NO NA MA - Le Meridien Hotel  [ Jepang ]
4.9 2 review
Foto NO NA MA - Le Meridien Hotel
Sedang Renovasi
Galeri Foto »

NO NA MA - Le Meridien Hotel

[ Jepang ]
4.9 2 review
Rasa
5.0
Suasana
5.0
Harga : rasa
5.0
Pelayanan
5.0
Kebersihan
4.5

Le Meridien Hotel
Jl. Jenderal Sudirman, Sudirman, Jakarta Pusat

Tutup Sementara 021 5711577

021 5711577

Tutup Sementara Senin - Jumat (12:00 - 22:00), Sabtu - Minggu Tutup

Di atas Rp. 200.000 /orang

NO NA MA - Le Meridien Hotel [ Sudirman ]

  • Tutup
  • Tipe KulinerJepang
  • Jam Buka
    Tutup Sementara
  • Stasiun MRT/LRT Terdekat Bendungan Hilir - Keluar B
    duration 6 menit

    Setiabudi - Keluar A
    duration 15 menit

  • PembayaranTunai

Fasilitas

Bekerja di sini? Klaim untuk perbarui info
Makasih terbanyak

Review dari pengunjung untuk NO NA MA - Le Meridien Hotel

Foto Profil Mich Love Eat

Alfa 2020

1205 Review

Level 18

Steak Ramen Chinese Food Dimsum Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea

5.0  

EXCELLENT OMAKASE EXPERIENCE ❤️

Omakase by NONAMA, specially prepared by Chef Tadashi. It my first time trying Omakase and surprisingly it really amazing. The fish imported directly from Japan, very fresh & the best quality. The shoyu sauces are made by the Chef Tadashi, it's was very fragrant & tastier than regular shoyu.

1. Chef Tadashi Signature Seasonal Starter

This starter taste very fresh, light & awaken my taste bud. The fish, seaweed, tobiko, and ginger pickle in a clear broth soup, really tasty. In the end I eat the lemon to freshen up.

2. Trio of Assorted Appetizer

It’s the best starter after the Chef Tadashi Signature, contains of fish which very soft, sweet and the skin itself easily melted (usually I skip the skin, but trust me I can directly eat it with any dipping sauces). The pumpkin & mushroom taste sweet & fresh, the flavours are light & the flavours are very authentic Japanese cultures. The broth are light, sweet and not really overpowering, simply triggers me to eat more food.

3. Steamed Egg Custard with Micro Greens and Foie Grass Topped with Caviar

This is the perfect Chawan Mushi that I ever try in my life, the softness level are same like burin pudding. Very silky, and the extravagant topping is the Foie Grass & Caviar made it very luxury and classy.

4. Selection of Assorted Sashimi From Toys Fish market in Japan

The most fresh Sashimi in town, the fish it self are directly imported from Japan fish market, I believe the quality are number 1 among other Japanese Restaurant. The Salmon Sashimi are very fresh with a pink shade that the highest grade. Tuna taste so good with a tasty Japanese rice and a hidden wasabi underneath the fish.

5. Grilled Pacific Black Cod with Champagne Yuzu Miso Sauce and dressed Daikon Holland, topped with Shaved Truffle and Caviar

It’s a perfect meal from Chef Tadashi, fish are super soft & sweet. I’m amazed with the sauces the taste very unique, special and I never find from any other places, only in NO NA MA Restaurant. Shaved Truffle are very crispy and savoury.

6. Japanese Wagyu, Hokkaido Scallop, Foie Grass, Eringi Mushroom, Water Crest and Zucchini

This menu is very excellent, beef is cooked in medium rare. The outside of the meat are perfectly cooked, until the color are golden brown, with the inside meat are red to brown collar. Wagyu texture is very excellent, juicy, tender & well seasoned. Scallop is very fresh, juicy & sweet. Mushroom & Zucchini is the best veggie to complete the dishes, balance flavour & nice smells.

7. Assorted Sushi
Premium Selected Inari Sushi with Salmon Sashimi, Tuna Sashimi, White Fish. The raw fish imported from Japan, carefully selected from the Japan Fish Market. Very fresh & the best quality from any other fish in Jakarta Town. Japanese rice from this sushi are taste good, fluffy and mixed well with rice vinegar, so it taste sweet and there's a hidden Wasabi underneath the raw fish. The shoyu itself are originally hand made by The Chef Tadashi.

8. Mango Sorbet

Delicious dessert in between of the meal, to cleanse up my palette from the raw fish. The Mango sorbet are very fresh, sweet with a hint of sour, yet not really overpowering. The red big piece is like an artwork on top of the Mango sorbet, it taste plain, yet very crunchy & tasty. Perfect dessert to balance our appetite and ready for another dishes.

9. Apple Dessert

Beautiful Apple dessert by NO NA MA specially crafted by Chef Yuri. The apple looks like real fruits, instead it's a dessert. The green shiny skin wrapped the soft mousse and the filling is sweet apple diced with apple sauces. Taste sweet, very aromatic & it's really melted. Every spoon of the mousse cake, oreo crumbs and vanilla ice cream is PERFECT.

Presentation are AMAZING, the smoke make it feels like from the heaven. The beautiful surprise the dessert come in a red drawers and filled with so many variety of mini desserts like macarons, tart, cake & Chocolate pralines.Hot Japanese Matcha is my favourite, it also brought from Japan. The flavour are rich, bold & very aromatic. Calming my stomach after eating 7 course food, to avoid the bloated feeling and the smells are very soothing.

Overall it was great OMAKASE experience and it's worthy the money we spend. Every weeks the menu are different, and it open from Tuesday to Saturday (Monday & Sunday Close)

Instagaram @mich.love.eat

Menu yang dipesan: Chef Tadashi Signature Seasonal Starter, Trio of Assorted Appetizer, Steamed Egg Custard with Micro Greens and Foie Grass Topped with Caviar, Selection of Assorted Sashimi From Toys Fish market in Japan, topped with Shaved Truffle and Caviar, mango sorbet, assorted sushi, Apple Tart

Tanggal kunjungan: 12 September 2020
Harga per orang: < Rp. 50.000
Makasih Infonya!
2 pembaca berterima kasih.





Foto Profil Fannie Huang||@fannie599

Alfa 2020

1350 Review

Level 17

Steak Ramen Chinese Food Dimsum Seafood BBQ Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea

4.8  

Superb Omakase

No Na Ma merupakan restoran Jepang pengganti Ryoutei Aoi yang baru opening tanggal 9 kemarin. Restoran ini menyediakan lebih dari 80 jenis sake dengan chef asal Jepang sehingga menghasilkan sajian yang authentic.

Restoran ini juga memiliki ambiance bernuansa Jepang. Selain itu juga terdapat beberapa private room yang dapat menampung mulai dari 4 orang hingga sekitar 20 orang, bahkam terdapat ruangan dengan tatami pula.

Saat ini terdapat promo AYCE yang sangat terjangkau, yakni IDR 150k++ per pax.

Pada kunjungan kali ini, saya disuguhkan sparkling wine (IDR 180k/glass) yang mengandung sedikit alkohol sebagai teman makan siang saya serta cemilan pembuka berupa chicken teriyaki, salmon dan tempura dari No Na Ma.

Untuk cemilan pembuka saya mencoba :

1. Chicken Teriyaki

Merupakan potongan daging ayam dengan tekstur juicy dan cukup empuk dengan kulit ayam di atasnya yang menambah cita rasa gurih serta sama sekali tidak berbau.

Untuk bumbu teriyakinya terasa manis serta sedikit gurih yang sangat meresap di permukaan sehingga bumbunya terasa di setiap gigitan.

2. Salmon

Ikan salmonnya bertekstur empuk dan sedikit gurih dengan kulit ikan yang sama sekali tidak berbau amis. Meski bukan penikmat kulit ikan pun masih bisa menikmati salmon inu.

Bahkan rasa ikan salmonnya pun tidak plain, melainkan sedikit gurih dengan rasa daging yang sedikit manis khas daging salmon.

3. Ebi Tempura

Satu hal yang saya suka, tempuranya tidak terlalu oily namun tidak kering. Tempuranya memang bukan yang super renyah, namun justru malah enak karena tidak alot.

Pada gigitan pertama, saya merasakan rasa lemon yang segar berpadu dengan daging udang yang bertekstur crunchy dan manis.

Saya jarang menemukan tempura udang dengan cita rasa seperti ini dan saya suka rasanya.
.
.
Selain itu saya juga berkesempatan menikmati omakase dalam kunjungan kali ini. Untuk omakase terdapat 3 jenis polihan.

Pilihan termurah seharga IDR 750k++/PAC yang menurut saya masih cukup ok dibanding harganya karena terdapat menu premium berupa chawan mushi dengan foie gras dan caviar. Boleh dicoba kalau pingin omakase dengan harga affordable karena agak sulit menemukan omakase dengan harga di bawah 1 juta.

Pilihan menengah seharga IDR 1.250k++/pax dengan tambahan penyajian wagyu serta teppanyaki Norwegian Salmon dengan foie gras.

Pilihan terakhir seharga IDR 1.850k++/pax dengan appetizer lebih dari 1x. Saya sendiri mencoba pilihan ini untuk pengalaman bersantap kali ini.

Saya mencoba :

1. Chef Tadashi Signature Seasonal Plater

Hidangan pembuka dengan rasa menyegarkan buatan Chef Tadashi yang satu ini memiliki cita rasa yang unik dan tidak mainstream.

Isinya potongan kyuri, jahe merah Jepang, seaweed, ikan serta telur ikan. Saya sebenarnya kurang suka timun entah timun biasa maupun kyuri, namun kyuri di sini terasa segar dan sedikit asam serta terdapat aroma dan rasa jahe yang klop dengan cita rasa lainnya dengan saus bening yang dingin.

Seaweednya pun lembut namun tetap bisa digigit serta terdapat fish roe berukuran besar yang meleleh dan gurih ketika digigit.

Ikannya juga empuk dan sedikit berlemak sehingga menambah cita rasa gurih.

Rasanya, saya ingin kembali lagi ke restoran ini hanya untuk menikmati appetizer ini. Saya beneran sesuka itu dengan appetizer ini.


2. Trio Assorted Appetizers

Merupakan 3 jenis appetizers berupa labu kuning yang lumayan manis dan empuk.

Di tengah, yang merupakan favorit saya, sejenis ikan dengan bumbu yang meresap dengan rasa dominan manis serta lembut.

Di ujung kiri terdapat salmon yang ditumbuk dengan tekstur creamy dan rasa yang kuat untuk.menetralisir rasa manis.

3. Selection of Sashimi

Sesudah menikmati 2 appetizers, selanjutnya saya disuguhkan 6 potong sashimi (masing-masing 2 potong untuk setiap jenis ikan), yakni salmon, tuna dan sejenis ikan berwarna putih dilengkapi dengan potongan wasabi dan shoyu.

Shoyu di restoran ini berbeda dengan shoyu pada umumnya karena dibuat sendiri oleh Chef Tadashi. Shoyunya memiliki cita rasa yang pas di mana rasanya tidak terlalu tawar namun juga tidak asin berlebih hingga merusak cita rasa daging sashimi yang berpotongan tebal dan sangat segar yang didatangkan langsung dari Toyosu Fish Market.

Secara etika, merendam sashimi tidak diperkenankan. Namun saya iseng mencoba merendam seluruh sashimi hingga shoyunya sedikit meresap dan membuat sashimi semakin lezat dengan cita rasa yang asin gurih.

4. Sorbet

Sebagai intermezzo, saya disuguhkan palate cleanser berupa sorbet untuk menghilangkan cita rasa ikan.

Sorbet lumayan asam dan sangat segar serta pas untuk menetralisir rasa ikan yang telah dinikmarilada hidangan sebelumnya.

Di bagian atas terdapat crisp berwarna yang terasa renyah dan menurut saya semakin enak dinikmati bersama sorbetnya untuk sedikit menetralisir rasa asam

5. Chawan Mushi with Foie Gras & Caviar

Dua kata yang tepat untuk mendeskripsikan hidangan ini, LUAR BIASA.

Ini bukanlah kali pertama saya menikmati chawan mushi. Sebelum ini, saya pernah beberapa kali mencoba chawan mushi di restoran Jepang, baik yang berkonsep AYCE hingga terletak di puncak gedung tinggi di pusat kota Jakarta.

Namun harus saya akui bahwa ini adalah chawan mushi terlezat yang pernah saya nikmati.

Di bagian atas terdapat caviar dengan cita gurih dan asin. Kemudian terdapat foie gras, yakni hati angsa yang disajikan dalam beberapa potongan kecil dan empuk serta sedikit berserat karena sudah diolah.

Di bawahnya, terdapat chawan mushi yang rasanya begitu lezat meski dimakan tanpa isian apapun.

Chawan mushinya bertekstur lembut dan tidak berbau amis sedikitpun. Rasa maupun aroma telurnya tidak mendominasi rasa sehingga saya bisa tetap merasakan rasa dari isiannya sendiri.

Cita rasa chawanmushi nya pun cenderung gurih ketimbang manis. Saya sendiri cukup menyukai chawan mushi dan merasa sangat puas dengan chawan mushi di resto ini.

6 Dobin Mushi Soup + Nigiri Sushi

Saya terkejut dengan penyajiannya yang sangat unik. Dobin mushi disajikan dalam sebuah teko teh dengan perasan jeruk lemon di atasnya.

Rasa supnya cenderung plain sehingga rasa dari isiannya dapat lebih menonjol. Udangnya bertekstur renyah dan segar dengan ikan yang empuk serta terdapat sejenis kacang dengan rasa yang khas.

Sebetulnya ada beberapa cara menikmati sup ini, saya sendiri memilih memeras lemon ke dalam mangkuk kecil sebelum menuangkan ke dalam teko, kemudian menuangkan sup ke dalam mangkuk kecil di atas teko serta menikmatinya dengan sendok. Untuk isiannya dapat dinikmati terpidah dengan sumpit.

Sebagai pendamping juga disajikan nigiri sushi dengan 4 jenis ikan di atasnya. Di bagian dalam nigiri sushi sudah terdapat potongan wasabi yang tersembunyi.

Kalau kurang suka wasabi dapat mengecek di bawah ikan lalu menyingkirkan sedikit wasabinya. Dengan kuantitas yang pas, wasabi rasa segar dan sedikit pedas dingin dari ikannya.

Untuk nasinya pun juga menggunakan nasi khusus sushi yang meskipun dicelup ke shoyu tidak mudah buyar dan pulen.

7. Grilled Pacific Black Cod with Champgne Yuzu Sauce

Perpaduan yuzu dengan champagne pada sausnya menghasilkan cita rasa yang unik dan sulit untuk dideskripsikan secara detail. Rasanya manis, namun juga ada sedikit rasa asam dan rasa champagne.

Untuk ikannya bertekstur renyah di permukaan dengan tingkat kematangan yang pas.

Selain itu juga terdapat potongan fish roe yang meleleh dan gurih serta potongan daikon yang renyah dan tidak berminyak.

8. Japanese Wagyu, Foie Gras & Hokkaido Scalop

Merupakan main course terakhir yang disajikan dalam kunjungan saya. Menikmati steak ala Jepang sedikit berbeda dengan steak ala Western di mana steak sudah dipotong seukuran bite size sehingga bisa diambil menggunakan sumpit.

Basenya, daging ini disajikan dengan tingkat kematangan medium sehingga matang serta agak renyah di permukaan namun bagian dalamnya masih terasa rasa khas dagingnya.

Tentu saja, wagyu identik dengan tekstur yang empuk, begitupun dengan wagyu yang saya nikmati kali ini. Saya suka seasoning pada dagingnya. Buat yang suka daging tentu akan menyukai daging ini. Saya pun juga menikmati hidangan ini.

Namun karena sebetulnya saya prefer daging dengan tingkat kematangan medium well, saya ingin sedikit menetralisir rasa daging itu sendiri dan mencoba merendamnya ke dalam shoyu hingga meresap.

Buat saya, daging medium ini jadi terasa semakin lezat setelah direndam shoyu. Flavour menjadi lebih strong namun seasoning daging tetap terasa. Saya bahkan berhasil menghabiskan seluruh daging setelah dicelup ke dalam shoyu.

Untuk dessert disajikan oleh Chef Yuri Komalasari dari Bocca Coffee.

Saya mencoba :

1. Apple Crumble Sorbet

Saya kurang yakin dengan nama hidangan ini, namun saya sungguhan suka dengan rasanya. serta penyajian super cantik dengan dry ice.

Sorbet bertekstur lembut dengan rasa manis yang pas serta terdapat oreo crumble. Dessert berbentuk apel sebetulnya merupakan cake dengan isian yang sepertinya berupan flan serta terdapat potonfan apple sungguhan dengan rasa manis dan sedikit asam untuk menetralisir rasa flan sehingga tidak membuat eneg.

Di bagian tangkai apel terbuat dari dark chocolate dengan rasa cenderung pahit.

Saya mencoba menikmati sorbet, oreo crumble dan cake bersamaan dan rasanya tetap enak.

2. Assorted Dessert

Merupakan aneka dessert yang disajikan dalam kemasan berbentuk seperti laci

Di dalam terdapat berbagai jenis dessert. Saya mencoba :

a. Macaron

Merupakan macaron green tea yang terasa pahit khas green tea pada bagian krimnya. Macaronnya sendiri bertekstur renyah.

b. Chocolate Cake

Merupakan kue coklat dengan base yang lumayan manis, namun terdapat krim dark chocolate dengan rasa cenderung pahit untuk menetralisir rasa.

Menurut saya, cake ini merupakan perpaduan rasa manis dan pahit yang memuaskan.

c. Kiwi Fruit Pie

Pie dengan adonan yang wangi dan rasa yang lezat demgan topping buah kiwi di atasnya.

Saya suka dengan cita rasanya yang segar serta kiwi yang cukup banyak serta tidak terasa asam sama sekali.

d. Dessert Mango (?)

Merupakan dessert bertekstur lembut dengan rasa mango serta krim putih di atasnya serta white.chocolate.

Secara keseluruhan, dessert ini merupakan perpaduan rasa manis dan sedikit asma yang tidak manis berlebih.

e. Strawberry Eclair

Saya sangat suka dengan eclairnya yang bertekstur sedikit renyah di luar namun bagian dalam yang mepuk.

Di badian atas dan dalam.terdapat krim strawberry, di atasnya terdapat buah. Secara keseluruhan rasanya lebih dominan asam namun tetap enak.

Ini dessert yang cocok untuk dicoba buat yang kurang suka manis.

Untuk omakase, terdapat 2 pilihan ocha, yakni hot.ocha & cold ocha. Ochanya didatangkan langsung dari Hokkaido dengan rasa serta aroma yang segar dan sedikit unik dibanding ocha pada umumnya. Rasanya juga segar.

Overall, pengalaman omakase di resto ini merupakan pengalaman yang sangat memuaskan buat saya. Tidak hanya rasanya saja yang memuaskan, namun juga ambiance hingga pelayanannya.

Pelayanan di resto ini juga sangat friendly dan responsif. Saya bahkan beberapa kali ditawarkan refill ocha tanpa meminta terlebih dulu.

Tanggal kunjungan: 11 September 2020
Harga per orang: > Rp. 200.000
Makasih Infonya!
1 pembaca berterima kasih.




Keyword untuk mencari restoran ini:

Laporkan bahwa restoran sudah tutup atau info tidak akurat

Tanggal kunjungan
26 Okt 2020
Apa yang dipesan?