Foto Profil Raisa Hakim

Raisa Hakim

4 Review | 0 Makasih
Level 2
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 4.2  
    Kue Westhoff [ Sarijadi, Toko Roti dan Kue ]

    Jajanan Pasar, Jajanan Traditional di Westhoff



    Saat ini di dunia perkulineran memang sedang digandrungi dengan sajian makanan yang ngehits dan kekinian karena memerhatikan pasar anak muda yang suka hangout, nongkrong bareng teman di cafe dan tak sedikit kuliner traditional mulai terlupakan...
    Hal ini memang tidak salah, dengan kreatifitas banyak inovasi yang terjadi di dunia perkulineran hingga tak ayal orang-orang memutar pikiran untuk saling menciptakan sesuatu yang baru dan diminati banyak orang 😊
    Bagaimana dengan sajian traditional? Jangan salah, meski tidak sebooming sajian kuliner yang ngehits dikalangan anak muda jajanan traditional masih tetap mempunyai pecinta sajiannya yang loyal dan semoga makin terus dicintai juga diminati semua kalangan karena rasa yang authentic dari jajanan pasar dan jajanan traditional membuat suasana rindu masa lalu terobati. Percaya deh. Hehehe
    Toko Kue Westhoff, yang sampai saat ini berdiri adalah salah satu toko kue dengan menu jajanan traditional serta jajanan pasar jadul yang sampai saat ini masih berdiri. Konon ini adalah generasi ke-2 dan berencana akan diwariskan untuk generasi selanjutnya agar jajanan pasar sajian traditional tetap abadi 😊
    Banyak macam jajanan pasar hingga bubur lemu disajikan disini lengkap dengan teh poci serta gula batu yang membuat sempurna untuk menikmati semua sajian jajanan kue-kue traditional disini.
    Saking banyaknya saya pun sampai lupa ada apa saja tapi yang paling favorite tetap lemper dan lumpia serta pastelnya. Bubur lemunya sangat lembut, pisang gorengnya caramelized. Oh.... Menyantap semua sajian disini membuatku ingat masa-masa kecil. Kue lapis yang dulu aku makan perlembar pun masih ada loh...
    Hahahaha pokoknya ini nostalgia banget lah...
    Yang special dari toko kue Westhoff ini adalah mereka mampu mempertahankan rasa dengan turun temurun, kualitas tepung dan bahan baku lainnya juga premium "kami tidak berani ganti" begitu kata ownernya yang kini menjadi generasi ke-2
    Oia... Kalau teman-teman ingin jajan disini datang pagi-pagi sejak pukul 06.00 pagi sudah buka dan lengkap, jangan heran kalau cepat habis ya. Pukul 10.00 biasanya beberapa menu favorite akan kosong 😜
    Tapi tenang katanya mulai pukul 14.00 toko kue Westhoff menyajikan beberapa menu yang fresh baru matang tapi jangan harap semua jajanan tersedia ya. Specialnya yang jajan di jam-jam ini menjelang tutup pukul 16.00 siap-siap borong kue yang buy one get one. Mantap kan...

    Menu yang dipesan: Teh Poci, Lemper, Bika Ambon, bubur lemu, Pisang Goreng, Surabi Kinca

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.0  
    Bond Bond Pempek [ Surapati, Indonesia ]

    Kulineran Khas Palembang Di Pempek Bond-Bond



    Meski saya bukan orang Palembang tapi saya suka sekali santapan khas sana salah satunya Pempek
    Sajian ikan dengan tepung tapioka lalu cuko yang pedas dan segar sangat menggugah selera. Baik itu pempek yang digoreng, dibakar, atau dikukus saya suka terutama sajian pempek dari Pempek Bond-Bond ini karena mereka benar-benar menyajikan pempek yang authentic pembuatnya asli orang Palembang....
    Rasa ikan serta lembutnya adonan membuat saya jatuh cinta dengan Pempek Bond-Bond ini. Pokoknya semuanya mantap 😍
    Selain pempek kedai Pempek Bond-Bond juga mempunyai menu khas lainnya seperti tekwan, pindang tulang, es kacang merah. Pempek nya pun komplit seperti lenggan, adaan, kulit, model, kapal selam, camput, somay, lenjer semuanya ada...

    Menu yang dipesan: Pempek bakar, kapal selam, kulit

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Rumah Eyang Martha [ Veteran, Indonesia ]

    Rumah makan dengan konsep serasa di rumah Eyang ??



    Saya dikenalkan dengan Rumah Eyang Martha yang tetletak di Jl. Van De Venter No. 14 ini oleh kerabat yang rekannya membuka bisnis kuliner dengan membuka rumah makan Eyang Martha ini.
    Konsep rumah makan yang unik dan sangat nyama ini benar-benar menyuguhkan suasana seperti sedang dirumah Eyang, bukan hanya itu, pemilihan lokasi pun sangat tepat sekali karena di Jl. Van De Venter ini akses lalu lintasnya tidak begitu padat hingga rasa kekeluargaan dan nyaman begitu terasa karena terhindar dari hiruk pikuk aktivitas jalan raya 😊
    Ya tempat ini sangat nyaman, interior yang digunakan mulai dari meja makan, kursi-kursi tua serta sofa yang sangat empuk ada. Homey banget deh... Cocok dijadikan tempat untuk merayakan acara-acara kekeluargaan juga atau arisan, kopdar, ulang tahun, bahkan pesta pernikahan 😘
    Soal makanan sejauh ini sajian yang aku santap di Rumah Eyang Martha semuanya enak dan terjangkau dan yang menjadi signature dish di Rumah Eyang Martha ini adalah Nasi Tumpang Tindih. Nasi Tumpang Tindih adalah sajian nasi berbumbu dengan daging yang dirindih diatas nasi lalu ditambahi lagi tindihan bumbu rempah pedas yang yummy. Pilihan dagingnya ada daging ayam, daging sapi, serta daging kambing dan rasanya mantap sekali...
    Selain menu tersebut ada juga menu berat lainnya yang gak kalah nikmat, ada tongseng, soto Bandung, soto ayam Lamongan, sup iga, nasi tutug oncom, timbel komplit dan lainnya.
    Selain itu di Rumah Eyang Martha juga ada menu side dish yang lengkap dan traditional sekali seperti cilok, tutut gulai, ketan bakar, bala-bala, colenak, tahu lada garam dan lain-lainnya
    Untuk desert nya pun lengkap dan enak mulai dari sajian traditional seperti es alpukat kerok, es teler, wedang juga ada bahkan menu yang sedang kekinian pun seperti mojito, dan green tea ada di Rumah Eyang Martha 😊
    It's totally worth, spending your time with here! 😘

    Menu yang dipesan: Soto Bandung, Es Alpukat Kerok, Soda Susu, Tahu Lada Garam, Cilok, Soto ayam lamongan, Bala-Bala

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.2  
    Baraya Coffee [ Trunojoyo, Minuman ]

    Baraya Coffee tempat Ngopi Jadi Baraya (kerabat)



    Seperti judulnya Baraya Coffee juga punya tagline menjadikan tradisi ngopi jadi kerabat karena dulu orang-orang berkumpul untuk ngopi tak sekedar ngopi, disertai ngobrol, membahas hal-hal yang sedang happening di warung kopi hingga jadi akhirnya akrab lalu jadi kerabat dengan cara ngopi 😊
    Dengan konsep nyeduh kopi manual brew dan membuka peluang untuk para pelanggan untuk belajar nyeduh kopi sendiri disini semuanya "GRATIS" loh bukan hanya nyeduh loh latte art hingga brewing untuk bikin cream brulle ilmunya dikasih GRATIS...
    kopi yang dibuat disini 100% dari biji kopi dengan segudang manfaatnya itu pun dijelaskan oleh Kang SandiMo sang pemilik Baraya Coffee ☕
    Disediakan juga saung baca dengan buku-buku tentang kopi mempercantik galeri buku di Baraya Coffee ini, mau mendonasikan buku? Boleh juga, pasti ditampung...
    Oia kalau bahas soal Rasa kopi yang disuguhkan gak kalah dengan kedai kopi beken lainnya loh harganya pun terjangkau untuk segelas kopi dari 100%  biji kopi ini. Aahhh ini sih tempat nongkrong aku 😁
    So, come and visit Baraya Coffee ☕

    Menu yang dipesan: Affogato, Cappuccino, kopi tubruk

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!