Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

5 Keju untuk Pizza Selain Keju Mozarella yang Perlu Kamu Ketahui

List Artikel
16 November 2016 | 0 Komentar

Pizza, makanan khas Italia ini memang bisa dengan mudah kamu jumpai di seluruh dunia. Pizza terbuat dari adonan tepung yang dibentuk bulat pipih lalu diberi olesan saus khusus kemudian ditaburi aneka topping seperti paprika, jamur, daging, dan yang tak boleh ketinggalan adalah keju. Keju yang paling banyak digunakan sebagai topping pizza adalah keju mozarella. Meski rasanya tidak terlalu gurih, namun keju jenis ini digunakan karena teksturnya yang kenyal dan lentur sehingga menciptakan tekstur serta sensasi yang berbeda saat menyantap pizza. Tapi tahukah kamu kalau ternyata ada lima jenis keju lainnya yang juga sering muncul dalam santapan pizzamu. Ingin tahu ada keju apa saja? Simak ulasannya di bawah ini:



1. Keju Cheddar



Sumber: menginspirasibersama.com


Keju cheddar paling mudah ditemui di pasaran karena keju ini sering dijadikan topping aneka makanan khususnya dessert. Ternyata tak hanya dessert saja lho yang ditaburi keju cheddar. Meski saat dipanggang, keju cheddar tidak akan melting seperti keju mozarella, namun Keju cheddar memiliki tekstur yang lebih halus dan creamy dibanding keju mozarella. Rasa dari keju cheddar juga lebih dominan.



2. Keju Parmigiano Reggiano



Sumber: sensibus.com


Keju parmigiano reggiano lebih dikenal di Indonesia dalam bentuk butiran alias serbuk dibanding batangan. Keju ini paling banyak ditemukan dalam pasta yang digunakan sebagai taburan di atas pasta. Tapi keju parmigiano reggiano ternyata juga dijadikan topping pizza lho. Keju parmigiano reggiano yang digunakan dalam pizza adalah yang bentuk lembaran. Keju ini memiliki aroma yang sangat kuat dan wangi serta rasanya sangat gurih.



3. Keju Chandoka



Sumber: farmtopeople.com


Keju chandoka terbuat dari campuran susu sapi dan susu kambing. Rasanya sangat ringan dan manis sehingga memiliki aroma yang berbeda dibanding jenis keju lainnya. Keju chandoka dibuat dengan masa fermentasi yang cukup lama, yakni kurang lebih satu tahun sehingga harganya terbilang cukup mahal. Keju ini banyak dijadikan topping pizza di negara-negara Eropa.



4. Keju Feta



Sumber: exportunity.net


Meski tak meleleh sempurna seperti keju mozarella, keju feta memiliki rasa serta tekstur yang berbeda. Kandungan garam dalam keju feta sangat tinggi sehingga rasanya lebih asin dibanding keju lainnya. Keju ini biasa digunakan untuk salad atau topping pizza ala mediterania yang dikombinasikan dengan minyak zaitun, potongan tomat segar, dan paprika.



5. Keju Gruyere



Sumber: iherbshop.com


Keju yang berasal dari Swiss ini memiliki warna kuning yang menyala serta tekstur yang agak keras, namun aromanya sangat kuat dan tajam. Keju gruyere masih diolah dengan cara tradisional untuk menjaga rasanya. Saat sudah dibakar, keju gruyere mirip dengan keju mozarella, hanya keju gruyere lebih kental dan creamy.


P&B Coffeeshop

Foto P&B Coffeeshop
Foto P&B Coffeeshop

Casadina Kitchen & Bakery

Foto Casadina Kitchen & Bakery
Foto Casadina Kitchen & Bakery

Gio Vanese

Foto Gio Vanese
Foto Gio Vanese

Pizza Marzano

Foto Pizza Marzano
Foto Pizza Marzano
Foto Pizza Marzano

Pizza E Birra

Foto Pizza E Birra
Foto Pizza E Birra
Foto Pizza E Birra

LaCroazia Pizza Bakar

Foto LaCroazia Pizza Bakar
Foto LaCroazia Pizza Bakar
Foto LaCroazia Pizza Bakar

Topik artikel ini:
0 Komentar
[ ... ]

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?