Foto Profil Fannie Huang||@fannie599

Fannie Huang||@fannie599

1408 Review | 1019 Makasih
Alfa 2020 Level 18
Steak Ramen Chinese Food Dimsum Seafood BBQ Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 3.8  
    Becca's Bakehouse [ Muara Karang, Kafe ]

    Croissant Enak

    Tertarik mencoba bakehouse yang satu ini setelah baca review & liat ratingnya yang tinggi. Sore ini aku pun berniat mampir buat 'me time' sambil makan croissant & menikmati secangkir latte sehabis invitation di sekitar sini.

    Tempatnya sendiri cukup nyaman & menjaga protokol kesehatan. Jarak antar setiap meja pun tidak berdekatan. Sistem di sini, kita antri dulu & pesan, terus payment. Croissantnya ada di kitchen & bisa request dipanasin dulu. Harganya juga terjangkau, masih sekitar 20 ribuan sampai 30 ribu. Payment juga bisa pakai debit card.

    Sayangnya, niatku 'metime' harus pupus. Aku berencana makan 1 croissant di sini, lalu pesan juga buat take away. Saat aku datang memang lagi ramai. Lalu pas aku mau pesan, aku nanya ke kasirnya: "Aku mau pesen croissant buat dine in bisa?"

    Katanya nggak bisa karena nggak ada tempat. Jadi aku pesan buat take.away. Abis bayar, aku mau nunggu, ternyata tepat di belakangku ada meja kosong yang baru ditinggal dong! Kursinya pas buat 1 orang & nggak ada tanda reserved. Di atas meja ada piring bekas orang, habis aku payment waiternya datemg ngebersihin.

    Berhubung udah males antri lagi, endingnya aku nunggu croissantku yang kupesan buat take away. Pas itu ada 2 ibu-ibu dateng & langsung diarahin ke tempat duduk kosong. Meski udah disediain kursi, endingnya ibu-ibu itu cancel.

    Seharusnya, lebih diperhatikan lagi soal ini. Jangan auto bilang nggak ada tempat sebelum ngecek. Aku jadi kecewa karena ini.

    Untuk croissant yang ditake away, aku mencoba :

    1. Truffle Cheese (IDR 28k)

    Ini salah satu croissant yang harus banget dicobain kalau mampir ke Becca. Croissantnya jenis yang bagian luarnya renyah namun bagian dalamnya empuk.

    Croissant ini super wangi, bahkan wanginya agak nempel ke croissant lainnya di box yang sama. Potongam jamurnya ada di atas croissant berbentuk potongan kecil.

    Di dalamnya ada saus cheese yang meleleh pas digigit. Rasa cheesenya cenderung gurih serta sedikit asam, tipikal sour cheese gitu. Rasa cheese & mushroomnya juga pas. Cheesenya nggak terlalu asin sampai meninggalkan after taste yang menganggu di lidah.

    2. Durian (IDR 33k)

    Surprisingly rasa duriannya jauh lebih enak dari dugaanku. Aku mengira croissantnya bakal pakai durian essence yang warnanya kuning terang gitu, rupanya nggak.

    Begitu digigit aroma duriannya wangi dan rasanya beneran pakai fla durian asli + nggak pakai pewarna. Rasa duriannya juga nggak manis banget, melainkan agak bittersweet.

    Buat yang suka durian, aku beneran merekomendasikan croissant ini. Dijamin bakal puas.

    3. Pain Au Chocolate (IDR 23k)

    Ini juga nggak kalah enak. Pastrynya empuk dan renyah dengan aroma butter yang wangi. Base croissantnya cenderung gurih khas butter.

    Selain itu isian coklatnya juga banyak. Bahkan pas ngegigit ujungnya aja udah nemu coklatnya dong. Coklatnya cenderung manis, sedangkan croissant yang gurih menetralisir manisnya. Butternya juga nggak strong banget sehingga klop dengan rasa coklatnya.

    Menurutku, ini termasuk affordable banget dibanding ukuran dan rasanya, sih.

    4. Salted Eggyolk (IDR 30k)

    TBH dibanding ketiga croissant lainnya, ini yang paling kurang menurutku. Aku berekspektasi tinggi mengingat croissant lainnya beneran enak. Namun rupanya ini nggak se-ok bayanganku.

    Base croissantnya memang enak. Namun sayangnya rasa sausnya cenderung kurang. Aku berharap ada aroma salted egg, ternyata sama sekali nggak ada aroma salted eggnya.

    Bahkan juga nggak ada rasa asin gurih ala salted egg. Rasanya juga nggak manis, jadi malah cenderung hambar menurutku. Bahkan sausnya nggak ada tekstur kesatnya. Menurutku sebaiknya rasa diperbaiki. Seandainya lebih gurih akan lebih enak.

    Overall, kalau kalian cari croissant enak, ini salah satu tempat yang recommended buat dikunjungi. Sebenarnya sih tempatnya cozy dan bisa buat nongkrong. Cuma setelah pengalaman kurang menyenangkan yang kualami, sepertinya aku tidak ingin balik dalam waktu dekat ke cabang ini.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.4  
    Mama(m) [ Muara Karang, Indonesia ]

    Nyaman, Terjangkau & Enak

    Mama(m) merupakan restoran yang menyajikan masakan Indonesia & bersebelahan dengan Warung Wakaka. Rupanya restoran ini pun masih satu grup, namun mengusung konsep.yang berbeda.

    Restoran ini juga menerapkan protokol kesehatan yang cukup baik. Pas masuk ada pengecekan suhu & disediakan hand sanitizer. Menunya juga bisa diakses secara digital dengan scan barcode atau klik di profile Instagram.

    Tempatnya nyaman & luas. Bahkan ada beberapa spot foto yang Instagramable juga. Bahkan tersedia tempat charge, jadi memungkinkan pengunjung duduk bersantai sambil menikmati makanan. Harga menu yang ditawarkan juga masih tergolong affordable.

    Menu yang dicoba :

    1. Paket Cobek Ikan (IDR75k)

    Seporsi paket cobekan berisi ikan tenggiri & aneka sayur berupa terong, petai, timun, tomat, selada & kangkung yang disajikan dengan sambal + nasi putih hangat.

    Ternyata porsinya beneran besar banget. Kalau kalian mau sharing berdua bahkan masih bisa. Selain itu sayur-sayurnya juga segar. Aku mencoba petainya meski aku biasanya kurang suka petai. Ternyata petainya enak, teksturnya renyah, namun nggak alot & sama sekali nggak berbau.

    Kangkungnya juga segar dan tingkat kematangannya masih oke, nggak terlalu lembek.atau terlalu alot. Kalau dimakan pakai sambalnya jadi semakin enak.

    Awalnya aku khawatir rasa sambalnya bakal.pedas banget banget. Aku suka sambal, namun nggak terlalu tahan pedas. Rupanya rasa sambalnya enak dan nggak pedas berlebihan karena ada potonfan tomat yang menetralisir. Jadi rasa sambalnya tetap pedas,.namun ada sedikit manis dan asin gurih dengan perpaduan yang pas sehingga nggak ada rasa yang mendominasi banget. Sambalnya beneran enak & bikin nagih.

    Buat terongnya juga nggak kalah enak. Bagian dalamnya empuk, namun permukaannya agak.remyah dengan bumbu kecap manis gurih yanh cukup meresap.

    Untuk ikannya menggunakan ikan tenggiri fillet yang bertekstur padat. Ikannya nggak berbau amis dan rasanya enak. Ikannya sepertinya dibakar dengan bumbu kecap yang cenderung manis dan meresap sampai ke dalam daging ikannya. Dimakan begitu aja udah nikmat, namun dimakan pakai sambalnya jadi makin enak

    2. Bakwang Jagung (IDR 18k)

    Seporsi berisi 4 bakwanf jagung yang besar. Menurutku ini affordable banget dibanding kuantitasnya.

    Bakwannya berbeda dengan kebanyakan bakwan jagung. Kalau biasanya bakwan jagung merupakan adonan tepung dengan jagung di dalamnya &:digoreng, yang ini.sebaliknya.

    Sesuaj di foto, jagungnya beneran banyak banget. Rasanya malah kayak makan jagung goreng demgan sedikit.tepung buat perekat. Bakwannya juga renyah dan nggak oily. Kalau mau lebkh gurih, pas banget dimakan pakai sambal.

    3. Es Timun Serut (IDR 20k)

    Ini minuman yang cocok banget buat melepas dahaga, apalagi kalau dinikmati di siang hari yang terik. Aku merekomendasikan minuman yang satu ini kalau kalian suka.manis.

    Minuman ini disajikan dengan sirup timun yang sedikit.manis serta potonfan timun serut yang banyak & bisa dinikmati.di setiap.tegukan. Rasanya segar banget.

    Secara keseluruhan, rasa minuman ini cenderung manis namun masih oke. Bisa jadi apa yang menurutku cenderung manis, rupanya biasa aja menurut orang lain. Kebetulan, aku terbiasa meminum kopi hitam no sugar, seringkali apa yang cenderung manis buatku rupanya biasa aja buat orang lain.

    Di minuman ini terdapat banyak potongan timun yang segar, jadi menetralisir rasa manis dari sirupnya.

    4. Air Mata Kucing (IDR 15k)

    Minuman yang satu ini juga nggak kalah segar. Isimya ada biji selasih, buah kundur, buah longan kaleng dan bahan lainnya.

    Minumannya beneran segar dan rasanya pun unik. Rasanya sedikit manis namun juga ada rasa asam dari longannya. Biji selasihnya juga cukup banyak.

    Menurutku restoran yang satu ini recommend buat dikunjungi. Tempatnya nyaman, harganya affordable, makanannya enak pula. Selain itu waktu penyajian juga cepat. Memuaskan.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Ombe Kofie [ Menteng, Kafe ]

    Cozy Coffee Shop

    Kedai kopi yang satu ini terletak di Rumah Tjokro, tepatnya di bagian depan. Di bagian belakamg terdapat resto yang berbeda.

    Buat seating area terdiri dari indoor & outdoor. Di area indoor pin terdapat 2 konsep yang berbeda. Salah satunya berkonsep vintage dengan penggunaan keramik gelap khas bangunan old style serta terhadap berbagai barang antik.

    Pelayanan di resto ini juga ramah & responsif meski sedang ramai. Saya berkunjung bersama teman di hari minggu sore & dibatasi waktu selama 90 menit.

    Saya mencoba :

    1. Flat White (IDR 40k)

    Latte di sini super cantik dan lattenya juga nggak cepat hancur. Biasanya latte yang cantik cenderung foamy berlebih, namun latte ini masih oke.

    Saya terbiasa minum latte tanpa additional sugar. Sejauh pengalaman saya mencoba latte di berbagai tempat, ada yang rasa kopinya cenderung dominan hingga terasa pahit, ada pula yang terlalu milky dan foamy hingga meninggalkan after taste yang tidak enak.

    Menurut saya, latte di sini cenderung di tengah-tengah. Nggak super milky namun juga nggak terlalu strong rasa kopinya. Saya sendiri sebenarnya prefer latte yang kopinya strong, namun buat saya ini juga masih oke.

    2. Cinnamon Honey Butter Toast (IDR 45k)

    Saya suka banget sama cinnamon & langsung auto pesen menu ini begitu liat ada kata 'cinnamon'. Sebenarnya saya skeptis kalau rasa cinnamonnya bakal strong karena ada honey juga. Takutnya, rasa honeynya malah dominan manis sehingga menutupi rasa cinnamonnya.

    Ketika datang, taburan cinnamonnya memang cukup banyak. Pada gigitan pertama, rasanya jauh lebih enak dari bayangan saya. Pinggiran rotinya renyah, namun rotinya empuk dan tidak alot apalagi gosong.

    Saya langsung merasakan sensasi salted butter yang meleleh di mulut, namun juga terdapat butiran gula pasir serta sedikit rasa honey. Pada gigitan yang sama juga ada rasa cinnamon bubuk yang strong. Rasanya begitu balance sehingga saya bisa merasakan semua rasa bahan baku dalam satu gigitan, tidak ada salah satu rasa yang menutupi rasa lainnya.

    Saya padahal nggak pernah suka dengan roti pakai gula.pasir. Kalau saya, itu oversweet. Namun anehnya saya malah menikmati yang di sini karena rasa butternya menutupi rasa manis berlebih dari gula pasirnya.

    Setelah menghabiskan satu porsi, saya malah merasa ketagihan & pengen pesan lagi. Setelah pulang, saya masih terbayang rasanya karena beneran seenak itu. Ini toast yang super recommended buat dicoba di sini.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    Saltesse [ Grogol ]

    Ayam Sambal Matah

    Sebelumnya pernah mencoba Saltesse yang mentai & sejujurnya aku kurang cocok sama rasanya. Berhubung lagi ada promo yang Sambal Matah di T*k*p*dia, akhienya aku pesen buat lunch.

    Harga seporsi 35k, namun pas aku beli promo cuma 10.5k aja. Namun buat harga 35k pun porsimya masih oke bamget menurutku. Potongam ayammya banyak.

    Ayamnya pun empuk denhan tepung yang remyah dam rasa tepungmya sendiri gurih, nggak plain. Selain itu ayamnya juga nggak mengendap minyak. Nasimya juga pulen.

    Buat yang suka pedas, recommended banget cobain sambal matah di sini. Berbeda dengam sambal matah yang biasa kucoba di tempat lain, sambal di sini dominan cabe rawit ketimbang bawangnya, jadi rasanya malah dominan pedas. Aku yang memang kurang tahan pedas sampai merasa perutku panas sesudahnya.

    Selain itu sambal matahnya juga memakai bawamg putih. Bahkan bawang putihnya lebih banyak ketimbang bawang merahnya. Untung sambal matahnya enak. Rasa minyaknya beneran gurih. Namun kalau kuantitas bawang merah ditambah bakal lebih enak.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.6  
    Sate Babi Johan [ Green Ville, China ]

    Masih Oke Lah

    Awalnya tertarik mencoba sate babi yang satu ini karena reviewnya rata-rata bagus & cabangnya juga banyak. Harusnya, rasanya bakal enak. Jadinya aku memesan via ojol.

    Menu yang kucoba :

    1. Sate Samcan (IDR 10k/ tusuk)

    Satenya lumayan nesar dan sebenarnya cukup enak. Bumbunya meresap banget dan rasanya manis serta sedikit gurih meski dimakan begitu saja tanpa kecap maupun acar. Selain itu babinya juga sama sekali tidak berbau.

    Sayangnya, tidak ada sendasi renyah khas sate maupun aroma bakaran. Satenya seperti kurang lama dipanggang.

    Sebenarnya bukan cuma sate samcan aja, sih. Tapi semua sate yang kupesan begitu. Bahkan sate kulitnya terlihat kayak direbus dan dibumbui. Aku beli 10 tusuk buat sharing ke ortu & endingnya mereka sampai harus manggang ulang di teflon rumah.

    2. Sate Manis (IDR 10k/tusuk)

    Sate manisnya enak menurutku. Dagingnya nggak alot dan rasa manisnya meresap. Semua satenya nggak ada yang berbau.

    Kalau dimakan pakai acar bakal lebih lagi karena asam segar.

    3. Sate Daging Original (IDR 10k/tusuk)

    Berbeda dengan sate manis, kalau yang ini rasanya cenderung asin gurih. Yang manis juga enak, namun berhubung aku prefer asin, aku lebih suka yang ini.

    Overall, aku suka sate di sini karena yang bumbunya meresap semua & nggak berbau. Seandainya dipanggang lebih lama sehingga renyah & ada aroma smokey bakal lebih enak.

    Aku sudah mencoba lebih dari 5 kedai sate babi di Jakarta & menurutku ini yang termasuk enak. Sate babi yang kucoba selama ini kalau nggak berbau, potongannya terlalu tipis, atau rasa bumbunya memang kurang.

    Cuma masih kecewa karena somehow punyaku kurang renyah dibanding foto orang-orang yang direview.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    Claypot Popo [ Melawai, China ]

    Melebihi Ekspektasi

    Restoran yang satu ini terletak di kawasan Melawai, di ruko bertema oriental. Restorannya sendiri terletak di lantai 2, diakses dari pintu berwarna hijau.

    Bangunannya sendiri merupakan bangunan tua demgan keramik desain old style. Kalau mau foto-foto bisa di balkon lantai 2.

    Buat sistem.pemesanannya, di setiap meja ada kertas dan kita tinggal nulis.pesenan kita, lalu bayar ke kasir. Namun untuk pembayarannya saat ini cuma bisa melaluo mobile banking BCA maupun transfer.

    Kalau boleh jujur awalnya saya agak ragu buat mencoba Claypot di sini, karena selama ini saya mencoba Claypot versi kering yang dibakar sampai nasinya agak kering di bagian bawah. Namun karena ratingmya tinggi, akhirmya saya nyobain juga.

    Kebetulan lagi kepengen makan nasi + nggak kepengen makan sapi, akhirnya saya pesan Claypot Siram Telur Matang -- Ayam (IDR 28k). Waktu penyajiannya juga cepat dan menu ini disajikan dalam kondisi hangat.

    Claypot ini berisi nasi, ayam, tahu, jagung manis, dan wortel disiram saus kental. Ternyata rasanya jauh lebih enak dari ekspektasi saya. Nasinya pulen dengan tahu telur yang lembut & tidak berbau amis. Ayamnya empuk dan wortelnya pun pas tingkat kematangannya, nggak terlalu keras maupun terlalu lembek.

    Kekentalan kuah kentalnya juga pas dengan rasa yang gurih. Secara keseluruhan, rasanya cenderung manis gurih dari kuah kental yang seperrinya terbuat dari kaldu ayam. Namun kalau mau lebih ada flavour, bisa menambahkan minyak cabai yang tersedia di setiap meja. Rasanya jadi cenderung pedas gurih.

    Rupanya, rasanya lebih enak dari ekspektasi saya. Harganya pun tergolong affordable dan porsinya mengenyangkan. Nggak heran kalau ratingny tinggi.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.4  
    Toby's Estate [ Pantai Indah Kapuk, Kafe ]

    Cozy Outdoor Cafe

    Toby's Estate di cabang Urban Farm beneran cantik & instagramable bangettt. Seating areanya terdiri dari indoor & outdoor gitu. Yang indoor nggak terlalu luas, namun kita bisa menikmati sinar matahari yang masuk melalui jendela kaca.

    Buat area outdoornya luas & penuh dengan tanaman. Konsep seating area outdoornya ada dua jenis, yakni di area yang mirip tangga dengan berbagai meja & di area yang banyak tanaman, jadi serasa makan di taman gitu. Kalau seating di area outdoor, wajib payment dulu. Sedangkan kalau di indoor, bisa open bill.

    Aku mencoba :

    1. Milo Cake (IDR 65k)

    Di sini ada berbagai cake maupun tart yang cantik yang menarik. Aku mencoba Milo cake yang satu ini dan ternyata 1 slice cukup besar, bahkan bisa share berdua atau ber-3.

    Tekstur bolunya moist & adonannya pun wangi. Aku prefer bolu yang moist dan suka banget sama bolu di sini. Sebelumnya aku pernah makan beberapa slice cake dengan harga setara di beberapa resto lainnya dan nggak semuanya seenak ini. Bahkan ada yang bolunya cenderung kasar.

    Kuantitas krimnya pun pas, nggak creamy berlebih hingga membuat mual maupun kurang terasa. Kalau dimakan di suhu ruang, rasanya jadi lebih manis dan rasa milonya lebih terasa.

    Namun meskipun ini Milo cake, manisnya masih pas menurutku. Rasa cakenya yang nggak terlalu manis cenderung menetralisir rasa.

    2. Ice Long Black (IDR 35k)

    Aku sengaja pesan kopi hitam tanpa gula buat menetralisir rasa cake biar nggak meninggalkan after taste manis berlebih di lidah.

    Kopinya cukup wangi dan rasanya strong. Kopinya cenderung pahit, namun justru malah pas buat netralisir.

    Kopinya sendiri juga nggak watery meski disajikan dalam bentuk iced coffee. Rasa kopi yang kuat memenuhi rongga mulut dan setiap sedotan. Lain kali bakal mesen kopinya lagi buat temen makan cake.

    Harga per orang: Rp. 100.000 - Rp. 200.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Lemari Kopi [ Menteng, Kafe ]

    Cozy Coffee Shop for #Metime

    Sejak pertama kali direkomendasikan kenalanku, ini langsung menjadi salah satu wishlistku. Siang ini aku berkunjung ke coffee shop ini buat menikmati 'metime'.

    Di hari kamis siang, coffee shop ini tidak terlalu ramai. Alunan musik jazz yang diputar di coffee shop ini membuat ambience terasa lebih tenang. Selain itu juga ada seating area di pojok yang jaraknya nggak berdempetan dengan meja lain, jadi nggak perlu berdekatan dengan pengunjung lain.

    Personally, aku agak susah menemukan tempat yang pas untuk dikunjungi saat 'metime' dan coffee shop ini salah satu tempat yang cocok buatku.

    Untuk menu yang disajikan di sini ada beberapa camilan dan ada menu coffee maupun non coffee. Opsi menu non coffeenya bahkan ada jamu juga.

    Aku mencoba :

    1. Soy Latte (IDR 30k)

    Minuman ini merupakan perpaduan antara susu kedelai dan espresso. Lattenya super cantik & sedkit foamy namun masih oke karena rasanya nggak super milky.

    Rasa kopinya masih terasa di lidah dan rasa susu kedelainya memang khas, namun nggak sampai mendominasi rasa kopinya.

    2. Es Jamu Gendong (IDR 18k)

    Surprisingly rasanya beneran enak banget. Rasanya ya kayak jamu yang ada di pedagang jamu keliling. Aku pernah mencoba jamu di pedagang keliling dan rasanya begini.

    Rasa jahenya lumayan strong, namun nggak dominan sehingga membuat tenggorokan terasa hangat namun nggak sampai terbakar. Jamunya pun nggak terlalu pahit, melainkan ada sedikit manisnya dan teksturnya nggak terlalu cair.

    Minuman yang satu ini pas buat menghangatkan badan & menetralisir after taste latte yang agak foamy.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    Soen Yoe [ Pasar Baru, China ]

    Enak Cuma Agak Kelembekan

    Sebelumnya nemu postingan salah satu foodies di instagram soal kedai bakmi yang satu ini. Rupanya kedai yang satu ini sudah beroperasi sejak tahun 50-an dan ternyata ada di ojol juga.

    Saya mencoba :

    1. Bakmi Jamur Pangsit (IDR 45k)

    Untuk pangsitnya bisa request rebus atau goreng. Kebetulan lagi kepengen makan pangsit goreng & akhirnya request yang goreng. Seporsi dapet 3 pcs bakmi goreng + saus manis.

    Ternyata bumbu bakminya sendiri lebih enak dari ekspektasi saya. Saya beberapa kali membeli bakmi via ojol yang enak menurut review, namun jadi kurang enak ketika dinikmati di rumah. Seringkali rasa bakminya cenderung tasteless hingga harus saya siram kuah (padahal saya tipe yang makan bakmi dengan kuah pisah) dan itu pun nggak selalu menolong. Namun bakmi yang satu ini tetap enak meski tanpa kuah.

    Rasanya cenderung gurih namun nggak berminyak banget. Sayurnya pun renyah dengan ayam yang empuk dan gurih. Rasa jamurnya manis dan bumbunya meresap, sesuai dengan cita rasa bakmi old style pada umumnya. Sejauh ini, Bakmi Soen Yoe adalah bakmi old style ketiga yang saya coba dan semuanya memang memiliki ciri khas topping jamur yang manis.

    Kuah kaldunya juga gurih dengan daun bawang yang wangi. Padahal biasanya saya kurang suka daun bawang, namun saya malah menikmati kuah dengan daun bawang di sini.

    Lalu pangsit gorengnya juga enak. Kulitnya renyah, namun nggak kering dan dagingnya juga cukup padat. Selain itu juga ada aroma bawang putih yang wangi serta rasanya semakin nikmat ketika dicelup dengan kuahnya yang memang gurih. Untuk sausnya, saya skeptis. Warnanya bening kemerahan mirip Fanta. Rupanya rasanya tidak seburuk yang saya kira meski di satu sisi saya was-was entah kenapa, warnanya tidak biasa dibanding saus tomat cocolan pangsit goreng yang biasa saya makan.

    Namun rasa cocolannya masih oke. Rasanya cenderung manis dan dicocol dengan pangsitnya oke juga.

    Sayangnya, bakminya sendiri sedikit overcook menurut saya. Mungkin lain kali bakal request biar nggak direbus terlalu lembek.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    Babi Panggang TGR 99 [ Mangga Besar, China ]

    Dagingnya Enak~

    Awalnya menemukan kedai yang satu ini via ojol & sempet agak ragu. Namun setelah ngelihat postinga IG yang kelihatannya menarik, akhirnya aku memutuskan pesan di sini.

    Ternyata kedai yang satu ini memiliki cabang di Green Ville & Mangga Besar juga.

    Aku mencoba :

    1. Nasi Campur (IDR 50k)

    Nasi campur di sini berisi nasi, telur goreng, charsiu, samcan panggang, kerupuk kulit babi & kuah sayur asin.

    Untuk telurnya renyah dengan bagian kuning yang masih moist serta meleleh. Buat yang suka telur goreng setengah matang bakal suka banget telurnya.

    Untuk babi panggangnya juga enak. Semua babi di sini sama sekali nggak berbau. Padahal nggak semua daging babi nggak berbau. Aku lumayan sering nemu yang dagingnya bau.

    Potongan babi panggangnya tebal dan nggak berlemak namun juga nggak alot. Bagian kulitnya bukan jenis yang super crunchy sampai kriuk kriuk, tapi rasa bumbunya enak dan meresap ke dalam daging. Rasanya cenderung gurih.

    Untuk charsiunya disajikan dengan taburan wijen putih. Dagingnya nggak berlemak dan nggak berbau, tapi empuk. Rasanya beneran meresap dan strong ke dalam dagingnya, cenderung perpaduan manis asam dan gurih. Padahal bumbunya juga nggak sampai lengket, tapi berasa banget. Rasanya beneran enak banget.

    Untuk sambal matahnya dominan pedas. Selain itu disajikan sambal dengan rasa asam pedas yang menambah cita rasa dan cocok dimakan bareng dagingnya.

    Sayangnya, krupuk kulit babinya kurang renyah menurutku. Teksturnya kayak agak melempem (?). Namun nggak alot dan nggak seret di tenggorokan, padahal aku nggak minum sama sekali. Jarang banget nemu krupuk kulit babi model begini yang nggak seret di leher.

    Kekurangan lainnya, sayur asinnya sedikit terlalu lembek sehingga kurang terasa tekstur crunchynya. Rasanya juga tidak terlalu asin.

    Namun overall ini masih layak untuk dicoba.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.