Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

Olahan Ayam Pedas khas Indonesia yang Wajib Kamu Coba

List Artikel
23 Juli 2018 | 0 Komentar

Selain daging sapi, daging ayam merupakan sumber protein yang paling banyak disantap oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya, ayam bisa dengan sangat mudah diolah menjadi beragam kuliner lezat yang pastinya sanggup menggoyang lidah kamu. Di Indonesia, ayam lebih banyak diolah menjadi kuliner yang bercita rasa pedas karena sebagian besar masyarakat Indonesia sangat suka menyantap makanan pedas. Makanan pedas dianggap bisa menaikkan nafsu makan sehingga kamu bisa nambah hingga 2-3 kali. Lantas, ada olahan ayam pedas apa saja yang dimiliki Indonesia? Kita lihat langsung list-nya!

 

1. Ayam Balado



Sumber : Beritainfo.web.id


Berbicara tentang makanan pedas khas Indonesia, pastinya kita tidak boleh melewatkan aneka olahan balado khas Sumatera Barat yang rasanya sanggup menggoyang lidah. Seperti yang kamu tahu, ayam balado ini memang tak boleh absen dari menu utama rumah makan Padang. Ayam balado terbuat dari ayam yang digoreng lalu diberi bumbu balado yang terbuat dari bawang merah, cabai merah, jahe, sereh, dan garam. Ciri khas dari ayam balado ini adalah bumbunya yang hanya diulek kasar.


2. Ayam Rica-Rica



Sumber : Blog.kulina.id


Selain ayam balado, ada ayam rica-rica yang berasal dari Manado. Banyak yang salah mengenalo ayam rica-rica ini dengan ayam balado. Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau ayam balado bumbunya hanya diulek kasar sedangkan bumbu ayam rica dihaluskan hingga halus. Tak hanya itu saja, bumbu ayam rica jauh lebih banyak dibanding ayam balado karena terdiri dari bawang merah, cabai merah, kunyit, jahe, sereh, salam, lengkuas, dan garam. Ada juga yang menambahkan santan kelapa sehingga rasanya akan jadi lebih gurih.


3. Ayam Geprek



Sumber : Pergikuliner.com


Siapa tak kenal ayam geprek yang saat ini dianggap sebagai kuliner kekinian karena sudah mengalami inovasi cita rasa yang modern. Ayam geprek awalnya merupakan kuliner khas Yogyakarta. Ayam ini adalah ayam goreng yang digoreng hingga garing lalu digeprek bersama dengan sambal menggunakan ulekan. Sekarang, ayam geprek sudah mengalami inovasi karena ayam yang digoreng diberi tepung krispi dan sebelum disajikan, ayam geprek diberi topping keju mozarella yang sudah dilelehkan.


4. Ayam Suwir Bali



Sumber : Reseptina.com


Di Bali, kamu juga bisa menemukan olahan ayam pedas yang sering dijuluki dengan nama ayam suwir Bali. Sesuai dengan namanya, ayam suwir ini merupakan ayam yang direbus terlebih dahulu, lalu dagingnya disuwir-suwir dan kemudian dimasak dengan menggunakan bumbu dapur yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah keriting, terasi, kunyit, kencur, asam jawa, gula merah, daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan sereh yang bisa diulek halus atau menjadi sambal matah. Ayam suwir Bali ini sering kamu jumpai dalam sajian nasi campur khas Bali.


5. Ayam Taliwang



Sumber : Pergikuliner.com


Sekarang kita beralih ke Lombok. Ada ayam taliwang khas Lombok yang juga memiliki cita rasa pedas yang meresap hingga ke dalam daging ayam. Ini dikarenakan bumbu ayam taliwang memang terbuat dari campuran cabai merah, bawang merah, bawang putih, totat, terasi, kencur, gula merah, dan garam yang dihaluskan terlebih dahulu. Ayam taliwang dibuat dengan cara dibakar sehingga aromanya jadi lebih wangi. Biasanya ayam taliwang akan disajikan bersama dengan plecing kangkung dan nasi putih hangat.

 

Setelah melihat olahan ayam pedas khas Indonesia di atas, apakah kamu jadi kepingin makan yang pedas-pedas? Bagaimana kalau mencicip ayam pedas yang ada di salah satu tempat makan di bawah ini!

Ayam Bengkel Prekkkk

Foto Ayam Bengkel Prekkkk
Foto Ayam Bengkel Prekkkk
Foto Ayam Bengkel Prekkkk

Warung Bu Kris

Foto Warung Bu Kris
Foto Warung Bu Kris
Foto Warung Bu Kris

Ayam Geprek Ceger

Foto Ayam Geprek Ceger
Foto Ayam Geprek Ceger
Foto Ayam Geprek Ceger

Mamadar Ayam Kaser

Foto Mamadar Ayam Kaser

Padang Merdeka

Foto Padang Merdeka
Foto Padang Merdeka
Foto Padang Merdeka

Topik artikel ini:
0 Komentar
[ ... ]

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?