Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

5 Jenis Acar Lezat dari Negara Asia, Cobain Yuk!

List Artikel
9 Januari 2020 | 0 Komentar

Acar merupakan salah satu jenis kuliner yang dibuat dari sayuran yang difermentasikan.  Cita rasanya cenderung agak asam dan ada beberapa acar yang memiliki cita rasa pedas. Di Indonesia sendiri, acar dibuat dari mentimun, wortel, serta bawang merah yang dibumbui dengan cuka, dan air garam. Biasanya acar disajikan sebagai makanan pendamping untuk beberapa kuliner yang cita rasanya cukup kuat. Pemberian acar dimaksudkan supaya dengan menyantap acar, maka kamu bisa menghilangkan rasa eneg karena acar memberikan sensasi segar setelah kita menyantapnya. Di negara Asia, selain Indonesia, ternyata ada lima negara yang juga punya acar khasnya masing-masing, yaitu:

 

1. Kimchi dari Korea



Sumber : Thespruceeats.com


Pertama ada kimchi yang asalnya dari Korea. Kimchi menjadi salah satu acar yang sangat populer karena cita rasa, tampilan,dan aromanya yang khas. Warnanya kemerahan dengan citarasa yang cenderung asam dan agak pedas. Kimchi bisa dibuat dari berbagai macam jenis sayuran segar. Tapi yang paling terkenal adalah kimchi yang dibuat dari bahan dasar sawi putih. Kimchi ini selalu disajikan oleh restoran Korea di atas piring kecil.

 

2. Tsukemono dari Jepang



Sumber : Justonecookbook.com


Tsukemono adalah acar dari Jepang yang dibuat dari bahan dasar lobak, mentimun, terong, kubis, wortel, akar teratai, jahe, bawang merah, dan plum. Tampilannya memang terlihat polos karena tidak menggunakan cabai atau pewarna apapun. Tsukemono memiliki cita rasa yang segar dengan rasa yang sedikit asam. Di negara asalnya, tsukemono ini paling sering dijadikan sebagai pendamping nasi kari Jepang.

 

3. Ajat dari Thailand



Sumber : Veganmiam.com


Ajat merupakan acar khas Thailand yang tampilannya terlihat sangat segar. Ajat dibuat dari bahan dasar mentimun dan bawang bombay merah yang dicampur dengan bumbu bawang putih, cabai merah, daun ketumbar, cuka, gula dan garam. Teksturnya renyah dan cita rasanya cenderung asam segar dengan sedikit rasa manis di dalamnya. Ajat ini sangat mudah dan cepat dibuat.

 

4. Suan Chai dari Taiwan



Sumber : Berryberryeasy.com


Selanjutnya ada suanchai yang merupakan acar khas Taiwan. Acar ini terbuat dari bahan dasar kubis yang difermentasikan dalam cuka dan potongan cabai merah. Teksturnya sangat renyah tapi tetap ada bagian yang lembut karena proses fermentasi tidak terlalu lama. Suan chai banyak disajikan sebagai hidangan pendamping saat kamu menyantap aneka  olahan mie seperti mie sapi Taiwan. Selain itu, suan chai juga sering dijadikan sebagai makanan pembuka sebelum memulai menyantap kuliner besar.

 

5. Achar dari Malaysia



Sumber : Flickr.com


Terakhir ada achar yang asalnya dari Malaysia. Namanya memang mirip dengan Indonesia, tapi ternyata cita rasanya cukup berbeda. Acar dibuat dari bahan dasar mentimun, wortel, nanas, dan kubis yang difermentasikan dengan bawang putih, kunyit, cabai merah, cuka, garam dan biji wijen. Cita rasanya dibanding acar dari Indonesia cenderung lebih pedas dan lebih asam. Achar biasa disajikan sebagai pendamping nasi lemak atau beragam kuliner khas Malaysia lainnya.

 

Itulah beberapa acar yang asalnya dari Asia, dari kelimanya ini manakah yang sudah pernah kamu coba sebelumnya? Jika ingin mencoba salah satunya bisa datang ke sini ya!

Noodle King

Foto Noodle King
Foto Noodle King

Born Ga

Foto Born Ga
Foto Born Ga
Foto Born Ga

Myeong Ga Myeon Ok

Foto Myeong Ga Myeon Ok
Foto Myeong Ga Myeon Ok
Foto Myeong Ga Myeon Ok

Kafe Betawi First

Foto Kafe Betawi First
Foto Kafe Betawi First
Foto Kafe Betawi First

Topik artikel ini:
0 Komentar
[ ... ]

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?