Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

Asal Usul: Martabak di Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui

List Artikel
16 November 2015 | 0 Komentar

Siapa yang tak kenal martabak? Makanan yang paling sering kita jumpai ketika malam hari ini merupakan salah satu makanan yang populer di Indonesia. Martabak sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya terlipat. Ada dua jenis martabak, yakni Martabak Asin atau Telur dan Martabak Manis. Keduanya ternyata punya sejarahnya masing-masing lho. Kali ini PergiKuliner akan membahasnya, supaya nanti kamu bisa jelasin kalau ada wisatawan mancanegara yang bertanya tentang makanan ini. Yuk, dibaca!


Martabak Asin atau Telur



Sumber: pergikuliner.com


Pada tahun 1930 ada seorang pemuda India bernama Abdullah bin Hasan Almalibary yang berkenalan dengan pemuda asal Lebaksiu, Tegal, bernama Ahmad bin Kyai Abdul Karim. Keduanya bertemu di Semarang, dan sejak itu mereka berdua menjadi sahabat. Singkat cerita, Abdullah memperkenalkan makanan India yang terbuat dari adonan terigu bernama Moortaba tersebut kepada keluarga Ahmad di Tegal. Karena banyak yang menyukainya, akhirnya mereka berdua memberi sedikit variasi dalam mengubah makanan tersebut. Kemudian terciptalah nama Martabak yang sangat berbeda dengan aslinya dari India.


Martabak ini awalnya populer di Lebaksiu, lalu akhirnya banyak masyarakat sana yang merantau ke beberapa kota di Jawa untuk berdagang Martabak terutama pada saat ada kegiatan pasar malam. Akhirnya makanan modifikasi dari India tersebut menyebar luas di tanah air.


Martabak Manis



Sumber: pergikuliner.com


Hok Lo Pan atau Martabak dalam Bahasa Indonesia, adalah Makanan Khas Bangka Belitung. Hok Lo Pan atau Martabak diciptakan oleh orang-orang Hakka (Khek). Hampir semua orang di kota-kota besar seperti di kota Jakarta mengenal Martabak Bangka, nama aslinya di Bangka adalah Hok Lo Pan (Martabak). Arti Harfiah Hok Lo Pan (Martabak) adalah Kue Orang Hok Lo. Saat penemuannya, Hok Lo Pan atau martabak hanya menggunakan wijen sebagai topping.


Namun kini, nama Martabak Manis sendiri di setiap daerah bervariasi. Di Bandung dikenal dengan nama Kue Terang Bulan, karena bentuknya yang bulat seperti bulan. Di Semarang dikenal dengan sebutan Kue Bandung. Di Pontianak dikenal dengan Apam Pinang, dan di daerah Timur Indonesia dikenal dengan nama Kue Bulan. Sedangkan di Jakarta sendiri dikenal dengan nama Martabak Manis atau Martabak Bangka.


Meskipun namanya berbeda-beda, namun pada dasarnya bahan yang dipakai untuk membuatnya sama, yakni tepung terigu, soda kue, telur ayam, santan, air, dan ragi. Untuk topping-nya pun sekarang sudah banyak variasi, dan biasanya yang dipakai adalah cokelat, keju, oreo, kacang, dan lain-lain.


Jadi, mana yang lebih kamu suka? Martabak Asin atau Martabak Manis? Yuk, share ke-teman-teman kamu!


Martabak Favourite

Foto Martabak Favourite
Foto Martabak Favourite
Foto Martabak Favourite

Martabak Blackpool

Foto Martabak Blackpool
Foto Martabak Blackpool
Foto Martabak Blackpool

Martabak Royal Gading

Foto Martabak Royal Gading
Foto Martabak Royal Gading
Foto Martabak Royal Gading

Martabakku

Foto Martabakku
Foto Martabakku
Foto Martabakku

Topik artikel ini:
0 Komentar
[ ... ]

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?