Foto Profil Imanuel Arnold @imanuelarnold

Imanuel Arnold @imanuelarnold

91 Review | 72 Makasih
Level 9
Kopi
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 4.2  
    Apeng Kwetiau Medan [ Tegalsari, Indonesia ]

    Nice, but the crowd's rather discouraging

    Ngomongin soal kwetiau medan di Surabaya, katanya ini tempat tuh enak dan cukup terkenal karena rame mulu. Bener sih, tiap lewat sini pasti aja parkiran jarang sepi makanya gue agak males coba. Alhasil Jumat malam gue coba cari makan dan inget kalo belum coba tempat ini. Sekitaran jam 7an malam aja antriannya tuh udah rame di depan resto, untungnya area depan resto agak ditutup kanopi gitu plus ada yg jual camilan semacam kue basah, somay, dll. Gue dapet antrian nmr 25 sedangkan yg udah masuk baru antrian nmr 18. Setelah nunggu sambil jajan di sepanjang jalan Kedungdoro, masuklah juga gue. Pas di dalam, gue kira areanya kecil, ternyata gede juga, jadi sebenernya areanya seluar 2 ruko dan begitu masuk kita ada di area kanan, yang memisahkan ada sekat yg membatasai antara area kiri sama kanan.

    Buat makanannya, gue pesen Kwetiau Goreng yang katanya jadi jagoan resto ini. Pilihan buat kwetiau gorengnya ada : kombinasi ayam dan seafood; atau kombinasi babi dan seafood. Gue pesen yang babi dan seafood. Minumnya sih teh tawar hangat aja. Pas datang, hal yg gue notice adalah warnanya agak pucat, tapi toppingnya emang lumayan banyak sih: ada udang, bakso ikan, lapciong (sosis babi), irisan daging babi.

    Buat rasa, gue tetep dapet karakter rasa bawang putih yang menonjol walaupun rada beda sama rasa kwetiau medan yang biasa gw makan di Jakarta, yang di Jakarta agak coklat dikit plus wangi bawang putihnya lebih agak burnt dikit (mungkin karena cara osengnya pas di wok jadi ada aroma bawang yg rada gosong dikit). Jujur gue agak berharap rasanya akan seperti itu, tapi meskipun lebih mild, rasanya tetep enak kok apalagi setelah dikasih tambahan lada, sambel, dan kecap manis dikit. Dan satu yang gue kagumi: potongan daging babinya tuh agak lebar dan memanjang, tapi pas digigit tetep lembut dan gampang dikunyah. Padahal biasanya potongan model gitu rada alot buat dipotong atau dikunyah.

    Overall buat gue makan disini rasanya enak dan ramainya customer yang rela antri juga bisa jadi sinyal kalau emang rasanya nikmat nih Kwetiau Medan. Did it blow my mind? No, tapi sensasinya lebih ke comfort food aja gitu. Dengan harga kwetiau goreng yang 53 ribu rupiah sebelum pajak dan parkiran yang sering rame, I don't see myself coming back frequently.

    I usually give you an update (or two, or more) on where I'm dining at, so feel free to follow me on social media: @imanuelarnold and hit me up if you got queries regarding one of the places I've had visited.

    Menu yang dipesan: Kwatiau goreng

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.8  
    Nasi Kulit Abang Jago [ Wiyung, Indonesia ]

    Underrated delicacy

    Oke jadi gue sering lewat outlet Nasi Kulit Abang Jago ini di PTC, tapi selalu ada tempat makan lain yang gue tuju. Nah pas gue bingung mau makan apa yg ekonomis dan agak beda, jadilah gue putuskan nyoba Nasi Kulit Abang Jago ini. Saat gue datang hari Minggu siang sekitar jam 14.00 suasana sih kondusif nih, cuma ada 1 meja yang ditempati customer, gak rame dan bisa langsung order. Tempatnya di lantai UG PTC, gak terlalu gede sih emang, mungkin ukuran 1 kios kali ya. Di dalamnya kapasitas ada 3 meja yang masing-masing bisa mengakomodir 4 sampai 5 orang. Gue suka sama dekornya yang antimainstream, banyak tone abu-abu yang berkesan minimalis industrial tapi dipermanis dengan aksen neon warna biru dan merah sesuai brandingnya NasKul Abang Jago ini.

    Gue pesan Nasi Kulit Ayam Combo, jadi isinya nasi ditabur serundeng, mie goreng, kulit crispy, ayam goreng, sama telur gulung, terus bisa pilih sambel: ada bajak, geprek, sama korek. Dan gue pilih yang sambal korek. Oh sama termasuk es teh juga lho.

    Pas pesenan dateng, wow tampilannya oke punya nih kayaknya layak gue abadikan dan indah betul kayaknya kalo diposting di sosmed (bisa jadi karena makanan pertama gue hari itu aka late lunch). Secara rasa ternyata enak nih, gue mikir kenapa telat gue coba nih tempat. Ayam gorengnya juicy dengan potongan padat daging seperti selera gue, serundengnya gurih dan harum, apalagi sambel koreknya yang pedes dan kental dengan hint bawang bikin makan makin sedap. Star of the show adalah kulitnya yang emang crispy udah kayak kerupuk, dan uniknya kulit crispy disini bukan tipe yang lembaran gede-gede, tapi lebih ke potongan kecil rada padat dan kering kayak kerupuk gitu.

    Improvement poin lebih ke handle order aja sih kalo gue bilang, soalnya udah minta pas order es tehnya tawar aja tapi akhirnya yg datang teh tawar dengan gula cair di dasar gelas.

    Menu yang dipesan: Nasi Kulit Ayam Combo

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.8  
    Urban Wagyu [ Wonokromo, Barat ]

    Nicely done striploin

    Setelah lewat beberapa kali, akhirnya kesampaian juga buat gue coba Urban Wagyu ini. Sebenernya ada juga outlet mereka di area darmo, tapi emang pas lagi coba yang disini. Secara area, sangat strategis dan accessible, apalagi di jalan Opak ini banyak tempat hangout dan mudah untuk lanjut ke area lain. Satu yang perlu jadi perhatian adalah spot parkir yang terbatas, mungkin halamannya cuma bisa menampung maksimal sekitar 5 mobil. Kalau parkiran penuh, tetap ada petugas parkir yang bisa mengarahkan untuk parkir di pinggir jalan.

    Secara interior dan gaya, bangunan Urban Wagyu ini classy dan nyaman, banyak elemen warna hijau tua dari cat dinding yang terasa "akur" dengan aksen kayu, dan warna keemasan dari beberapa elemen interiornya. Apalagi dengan lighting mereka yang warm bikin suasana lebih santai dan intim. Plus, playlist mereka jazz-jazz lounge gitu jadi overall dining experiencenya makin syahdu.

    Gue pesen Sirloin Steak (tapi difoto dari notes yg ditancapkan ke steak gue sih striploin dan gak ada opsi sirloin, kayaknya mereka menyamakan terms tersebut kali ya) dengan tingkat kematangan medium. Untuk sausnya gue pilih blackpepper sauce, dan ternyata secara default potatonya mashed dipadukan sama grilled vegetables. Banyak yang gue suka dari tempat ini, mulai dari detil masakan, plating, sampe ke taste masakannya. Mulai dari grilled vegetables dengan tekstur yg masih crunchy tapi well seasoned dan garlicky. Daging yang gue pesen sirloin sebenernya based on menu, yang mana kalo gue liat kayaknya menu mereka yang beredar di internet juga agak beda/ada update dibanding dengan menu yg gue liat di resto. Jadi di notes rekapan daging yang ditancap kayak bendera ada centang di opsi striploin dan gak ada sirloin. Regardless, daging yang juicy dan lembut saat dipotong dan dikunyah, juga tekstur mashed potatonya lembut tanpa ada kesan grainy atau berpasir yang umumnya kita temui saat makan mashed potato.
    Minumnya sih standar, black tea aja yang kebetulan standarnya mereka pakai jenis english breakfast.

    Overall gue sangat menikmati sesi makan siang disini, pelayanannya juga tanggap dan gak susah untuk panggil staff saat minta menu atau melakukan order, sampai akhirnya minta bill.

    Menu yang dipesan: Sirloin steak

    Harga per orang: Rp. 100.000 - Rp. 200.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 2.2  
    Wang Kee [ Tegalsari, Snack ]

    Overpriced mediocre fries

    Alkisah gue lagi jalan-jalan di Tunjungan Plaza dan iseng mau cari camilan. Karena outlet Wang Kee ini mengingatkan gue akan merk yang lebih besar yang sudah terbukti kenikmatannya, maka gue memutuskan buat beli. Tipikal jajanan kayak gini emang bikin kalap, niat mau beli fishball sama siomay malah nambah ini itu. Total beli sekitar lima tusuk yang gue pilih: fish ball, crunchy prawn, chicken ball, chicken dumpling. Harga per tusuknya udeh mahal aja tuh gue liat-liat, berkisar dari 11 ribu sampai 20 ribuan per item. Total jajanan gue? 80ribu. Well, mengingat per tusuknya segitu ya okelah bisa dimengerti. Masalah selanjutnya adalah: dengan harga segitu gue berharap rasanya oke dan hangat (layaknya merk yang sudah lebih established itu), tapi ternyata keras dan suhu ruangan alias enggak ada hangat-hangatnya. Plus satu hal yang perlu diketahui: gue sih gak dapat nota atau bon ya, so that might be something you need to be aware of.

    I usually give you an update (or two, or more) on where I'm dining at, so feel free to follow me on Instagram: @imanuelarnold and hit me up if you got queries regarding one of the places I've had visited.

    Menu yang dipesan: fish ball, Chicken Ball, Crunchy prawn, Chicken Dumpling

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.2  
    Warteg Warmo [ Tebet, Indonesia ]

    Warteg legenda, ya boleh juga laah

    Jadi gini, warteg warmo ini emang udah ada lama konon dari tahun 1969. Terus yang bikin terkenal karena banyak pejabat dan selebriti yang sempat makan disini, ketolong di tempatnya yang strategis di perempatan kali ya.

    Gue beberapa kali mampir kesini, terakhir sih kayaknya 2014 sebelum kunjungan kali ini. Hari minggu malam jam 11 suasana kondusif, gak ramai seperti biasanya (iyalah soalnya hari minggu jam 11 malam juga) jadi dapat tempat duduknya gampang dan lauk juga masih lumayan seperti kikil, gorengan, tempe dan tahu orek, kerang, kikil, usus, cumi, jengkol, teri masih pada ready. Buat rasa emang oke sih, penggunaaan bumbunya terbilang "niat" dan medok walaupun bukan berarti kalian gak akan menemukan masakan serupa di warteg-warteg lainnya. Tapi setelah bertahun-tahun berlalu kayaknya emang antara orang sudah gak terlalu heboh dengan warteg ini atau emang ya rasanya gak seperti dulu, dan menurut gue bisa jadi sih gabungan dari keduanya ya.

    Overall ya warteg satu ini akan selalu jadi legenda tebet, dan semua orang pastilah familiar dengan warteg. Jadi pasti warmo akan selalu jadi bagian kisah area Tebet

    I usually give you an update (or two, or more) on where I'm dining at, so feel free to follow me on Instagram: @imanuelarnold and hit me up if you got queries regarding one of the places I've had visited.

    Menu yang dipesan: Nasi Rames

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Nasi Cumi Pasar Atom [ Wonokromo, Indonesia ]

    Nasi cumi tradisionil dijadikan lebih modern

    Gue datang kesini di hari Minggu malam sekitar jam 6. Untungnya sepi nih tempat dan parkir juga bisa dengan mudah dapat spot di pinggir jalan dekat dengan tempat makan ini. Mengingat reviewnya yang konon tempat ini sudah buka sejak lama, buka 24 jam, serta berlokasi di belakang Pasar Atom, gue kira bakal sangat tradisional dan agak kotor tempatnya. Ternyata tempatnya bersih layaknya resto yang kecil dan memanjang ke dalam. Makan disini ternyata modelnya pesan dan langsung bayar, baru kemudian makanan diantar. Gue pesan Nasi Cumi Komplit yang isinya nasi, cumi, empal, telor, paru, babat, usus, dan peyek udang. Hal pertama yang gue notice adalah di menu tuh harganya 33K tapi di bon 30K (wow ya mungkin price adjustment kali ye). Tapi emang untuk minumnya yang Teh Panas Tawar tuh harganya sama dengan Teh Panas Manis yaitu 6 ribu rupiah, well kalo dipikir-pikir ya kaya subsidi silang lah ya soal harga makanan dan minumannya plus masih perlu ditambah ppn ya. Kemudian soal rasa, gue suka nih sama nasi cumi hitam dengan berbagai lauk yang beragam. Terus secara tekstur dan rasa juga terasa rich karena karakter lauknya beda-beda: cumi yang harum akan herbs, tahu dan telor yg bumbunya lebih menonjol di spiciness, terus ada sedikit elemen santan. Semuanya dilengkapi dengan peyek udang, sedap lah pokoknya. Satu catatan gue: pas coba belah atau gigit babatnya tuh alot, jadi ya harus sedikit usaha buat makannya. Overall gue suka sama makanan disini, plus dapet aja gitu menu yang khas dari kota Surabaya dengan lokasi yang vibenya juga old-fashioned, dan pasti gue ingat kalo pas lagi lewat daerah sini.

    I usually give you an update (or two, or more) on where I'm dining at, so feel free to follow me on Instagram: @imanuelarnold and hit me up if you got queries regarding one of the places I've had visited.

    Menu yang dipesan: Nasi Cumi Komplit, Teh Tawar Hangat

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 2.6  
    Sego Sambel Mak Yeye [ Wonokromo, Indonesia ]

    Comfort food yang biasa saja

    Jadi sebagai pendatang di kota Surabaya, gue bertanya-tanya kenapa di tiap artikel rekomendasi kuliner Surabaya selalu ada nama Sego Sambel Mak Yeye ini. Alhasil di suatu malam pas waktu gue agak luang ya gue cobain deh nih. Lokasinya merupakan jalan satu arah dimana di sebelahbkiri dan kanannya biasa dipakai buat parkir mobil ataupun motor. Untungnya jalan ini bisa dicapai pakai google maps, dan jalannya sendiri masih di area Wonokromo.

    Gue dateng sekitar jam setengah 10 malam (tempat ini baru buka jam 9 malam) tapi udah rame yang antri pesen. Awalnya gue bingung gimana nih cara pesennya, ternyata kita tinggal ikut kerumunan di depan dimana lauk2 bisa kita pilih, terus bilang ke Mbaknya deh mau order apa. Perlu diketahui kalau mbak yg melayani gak cuma 1 dan yg order juga gak rapih antri gitu, jadi kita perlu agak sabar dengan sistem order di tengah kerumunan seperti itu.

    Saat gue mampir, lauknya gak banyak. Cuman ada ikan lele, ikan "pe" yang ternyata adalah ikan pari, tempe, sama telur dadar yang menggunung. Liat pilihan menunya sih agak sederhana tapi menarik kalau liat lauknya masih banyak gitu. Terus di akhir pesen kita ditanya sambelnya mau yg pedes atau pedes manis, tentulah gue pilih yang pedes.

    Total orderan gue adalah 23ribu yang isinya nasi, telor dadar, ikan pari, sama tempe terus sambel plus minumnya teh tawar anget. Pas gue makan, rasanya ya biasa sih, selayaknya telor dadar pake tempe goreng terus dikasih sambel, apalagi sambelnya ini bukan tipikal sambel bumbu yang harum bawang putih atau terasi ya, sesimpel sambel cabe garam gitu yang mirip sambel soto kalo buat gue. Tetep enak kok tapi ya selayaknya nasi disambelin. Yang menurut gue agak unik adalah ikan pe atau ikan parinya nih, bentukannya udah fillet gitu dengan tekstur yang terlihat agak juicy. Jadi ini semacam ikan panggang tapi bukan yangg gayanya kering gitu, gue menangkap sedikit aroma smokey dari ikan ini, makanya gue bilang unik nih. Pas makan ikan ini meskipun bentukannya fillet, hati-hati ya karena biasanya masih ada tulangnya yang untungnya bentuknya pipih dan buka duri.

    Jadi kesimpulannya Sego Sambel Mak Yeye ini mungkin ramai dikunjungi karena memang sudah beroperasi dalam waktu yang lama sampai mendapat predikat legendaris, plus karena menjual comfort food dengan harga terjangkau. Buat rasa? Yaa biasa aja sih sebenernya. Will I come back? Yes, tapi kalo ada temen yang ngajakin aja sih.

    Menu yang dipesan: Sego sambel

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    Trisari Gepuk & Kue [ Riau, Indonesia ]

    Old school nostalgia

    Gue gak nyangka sering lewat sini tapi velum pernah mampir, mungkin karena tandanya sebatas cuma plang kuning bertuliskan TRISARI gepuk dan kue, itupun bagian "gepuk dan kue"nya kecil jadi gak kebaca. Tempatnya sendiri berbentuk rumah tua, mungkin memang sekaligus jadi rumah ownernya. Disini jual kue kering dengan style yang klasik agak retro, kebayang kan kue kering macam kue gambang di stoples kaca gede gitu lah. Disini yang gue gak sadar juga ada tempat makannya. Menu makanan disini juga beragam, mulai dari nasi pecel, ayam goreng, gudeg, sampai nasi rames. Buat harga nasi rames sih agak pricey, 50ribuan lah untuk lauknya seperti krecek dsb. Suasana makannya sederhana sekali, cuma kursi dan meja di area carport rumah yang disulap jadi dining area. Kalo agak sepi, gue rekomen makan di meja depan teras yang agak proper, jadi buat makan juga suasananya lebih teduh dan luas.

    Menu yang dipesan: Nasi Pecel, Telur Dadar

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    WoodFire Gourmet Burger [ Setiabudhi, Barat ]

    Well executed

    Gue selalu bilang kalo gue bikin top 5 burger di bandung, pasti tempat ini bakal masuk list itu. Lokasinya ada di BSS food market, Jl. Taman Cibeunying. Karena tempatnya semacam food joint gitu, jadi seating areanya juga dicampur dengan tenant lain di BSS food market. Hal yang gue suka dari tempat ini adalah burgernya yang niat, menunya beragam sampe ada yang smoked brisket segala, dan porsinya gede. Rekomendasi gue adalah BBQ Burgernya, gue udah coba yang beef patty maupun yang chicken dan semuanya sedaap. Smoked Burgernya juga unik dan wangi, next gue mau coba Gourmet Burgernya yang pakai salted egg sauce ah. Kalo makan burgernya Woodfire ini sih siap-siap aja buat makan yang berantakan ya karena penyajiannya yang dahsyat dan tumpukan bahan-bahan yang sungguh menggugah. Gak ada burger kecil dan boring disini, semua ukurannya cukup untuk bikin gue kenyang apalagi tampilannya sangar. Karakter sausnya tapi agak yang luber buat varian BBQ dan jaminan berantakan, semoga bisa agak disesuaikan lah ya beceknya.

    I usually give you an update (or two, or more) on where I'm dining at, so feel free to follow me on Instagram: @imanuelarnold and hit me up if you got queries regarding one of the places I've had visited.

    Menu yang dipesan: BBQ Beef Burger

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.2  
    Noughts & Crosses [ Pasir Kaliki, Kafe ]

    Your upscale little cafe

    Sudah beberapa kali ke Noughts & Crosses tapi tadi setelah kunjungan entah ke berapa kali gue baru inget kalo gue belum pernah review. Karena tempat ini layak direview banget and I've got some things so say.

    Terletak di pojokan bangunan baru "The House" di kawasan Paskal Hyper Square, tempat ini cukup menonjol dengan dekornya yang minimalis namun cozy. Nuansa kaca dan kayu mendominasi selain rangka besi yang menjadi tulang bangunan ini, tempatnya sendiri tidaklah besar, tapi cukup lapang buat kita ngobrol dengan santai.

    Gue suka kenyamanan dan kesederhanaan yang tempat ini tawarkan, plus menunya juga beragam mulai dari kopi, varian susu dan menu non coffee, pastry, dan main course juga ada. Sejauh ini gue baru makan beberapa varian pastrynya, tapi belum pernah makan menu utamanya meskipun review orang-orang gak ada yang negatif sama sekali. Beberapa menu yang tried & tested adalah berbagai Croissant mereka, Eclair mereka juga sangatlah memanjakan lidah, terus baru-baru ini gue liat mereka juga ikutan jualan Croffle. Presentation-wise juga keren, gue apresiasi selera mereka memilih alat makan dan minum seperti beberapa gelas double-wall di Iced Americano gue plus beberapa keramik dari brand lokal yang memang gue familiar. Hal paling sederhana dari presentasi indah mereka adalah garnish berupa herbs diatas Iced Americano yang diletakkan dengan indah di atas permukaan busa kopi. Jadi kebayang kan komitmen mereka akan presentasi makanan & minuman yang proper. Buat makanan, karena bukan penggemar makanan manis jadi gue gak banyak explore dessert mereka, cukup di pastry polos atau asin. Jadi gue gak bisa mengkonfirmasi review orang-orang yang katanya dessertnya manis betul.

    Namun di samping hal baik tersebut, ada beberapa hal notable yang menarik buat gue bahas. Pertama, pastry mereka bukan yang ready dalam jumlah besar, dan bukan freshly made saat kita pesan. Jadi lebih ke pastry di etalase yang dihangatkan gitu lah ya. Hal ini kejadian pas gue pesen croffle yang tinggal sebiji di display dan ternyata udah dibeli orang lain sebelum gue. Saat hal tsb bukanlah masalah besar, tapi tentunya perlu jadi catatan tersendiri kalo stock mereka gak segitu banyaknya. What you see (on the display) is what you get. Selain itu, I guess it's worth mentioning kalau harga mereka juga layaknya segmen yang jadi sasaran mereka: middle-up. Jadi harganya ya juga middle-up untuk seukuran black coffee and pastry. Terlepas dari itu semua, Noughts & Crosses bisa jadi referensi ngopi santai yang berdekatan dengan Mall Paskal 23 dimana suasananya lebih chill dan less crowded.

    I usually give you an update (or two, or more) on where I'm dining/grab some drinks at, so feel free to follow me on Instagram: @imanuelarnold and hit me up if you got queries regarding one of the places I've had visited.

    Menu yang dipesan: smoked beef croissant, Chocolate eclair, Iced Americano

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!