Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

Mengapa Bubur Sangat Identik dengan Kuliner Orang Sakit?

List Artikel
13 April 2020 | 1 Komentar
Siapa di antara kamu yang suka makan bubur? Ketika kita menyantap bubur, biasanya orang-orang di sekitar kita ada berkomentar, “Kok makan bubur, kayak orang sakit aja”. Terkadang kita agak jengkel juga mendengarnya, tapi memang pada kenyataannya bubur, terutama bubur ayam sangat identik dengan makanan orang sakit. Coba saja kita perhatikan ketika kita sendiri atau orang lain sakit, makanan yang pasti akan disantap tak lain adalah bubur. Di rumah sakit pun demikian. Padahal sebenarnya bubur bisa dikonsumsi oleh siapa saja selain orang yang sakit. Lantas apa alasannya bubur sangat identik dengan kuliner orang sakit? Untuk mencari tahu jawabannya, yuk kita lihat bersama-sama!


Sumber : Pergikuliner.com

1. Lebih Mudah Dicerna
Alasan pertama dan yang paling masuk akal adalah bubur sangat mudah dicerna. Bubur memiliki tekstur yang sangat lembut dan lembek sehingga kamu bisa langsung menelannya tanpa perlu mengunyahnya hingga beberapa kali. Orang yang sedang sakit biasanya akan tidak bertenaga, inilah yang menyebabkan mereka malas mengunyah. Ditambah lagi makanan yang bertekstur padat dan keras akan sulit dicerna tubuh, apalagi jika kamu sakitnya berhubungan dengan sistem pencernaan seperti muntah dan diare. Dengan makan bubur yang teksturnya lembut, makanan bisa dengan mudah dicerna dan diserap dengan tubuh. 

2. Aromanya Tidak Tajam
Bubur, terutama bubur ayam pada dasarnya tidak memiliki aroma yang tajam karena bubur hanya dibuat dari bahan dasar beras, merica, lada dan kaldu ayam. Untuk bahan tambahannya ada daging ayam dan sayuran. Saat sakit, indra penciuman pasti akan terasa lebih sensitif sehingga jika kamu berikan makanan yang beraroma tajam, pasti tubuh akan menolak dan merasa mual. Bubur tak punya aroma tajam, aromanya justru sangat ringan sehingga bisa dengan mudah diterima oleh tubuh. 

3. Ada Banyak Kandungan Nutrisi 
Meski terlihat seperti makanan yang tak menggugah selera, bubur justru punya kandungan nutrisi yang sangat melimpah. Kandungan nutrisi bisa didapat dari ayam dan kaldunya dan campuran sayuran di dalamnya. Kamu bisa mendapatkan protein, serat, dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan tingginya kandungan nutrisi yang ada pada bubur, tak heran kalau bubur sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi orang yang sedang sakit. 

4. Bubur Juga Punya Kandungan Air yang Tinggi
Tak hanya kaya akan nutrisi, bubur juga punya kandungan air yang tinggi. Hal ini dikarenakan bubur dibuat dengan campuran air kaldu yang banyak. Jika kamu mengalami sakit dengan gejala mual, diare dan demam maka kandungan air dalam bubur bisa menggantikan cairan yang hilang saat sakit. 

Bubur memang bagus dikonsumsi oleh orang yang sedang sakit, tapi bukan berarti saat sakit kamu hanya bisa makan bubur saja. Ada banyak makanan lain yang juga bagus dikonsumsi saat sakit seperti sup dan smoothies. Sekarang kamu sudah tahu kan alasannya mengapa bubur sangat identik dengan kuliner orang sakit. Semoga informasi di atas bisa berguna untuk menambah pengetahuan kulinermu! Jika kamu jadi kepingin makan bubur, langsung mampir aja ke salah satu tempat makan bubur di bawah ini ya!

Bubur Cap Tiger

Foto Bubur Cap Tiger
Foto Bubur Cap Tiger
Foto Bubur Cap Tiger

Bubur Ayam Alfa

Foto Bubur Ayam Alfa
Foto Bubur Ayam Alfa
Foto Bubur Ayam Alfa

Bubur Kwang Tung

Foto Bubur Kwang Tung
Foto Bubur Kwang Tung
Foto Bubur Kwang Tung

Bubur Ayam Mangga Besar 1

Foto Bubur Ayam Mangga Besar 1
Foto Bubur Ayam Mangga Besar 1

Bubur Singkawang Ajun

Foto Bubur Singkawang Ajun
Foto Bubur Singkawang Ajun
Foto Bubur Singkawang Ajun

Topik artikel ini:
1 Komentar
[ ... ]
Foto user umum
Informasinya sangat membantu
bayununik19@gmail.com | 12 Aug 2020 pk. 10:01 AM

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?