann's Bakehouse [ Melawai, Toko Roti dan Kue ]

    Jakarta Dessert Week

    Sejak menemukan soal Jakarta Dessert Week yang bekerja sama dengan salah satu situs jual beli online, saya tertarik untuk mencoba kreasi yang hanya ada di event tersebut.

    Ann's Bakeshop merupakan brand kedua yang saya coba selama Jakarta Dessert Week. Karena merasa sayang dengan ongkirnya kalau saya cuma beli 1 macam cake, saya memutuskan mencoba 1 jenis makanan lainnya

    Saya mencoba :

    1. Smoked Beef Quiche (IDR 42k)

    Ketika melihat fotonya, saya sudah berekspektasi cukup tinggi soal rasanya. Minimal, rasanya pasti lebih enak dari quiche yang saya coba di St*rb*cks yang merupakan coffee shop.

    Ketika dibuka, aromanya sangat wangi dan membuat saya semakin berharap banyak. Sayangnya, ekspektasi saya langsung hancur pada gigitan pertama.

    Memang rasanya gurih dengan potongan smoked beef yang banyak dan tebal. Saya bahkan bisa mendapati smoked beef di setiap gigitan. Buat saya, smoked beef ini penyelamat rasa.

    Yang membuat saya kecewa setengah mati adalah pienya. Saat saya gigit, pienya langsung hancur menjadi seperti butiran . Selain itu teksturnya juga beneran seret di tenggorokan. Rasanya seperti sedang makan tepung.

    Untungnya telur di bagian tengah tidak berbau amis. Mungkin kalau dimakan hangat bakal lebih enak.

    Namun menurut saya cita rasa pienya harus diperbaiki. Saya sendiri menyesal memesan menu ini kalau boleh jujur.

    2. WonderlANNS (IDR 65k)

    Merupakan perladuan dari 2 jenis kue best seller di sini, yakni key lime dan honey. Menu ini merupakan menu khusus Jakarta Dessert Week.

    Tekstur kuenya memang tidak lembut, namjn justru malah pas menurut saya untuk kue dengan cita rasa seperti ini.

    Rasa kuenya merupakan perpaduan manis adin gurih serta sedikit rasa asam. Menurut saya unik sekali bisa merasaj
    kan cake dengab rasa asin gurih, bukan sekedar manis seperi cake pada umumnya.

    Kuenya juga cukup besar dan bisa sharing berdua. Namun buat saya yang biasa menikmati coklat dengan kadar 72% hingga 85%, after taste kue ini sedikit kemanisan buat saya meski masih cukup ok.

    Menurut saya cake ini bisa dicoba karena cita rasanya yang unik. Apalagi cake ini cuma bakal tersedia sampai tanggal 25 nanti.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.8  
    Kembali ke Kala [ Tebet, Kafe ]

    Makan + Ngopi Di Bawah 50 Ribu

    Kembali Ke Kala merupakan coffee shop yang sepertiny baru buka akhir bulan Agustus lalu. Tempatnya sendiri cukup luas dan tersedia area indoor dan outdoor.

    Ambiencenya juga cukup nyaman buat nongkrong rame-rame. Di area indoor terdapat beberapa meja dengan kapasitas lebih dari 4 orang. Musik yang diputar juga bernada ceria dan rata-rata upbeat.

    Sore ini saya berniat #metime dan prefer ruangan ber-AC sehingga saya memilih duduk di area indoor. Di area indoor setiap meja diletakkan dengan jarak lebih dari satu meter sehingga pengunjung tidak saling berdekatan.

    Untuk menu yang dijual juga cukup terjangkau. Minumannya tersedia kopi dan non kopi. Untuk makanan tersedia light bites maupun main course. Bahkan ada menu yang unik, yakni risoles dengan isian manis, yakni green tea dan beberapa opsi lainnya. Harga light bites pun mulai dari 5 ribu, tanpa tambahan tax maupun service tax. Affordable sekali untuk kelas coffee shop, kan?

    Saya mencoba :

    1. Kebab Original (IDR 16k)

    Sebenarnya untuk opsi kebabnya ada yang manis dan asin. Saya sendiri sedikit penasaran sama risolesnya. Namun berhubung lagi pengen makan yang asin, saya memesan kebab original.

    Saya sendiri tidak berekspektasi rasanya bakal enak karena ini bukan kedai spesialis kebab dan harganya bahkan di bawah 20 ribu.

    Ketika saya memakan pada gigitan pertama, saya langsung jatuh cinta dengan rasanya. Memang penyajiannya lebkh dari 15 menit, namun rasanya beneran enak.

    Kulitnya renyah namun tidak sampai kering banget. Di bagian tertentu masih terasa sedkit moist. Selain itu isian dagingnya juga super padat dan beneran full daging, nggak pakai sayur atau makaroni layaknya kebab murah pada umumnya. Saya cukup mengenal rasa kebab di bawah 20 ribu karena lumayan sering beli jaman kuliah dulu, dan rasanya tidak seenak kebab ini.

    Dagingnya juga gurih dan empuk dengan perpaduan mayonaisse dan saus sambal yang pas rasanya. Dalam satu gigitan terdapat rasa gurih, manis, pedas serta sedikit asam dan tambahan tekstur renyah.

    Kuantitas mayonaisse dan saus cabainya juga tidak berlebihan seperti yang biasa saya junpai pada kebab yang harganya setara.

    Saya beneran puas banget demgan kebab yang satu ini dan merekomendasikan buat kalau mau makan tanpa kenyang berlebih. Saya sendiri makan ini buat early dinner dan cukup kenyang sesudahnya.

    2. Hot Latte (IDR 30k)

    Sebelumnya saya sudah berkali-kali minum latte di coffee shop. Saya paham kalau latte merupakan perpaduan susu dan espresso sehingga tidak mungkin rasanya sepahit long black atau espresso saja.

    Namun saya jarang sekali menemukan latte sesuai definisi menurut Wik*pedia (karena saya awam soal kopi, saya berpatokan definisi di W*kipedia), yakni perpaduan susu, espresso dengan foam tipis di atasnya.

    Seringkali saya menemukan yang rasa susunya dominan dan kopinya kurang berasa atau bahkan hanya sangat samar, terlalu foamy atau kombinasi keduanya.

    Namun latte di sini beneran sesuai definsi latte yang saya baca. Rasa kopinya tetap terasa dan lumayan pahit dengan perpaduan rasa susu yang cukup terasa namun tidak sampai meninggalkan after taste kesat di mulut.

    Selain itu lattenya juga tidak terlalu foamy karena busanya tipis. Memang sih, latte artnya cepat hilang. Ketika kebab saya datang, foam sudah turun dan latte artnya hilamg.

    Namun karena tujuan saya menikmati rasanya dan foto sekedarnya, saya tidak terlalu mempermasalahkan.

    Oh ya, pelayanan di sini juga cukup ramah. Bahkan tukang parkirnya juga baik. Saya pulang naik taksi online dan masnya menyarankan saya nunggu di dalerm, bahkan mau menawarkan buat manggilin saya kalau mobilnya dateng. Saya menolak karena terbiasa menunggu di tepi jalan kalau mesen kendaraan online, akhirnya membantu nutup pintu mobil tanpa diminta.

    Overall, saya puas dengan coffee shop yang satu ini dan menurut saya ini recommended buat dikunjungi.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.6  
    Unbakes [ Kelapa Gading, Toko Kue ]

    Korean Garlic Bread Terenak yang Pernah Dicoba

    Awalnya tertarik buat mencoba menu yang lagi di T*k*pedia. Harganya jadi cuma 10 ribu aja. Ternyata bakery ini juga ada cabang di Mall Kelapa Gading.

    Saya mencoba :

    1. Korean Garlic Bread (IDR 32k)

    Ini bukan kali pertama saya mencoba Korean Garlic Bread. Sebelumnya saya sudah berkali-kali beli, mulai dari individu yang jualan tanpa buka toko, bakery, restoran di Grand Indonesia, hingga bakery hotel bintang lima.

    Dari semua Korean Garlic Bread yang sudah saya coba, menurut saya ini yang paling enak dan paling sesuai selera saya.

    Sebelum saya membuka boks pun sudah tercium aroma garlic yang wangi. Ketika saya membuka kotak, tercium wangi bawang putih yang semerbak.

    Ukuran rotinya juga cukup besar dan bahkan bisa buat sharing. Tekstur rotinya lembut, namun tidak terasa lengket di gigi.

    Di setiap gigitan pun terdapat bawang putih cincang yang menambah aroma dan rasa gurih.

    Di bagian tengahnya terdapat cream cheese yang manis dan gurih di saat yang sama u tuk menetralisir rasa bawang putih biar tidak terlalu strong.

    Kuantitas cream cheesenya pun pas dengan rasa yang creamy namun tidak sampai membuat eneg.

    Saya prefer garlic cheese bread yang rasa garlicnya strong, bukan hanya sekedar aroma garlic saja dan sangat puas dengan rori yang satu ini.

    Sangat recommended.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 2.8  
    HokBen (Hoka Hoka Bento) [ Gajah Mada ]

    Mentai Rice

    Udah beberapa bulan sejak kali terakhir makan HokBen. Kebetulan lagi kangen & ternyata di sini juga ada menu baru, yakni mentai rice.

    Berhunung penasaran, akhirnya aku pesan ebi mentai rice yang satu ini seharga IDR 49.5k.

    Isinya ada nasi, udang goreng tepung, katsuobushi (alias ikan cakalng) yang biasa dipakai buat takoyaki & okonomiyaki + nori dengan saus mentai.

    Sebenarnya aku lumayan berharap banyak sama saus mentainya. Sayangnya aku malah berakhir kecewa. Seharusnya rasa saus mentai ada rasa asam, gurih dan pedas.. Namun saus ini malah cuma terasa pedas aja dari gigitan pertama hingga terakhir. Ketimbang makan nasi mentai, sebenarnya ini lebih kerasa kayak makan nasi saus sambal karena rasa saus mentainya kayak saus sambal biasa.

    Untungnya nasihnya pulen dengan potongan udang yang segarserta telung yang renyah dan gurih. Ikan cakalangnya pun gurih dan menambah aroma serta cita rasa serta nori yang lezat.

    Namun aku cukup kecewa dengan rasanya. Kayaknya dengan harga yang sama bisa dapet nasi mentai yang rasanya 'bener'. Mungkin sebaiknya rasa saus mentai perlu diubah agar rasanya lebih gurih.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    Gindaco [ Thamrin, Jepang ]

    Curry Takoyaki

    Ada menu baru di Gindaco nih, yakni takoyaki curry. Saya sendiri berkesempatan untuk mencoba karena dapet hadiah give away.

    Berhubung hadiahnya bisa ambil sendiri atau pakai ojol, saya akhirnya pickup pakai ojol sekalian beli minum.

    Saya mencoba :

    1. Takoyaki Curry (IDR 48k/6 pcs)

    Seporsi berisi 6 buah takoyaki dengan ukuran besar. Ketika kemasan dibuka aroma kari ala Jepang yang wangi langsung menyeruak.

    Takoyakinya berukuran besar dengan tekstur yang renyah di bagian luar namun cenderung moist di dalam layaknya cita rasa takoyaki authentic.

    Di dalamnya terdapay potongan gurita yang lumayan besar dan renyah namun sedikit kenyal di saat yang sama.

    Di bagian atasnya terdapat potognan sayur yang dipotong kotak-kotak dengan tingkat kematangan yang pas serta terdapat saus kari yang wangi dan gurih di atasnya.

    Cita rasa yang unik dan harus dicoba buat kamu yang suka kari Jepang.

    2. GC Uji Matcha Latte

    Sebenarnya rasa matchanya enak dan wangi. Green tea nya cukup pekat dan sedikit pahit karena memakai bubuk green tea Jepang.

    Namun entah saya ngaduknya kurang apa gimana, sebagian masih ada rasanya uang sedikit manis karena mungkin pakai krimer kental manis?

    Berhubung saya kurang suka green tea yang agak manis jadinya nggak terlalu suka. Namun untuk harga 20 ribu masih termasuk murah.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.6  
    Bakmi 98 - Sawah Besar [ Mangga Besar, China ]

    Suikiaw Enak

    Lagi kepengen makan bakmi & akhirnya mencoba bakmi yang satu ini via ojol. Buat bakminya nggak cuma ada bakmi keriting, namun juga ada bakmi lebar dan bakmi karet juga.

    Saya mencoba :

    1. Pangsit Goreng

    Sebenarnya pangsit gorengnya terlihat kurang menarik menurut saya, namun ternyata rasanya enak.

    Pangsitnya bertekstur renyah namun tidak berminyak dan kering. Tekstur kulit pangsitnya mirip pangsit goreng di B*kmi GM dengan isian daging cincang yang sama sekali tidak berbau dan padat.

    Selain itu rasa dan aroma bawang putih pada daging cincangnya juga cukup kuat. Saya puas dengan rasanya.

    2. Bakmie Spesial

    Untuk bakmie spesial menggunakan charsiu, babi kecap, telur rebus dan suikiaw yang bisa dipilih mau rebus atau goreng.

    Tingkat kematangan bakminya pas dan porsinya besar, namun saya nggak tahu apakah kalau dine in rasanya bakal lebih enak atau nggak.

    Jarak lokasi ke rumah saya kira-kira 10 menit, namun saat saya mencoba di rumah, tekstur bakminya kering. Yang terasa hanya rasa lada saja yang agak strong.

    Akan tetapi memang sulit mrncari bakmi yang masih tetap enak meski take away atau delivery. Jadi mungkin kalau dine in lebih enak.

    Untuk toppingnya sendiri cukup enak. Saya suka babinya karena tidak berbau dan tidak berlemak. Bumbu kecapnya meresap ke dalam daging. Telur rebusnya juga terasa manis karena manisnya kecap meresap ke putih telur.

    Suikiawnya juga enak. Teksturnya lembut dengan isian beberapa potong udang yang segar dan renyah. Dimakan pakai kuah jadi semakin enak.

    Selain itu kuahnya juga wangi kaldu dan rasanya enak meski kuahnya bening. Rasanya gurih khas kaldu.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.