Review Pelanggan untuk Osteria Gia

restoran Italia terbaik...

oleh yudistira ishak abrar, 31 Agustus 2019 (6 bulan yang lalu)

2 pembaca berterima kasih

5.0
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia

Ismaya selalu punya cara membuai para pecinta kuliner. Bulan Mei kemarin mereka mencoba menyuguhkan cita rasa khas Italia berkonsep casual dengan mendirikan Osteria Gia. Mall Pacific Place menjadi lokasi dimana restonya berada. Supaya lebih mudah mencari, masuklah melalui East Lobby, karena letaknya persis disebelah pintu masuk. Dari luar Osteria Gia tampak sedikit menjorok kedepan sehingga cukup eyecatch.
Pas masuk kedalam, saya langsung disambut hangat oleh para pegawai disini. Suasana terasa begitu ramai namun tetap hangat. Sinar matahari bebas masuk ketengah-tengah ruang karena memang ruang depan sebagian besar terbuat dari kaca. Ternyata ini merupakan smoking area yang menurut saya masih sangat bersahabat bagi para perokok pasif seperti saya. Kenapa? Sistem sirkulasi udaranya mampu dengan cepat mengatur asap-asap baik rokok maupun vape yang berseliweran, sehingga engga membuat dada sesak.
Bergeser kedalam, ruangan berubah 180 derajat menjadi remang kekuningan. Areanya diisi oleh barisan botol wine serta bir di satu sisi dan wilayah bartender disisi lainnya. Tepat didepan bar terdapat sebaris seating table yang berlatar kaca-kaca patri artistik yang menggambarkan segelas wine, minuman, pizza dan tulisan Osteria Gia. One of the best spot untuk mengambil beberapa foto saat makan bersama. Saat saya sedang asyik berkeliling, para pegawai tak segan menyapa, berinteraksi bahkan melempar jokes yang menurut saya, membuat suasana jadi sangat cair. I love you guys.
Guazzetto Prawn, entah bumbu apa saja yang terkandung didalamnya, tapi yang saya rasakan adalah enak luar biasa. Udang-udang segar dan potongan cumi dimasak jadi satu dengan sedikit kuah berwarna kuning cerah ini sukses mengejutkan lidah saya dengan sensasinya yang juicy, sedikit asam, sedikit manis dan pastinya nyegerin banget. Saya suka dengan sensasi ledakan udangnya pas digigit, langsung lumer guys dimulut, itu kan berarti udang yang dipakai beneran fresh dong. Engga ada kata lain yang pas untuk menggambarkan rasanya selain, SPEKTAKULER.
Mamma’s Wagyu Meatballs, dari tampilannya yang merah pekat dengan bola-bola daging besar yang tersusun rapi, saya sudah memprediksi seperti apa rasa yang nanti akan datang saat menyantapnya. Ternyata benar, kuah creamy yang bercita rasa kuat dan kaya bumbu ini langsung meleleh dan menyelimuti lidah begitu erat. Tekstur daging pada baksonya beneran empuk, lembut dan sepertinya hanya sedikit sekali diberi tambahan tepung. Karena yang saya rasain hanyalah daging, daging, daging dan daging.
Penne Cacio E Pepe, cara penyajian yang sangat unik, yaitu diaduk didalam roda keju besar didepan saya, sesaat sebelum disajikan, membuat tenggorokan harus menelan ludah beberapa saat terlebih dahulu. Pasta penne terasa aldente dengan tekstur lembut, oily dan creamy banget dilidah. Keju grana padano yang runtuh pelan-pelan saat mengaduk penne hangat didalamnya, menjadi tambahan bumbu pada sepiring pasta ini. Rasanya super cheezy dengan tambahan bubuk lada hitam.
Spaghetti Aglio Olio menjadi menu pasta lain yang saya coba siang ini. Beda dari aglio olio lain yang pernah saya coba, Osteria Gia menyuguhkan sepiring cantik, penuh warna dan tampak menggiurkan. Udah pasti tingkat kematangan pastanya sangat baik, ditambah sensasi oily yang pas dilidah jadi terasa basah. Cita rasa pedes yang keluar tuh cocok dengan selera saya, apalagi ditambah potongan udang segar dan tomat ceri, jadi ada sensasi juicy nya gitu. Crumbs berwarna merah, saya lupa apa namanya, yang awalnya saya kira chilli flakes, ternyata bercita rasa gurih dan menambah kaya tekstur seperti ada kriuk-kriuknya. This one is my favourite and must try menu.
Genovese, engga lengkap rasanya kalau ke restoran Italia tapi engga cobain pizza. Jadi seloyang pizza bernama Genovese ini hadir ke tengah-tengah meja kami. Toppingnya terdiri dari mozarella, pesto basil, chicken, pine nuts, parmigiano dan lemon. Biasanya pesto itu selalu hadir dengan karakternya yang kuat, tapi kali ini mereka tampil lebih lembut dan sangat berpadu apik dengan sensasi cheezy dari mozarella. Potongan ayamnya empuk banget pas kegigit, jadi menambah cita rasa sedikit manis dan gurih. And the best part dari pizza ini adalah adonan pizza nya itu sendiri. Meski tipis tapi dia engga garing, justru terasa empuk dengan sedikit tambahan kesan chewy yang asyik banget. Emang seperti itulah adonan pizza seharusnya. Well done.
Sepanjang dan sekenyang itu, saya ternyata baru akan memasuki tahap secondi alias maincourse dong. Dan mereka menyiapkan sebuah hidangan yang baru kali ini saya coba, yaitu Chicken Cacciatora. Paduan rempah khas sajian Eropa seperti black olive, rosemary dan mushroom menjadi teman bagi potongan daging ayam yang berwarna cokelat pekat. Kuahnya begitu kental dengan cita rasa gurih yang tebel banget dilidah. Baru kali ini makan di restoran Italia dan bertemu rasa yang sekuat ini dalam artian yang enak banget. Tekstur ayamnya empuk dan si bumbu meresap sampai kebagian dalam. Perfecto.
Setelah bergulat dengan banyak rasa gurih, saya pun beralih ke hidangan yang manis-manis. Pertama yang saya coba adalah Classic Tiramisu. Disajikan cantik didalam wadah mirip mangkuk datar berwarna putih dengan hiasan taburan icing sugar bertuliskan Ciao! Teksturnya sangat lembut dengan lapisan-lapisan biskuit yang basah dan langsung meleleh saat disuap. Krim pada bagian atasnya terasa begitu creamy. Sensasi khas tiramisu dengan rasio manis dan kopi yang seimbang, sangat memanjakan lidah saya. Engga cuma cantik, tapi juga enak.
Selanjutnya ada Vanilla Panna Cotta berbentuk lingkaran beralaskan butter cookies yang dikelilingi cherry puree. Sebagai topping ada taburan Nutella soil dan peanut butter soil. Kamu tau betapa lincahnya dessert ini saat digoyang? Seberguncang itu lho saking lembutnya. Teksturnya merupakan yang terbaik dari yang pernah saya coba selama ini, super duper lembut seperti sutera. Saya juga suka taburan soil rasa nutella dan peanut butter, bikin hidangan manis ini jadi makin kaya rasa, ada cokelat dan sensasi kacang yang gurih. So damn good, trust me.
Elderflower Mojito menjadi salah satu pelepas dahaga yang saya pesan. Disajikan begitu anggun dengan tambahan setangkai bunga berwarna ungu putih dan ice cube yang terdapat edible flower didalamnya. Mungkin bila kualitas foto atau jepretan kamera saya kurang baik, tapi yang jelas tampilan aslinya jauh lebih baik dari itu. Bukan hanya keliatannya aja yang bagus, tapi rasanya juga meledak banget dimulut. Sensasi soda lembut, manis dan kejutan asam, menjadi paduan rasa yang saling bergantian menyap lidah.
Terakhir dan tentunya juga salah satu yang paling unik, ada Chamomile Tea-Ni. Kenapa saya bilang unik? Pasalnya teh ini disajikan didalam teapot yang masih mengebul seolah seperti ada jin yang dapat keluar dari dalam. Udah pasti photogenic sekali dong. Mohon maaf jika hasil jepretan saya engga sebaik dan seunik penampakan aslinya. Rasanya tuh ada sensasi pekat teh yang ditemani rasa manis-manis asem yang nyegerin gitu. So refreshing...

Foto lainnya:

Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Interior di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Interior di Osteria Gia
Foto Interior di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Interior di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia
Foto Makanan di Osteria Gia

Harga per orang: Rp. 100.000 - Rp. 200.000

Makasih Infonya!
2 pembaca berterima kasih.

Informasi

Osteria Gia

(Italia)

Pacific Place Mall, Lantai Ground, East Lobby
Jl. Jenderal Sudirman, SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan


Rata-rata: 4.5
Rasa:4.7
Suasana:4.6
Harga:4.1
Pelayanan:4.6
Kebersihan:4.6

Reviewer:

Foto Profil yudistira ishak abrar

Alfa 2019

1905 Review

1861 Makasih