Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

Ini Dia Evolusi Kopi di Indonesia dari Masa ke Masa

List Artikel
15 Oktober 2018 | 0 Komentar

Kopi sudah menjadi minuman yang disukai banyak kalangan, mulai dari usia muda maupun tua. Jika kita telusuri lagi, ternyata kopi sudah mengalami evolusi dari masa ke masa, mulai dari cita rasa hingga tampilannya. Kopi pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1696, pada saat itu pemerintah Belanda membawa biji kopi dari Malabar, sebuah kota yang ada di India ke Pulau Jawa. Sebelas tahun kemudian, yakni pada tahun 1707, kopi mulai ditanam di Indonesia dan dibudidayakan secara massal. Meski begitu, kopi hanya bisa dinikmati kalangan-kalangan kelas atas saja karena harganya cukup mahal. Baru ketika tahun 1920-an, perusahaan-perusahaan kecil dan menengah di Indonesia mulai menanam kopi, semua kalangan masyarakat bisa menikmati minuman berwarna hitam pekat ini.




Sumber : Hellosehat.com


Keberadaan kopi hitam pekat yang dijual dalam bentuk kemasan sachet ukuran besar dan kecil ini bertahan hingga puluhan tahun lamanya. Harganya yang murah dan cara membuatnya yang sangat mudah karena cukup diseduh dengan air panas ini membuat kopi hitam sachet begitu digemari. Baru ketika memasuki tahun 2008-an, muncul waralaba kedai kopi asing yang memiliki konsep ngopi di cafe dengan koneksi layanan internet sehingga sangat disukai untuk bekerja, mengerjakan tugas, atau nongkrong. Waralaba kedai kopi asing menyediakan varian jenis kopi yang berbasis espresso seperti latte, mochacino, americano, cappucino, dan lain sebagainya.




Sumber : PergiKuliner.com


Setelah adanya waralaba kedai kopi asing ini, evolusi kopi semakin pesat. Ini ditandakan dengan bermunculannya kedai kopi lokal yang menyajikan kopi dengan varian yang lebih beragam lagi, tak hanya minuman kopi yang berbasis espresso saja, tapi juga ada manual brew. Kopi yang disajikan di kedai kopi lokal ini memiliki proses produksi yang panjang karena biasanya mereka membeli biji kopi single origin sendiri, menyangrai, menghaluskan, hingga menyeduh untuk dijadikan minuman kopi.




Sumber : PergiKuliner.com


Lambat laun, berhubung kedai kopi semakin menjamur, maka inovasi terus dilakukan oleh para barista dan pemilik kedai kopi dengan menghadirkan varian kopi dengan cita rasa yang baru. Pada tahun 2015 muncul latte art yang tak hanya memfokuskan pada cita rasa kopi, tapi juga tampilannya karena dihiasi dengan karya seni pada permukaan kopi. Satu tahun kemudian, muncullah tren minuman dari variasi manual brew yakni cold brew dan cold drip yang dijual dalam bentuk botol.  Barulah di tahun 2017 muncul kopi kekinian yang bernama es kopi susu yang sangat mencuri perhatian semua masyarakat karena cita rasanya yang ramah di lidah. Es kopi susu merupakan campuran dari kopi, susu, krim, dan gula aren. Keberadaan es kopi susu ini tampaknya cukup bertahan lama karena masih saja digemari hingga tahun 2018. Lalu yang baru-baru ini menjadi tren adalah ice coffee cube yang memadukan kopi dengan aneka buah seperti alpukat dan durian sehingga rasanya menjadi unik dan berbeda.

 

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan evolusi kopi dari masa ke masa? Kalau kamu pribadi suka jenis kopi yang mana nih? Biar lebih jatuh cinta lagi sama kopi, kamu harus mampir ke tempat ngopi di bawah ini ya!

Seulawah Coffee

Foto Seulawah Coffee
Foto Seulawah Coffee
Foto Seulawah Coffee

Fillmore Coffee

Foto Fillmore Coffee
Foto Fillmore Coffee
Foto Fillmore Coffee

Cyclo Coffee & Apparel

Foto Cyclo Coffee & Apparel
Foto Cyclo Coffee & Apparel
Foto Cyclo Coffee & Apparel

Tuku Kopi

Foto Tuku Kopi
Foto Tuku Kopi
Foto Tuku Kopi

Hygge Coffee

Foto Hygge Coffee
Foto Hygge Coffee
Foto Hygge Coffee

Topik artikel ini:
0 Komentar
[ ... ]

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?