Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

Ini Dia Asal Usul Konsep Makan AYCE yang Perlu Kamu Tahu!

List Artikel
10 Agustus 2019 | 1 Komentar

All You Can Eat atau yang lebih dikenal dengan nama AYCE merupakan konsep makan di restoran yang menerapkan sistem makan sepuasnya dengan hanya membayar satu kali saja. Jadi nantinya kamu akan membayar satu kali, lalu kamu bisa mengambil makanan dan minuman mana saja yang tersaji di restoran tersebut sesukamu. Tapi ingat, restoran AYCE ini punya beberapa peraturan khusus yang perlu kamu ketahui, yakni adanya batas waktu yang diberikan, misalkan saja kamu hanya boleh bersantap di sana selama 1 jam saja. Selain itu, ada beberapa peraturan lainnya seperti tidak boleh menyisakan makanan karena akan dikenakan biaya tambahan, tidak boleh membawa pulang makanan dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali restoran AYCE yang bisa kamu datangi, mulai dari restoran dengan menu makanan Jepang, Korea, Barat, hingga Indonesia. Berhubung ada banyak restoran dari berbagai negara yang menerapkan konsep AYCE ini, lantas konsep makan AYCE sebenarnya berasal dari mana ya?
 

Sumber : Pergikuliner.com

Menurut sejarahnya, konsep makan AYCE ini sudah ada sejak abad ke-16. Hal ini dibuktikan dengan kemunculan konsep makan sepuasnya ala prasmanan yang ada di Swedia. Pada waktu itu, orang Swedia akan menyambut tamu yang akan datang sebuah pesta besar (tidak disebutkan secara pasti pesta apa yang diadakan). Supaya tidak repot, mereka pun mengambil inisiatif dengan menyusun semua makanan di atas meja dan menyediakan tumpukan piring kosong untuk para tamu mengambil makanan tersebut. Konsep prasmanan ini disebut oleh masyarakat Swedia dengan nama ‘brannvinsboard’. Aneka makanan yang tersaji adalah roti, mentega, keju, ikan, daging, hingga buah-buahan. Kemudian pada abad ke-18, masyarakat Swedia mengganti sebutan konsep makan tersebut dengan nama ‘smorgasboard’ untuk sajian makan malam para tamu yang datang dari berbagai negara. Menu yang disajikan sudah pasti lebih beragam agar tamu memiliki banyak pilihan makanan.  

Sumber : Pergikuliner.com

Konsep makan ala AYCE ini semakin populer sejak muncul di Olimpiade Stockholm bernama Olympiche Spiele yang diadakan pada tanggal 22 Juni-22 Juli 1912. Olimpiade ini dihadiri oleh peserta dari banyak negara di dunia. Berhubung ada banyak negara yang turut serta dalam olimpiade ini, maka tak heran kalau penyebarannya bisa lebih meluas karena ketika kembali ke negaranya masing-masing, tak sedikit negara yang ikutan menerapkan konsep makan AYCE di restoran-restoran mereka. Meski ada dan bisa ditemukan di banyak negara, tapi bukan berarti peraturan AYCE yang diterapkan ini sama. Pastinya akan ada perbedaan seperti waktu makan yang berbeda, cash atau denda yang dikenakan, hingga peraturan tambahan lainnya.

Sekarang kamu sudah tahu kan asal usul dari konsep makan AYCE yang ternyata sudah ada sejak dahulu kala? Nah, buat kamu yang kali ini ingin mencoba konsep makan AYCE, kamu bisa mendatangi salah satu restoran yang ada di bawah ini ya!

Kintan Buffet

Foto Kintan Buffet
Foto Kintan Buffet
Foto Kintan Buffet

Steak 21 Buffet

Foto Steak 21 Buffet
Foto Steak 21 Buffet
Foto Steak 21 Buffet

Sana Sini Restaurant - Hotel Pullman Thamrin

Foto Sana Sini Restaurant - Hotel Pullman Thamrin
Foto Sana Sini Restaurant - Hotel Pullman Thamrin
Foto Sana Sini Restaurant - Hotel Pullman Thamrin

Momo Paradise

Foto Momo Paradise
Foto Momo Paradise
Foto Momo Paradise

Collage - Hotel Pullman Central Park

Foto Collage - Hotel Pullman Central Park
Foto Collage - Hotel Pullman Central Park
Foto Collage - Hotel Pullman Central Park

Topik artikel ini:
1 Komentar
[ ... ]
Foto user umum
It is worthwhile to complete things that are worth starting and ending. Smart people always do things from beginning to end.
fFN5Qk1P6@outlook.com | 12 Feb 2020 pk. 11:19 AM

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?