Foto Profil Shella Anastasia

Shella Anastasia

817 Review | 518 Makasih
Alfa 2020 Level 17
Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 3.8  
    Kopi Apato [ Pasar Rebo, Kafe ]

    Gak sengaja mampir

    Niat awal sih mau main ke coffeeshop baru di daerah Kalisari, tapi gue datang kecepetan jadi tempatnya belum buka. Gue sendiri nggak terlalu menguasai daerah ini jadi sempet bingung harus mampir kemana dulu, untung aja ternyata nggak jauh dari lokasi awal ada si Kopi Apato ini. Awalnya gue ngerasa familiar sama namanya, dan pas ngobrol sama baristanya jadi inget kalau Apato ini ada juga di Kalibata City dan gue udah pernah order kopi mereka sebelumnya tapi via ojol.

    Walau pun kecil dan sederhana, tapi Kopi Apato ini cukup nyaman kok. Ruangan yang berAC, mural yang menghiasi dinding, wifi yang lancar dan stop kontak di setiap meja bikin tempat ini oke juga buat disinggahi. Ada toilet juga disini jadi fasilitasnya bisa dibilang cukup lengkap lah yaaa

    Disini gue order Kopi Susu X Presiden (18.000), berdasarkan info barista sih varian ini rasa kopinya lebih light jadi gue pikir ini lebih aman untuk lambung. Menurut gue sih rasanya masih oke, cukup creamy dan milky, saat diteguk yang pertama terasa memang manis dari gula aren dan rasa kopi mengikuti setelahnya. Jadi aftertaste yang melekat justru rasa kopinya dan bukan rasa manis dari gula aren. Walau begitu, menurut gue ini sesuai dengan keterangan dari barista sih karena rasa kopinya tergolong light, minimal untuk selera gue lah hehe.

    Menu yang dipesan: Kopi Susu X Presiden

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.2  
    Kurasa Kopi [ Pasar Rebo, Kafe ]

    Hidden Gem!

    Ini adalah cabang terbaru dari Kurasa Kopi. Sekitar 2 tahun lalu gue pernah ngopi di Kurasa cabang Raya Tengah dan gue suka sama es kopi susunya. Maka dari itu, begitu tau mereka buka cabang baru yang konsepnya 'gemas', tanpa ragu gue langsung meluncuuuur.

    Lokasinya memang agak ngumpet, bisa dibilang hidden gem di daerah Cijantung sih ini. Masih sama seperti cabang Raya Tengah, Kurasa ini letaknya berdampingan dengan D'Almonde Cake & Bakery. Katanya sih ownernya memang sama, jadi dimana ada D'Almonde ya disitu ada Kurasa.

    Walau pun tempatnya mungil dan berkonsep full outdoor, tapi tempat ini menarik bangeeet karena tampilannya yang gemas! Nuansanya ala-ala Tropical gitu dengan sentuhan warna putih dan pink, ala-ala Santorini gitu lah yaaa. Kekinian dan eye catchy banget deh pokoknya, cocok buat yang suka foto ootd.

    Tentunya gue order Es Kopi Susu Aren (17.000) dan karena masih dalam rangka opening, mereka ada promo buy 1 get 1. Beli minuman varian apa pun dapat free 1 cup es kopi susu aren. Menurut gue sih es kopi susu mereka stabil rasanya, teksturnya creamy, manisnya pas dan kopinya pun cukup terasa. Pokoknya ini tipe gue banget dan masih jadi es kopi susu favorit gue di Jakarta Timur.

    Menu yang dipesan: Es kopi susu aren

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.4  
    Steam & Brew [ Kemang, Kafe ]

    Hidden gem baru di Kemang

    Steam & Brew ini cocok banget mendapat gelar "Hidden Gem" di daerah Kemang. Lokasinya yang tidak berada di tepi jalan seperti kebanyakan coffeeshop di daerah Kemang membuat tempat ini jadi lebih spesial. Steam & Brew ini satu lokasi dengan Casakhasa Garden Bistro, agak menepi dari hiruk pikuk Kemang, jadi tempat ini menyuguhkan suasana yang tenang dan tidak berisik. Sukaaa sekali dengan suasana yang ditawarkan, sepi, tenang, jauh dari keramaian, dan kebetulan gue datang di pagi hari jadi masih belum ramai pengunjung.

    Lebih spesial lagi karena mereka juga punya halaman belakang yang asri dan cantik. Sebenarnya sih itu milik Casakhasa yang juga biasa dijadikan tempat wedding dengan konsep outdoor, tapi kata barista Steam & Brew, halaman belakang itu juga sekaligus jadi smoking / outdoor area untuk pengunjung Steam & Brew. Lebih cantik lagi kalau datang di sore hari karena di halaman belakang ini dipercantik juga dengan lampu gantung, ditambah lagi dengan ayunan berwarna putih yang sepertinya bisa juga jadi spot ootd yang menarik. Pokoknya suasana halaman belakang ini membuat kita seakan sedang tidak berada di Jakarta, habisnya tenang banget siiih suasananya :)

    Begitu juga dengan indoor area, interiornya didominasi oleh warna hitam jadi terlihat gagah dan elegan. Ada stop kontak hampir di setiap meja, jadi cocok juga buat yang mau ngopi sambil kerja/nugas dan laptopan. Sayang waktu kesini lupa tanya apa sudah tersedia wifi atau belum, jadi belum bisa kasih info soal koneksi wifinya deh, hehe.

    Disini gue pesan Hot Latte (38.000) dan teman pesan manual brew, tapi karena gue nggak suka kopi hitam jadi tentu gue nggak sempat coba pesanan teman. Untuk lattenya sendiri menurut gue rasa kopinya lumayan strong, jujur saja pada tegukan pertama gue agak kaget karena tipe hot latte yang gue suka biasanya adalah yang smooth dan rasa kopinya tidak terlalu 'kencang', tapi lama kelamaan gue bisa juga menikmati latte ini. Rasa kopinya sendiri cenderung asam, kalau istilah dunia kopi sih rasa kopinya ini fruity, cukup jauh dari selera gue, tapi nyatanya bisa juga gue habiskan tanpa tambahan gula dan semakin lama gue semakin menyadari kalau latte ini enak. Apalagi sesampainya di rumah gue nggak merasa sakit perut, pusing atau pun kembung, berarti kopinya masih aman di lambung gue dan dengan senang hati akan gue pesan lagi kalau kembali ke Steam & Brew di kemudian hari.

    Menu yang dipesan: Latte

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 3.2  
    Anarawata Kopi [ Mampang, Kafe ]

    Hidden banget lah pokoknya

    Sebenarnya sih gue sering banget lewat daerah Duren Tiga ini dan beberapa kali juga lihat plang Anarawata Kopi. Tapi karena wujudnya nggak pernah kelihatan jelas jadi setiap lewat gue nggak pernah kepikiran untuk mampir karena gue pikir tempatnya udah tutup. Sampai akhirnya @tantengopi ngajak gue untuk kesini bareng dan kasih info kalau sekarang Anarawata ini buka dari jam 11 pagi, sedangkan sebelumnya mereka baru buka dari jam 5 sore. 
    Sesampainya di lokasi, kami sempat bingung karena nggak kelihatan dimana lokasi Anarawata, yang terlihat malah bangunan berbentuk rumah yang sepertinya difungsikan sebagai kantor karena di bagian depan juga ada plang lain selain plang Anarawata. Akhirnya nanya ke orang yang baru aja keluar dari dalam dan kami diarahkan untuk ke area belakang bangunan, pokoknya paling belakang deh dan kami harus melewati gang kecil yang kondisinya mirip kos-kosan atau kontrakan (pihak Anarawata sendiri juga mengiyakan hal ini kok, hehe)

    Begitu lihat wujud Anarawata Kopi secara langsung, baru deh gue & tantengopi sependapat untuk bilang kalau ini termasuk hidden gem di daerah Duren Tiga. Bagi tantengopi sendiri malah tempat ini lebih bagus dari yang dibayangkan, kalau gue sih karena nggak ada bayangan sama sekali soal tempat ini jadi happy-happy aja main kesini.
    Konsepnya full outdoor dan gue saranin kalau mau kesini sore menjelang malam aja karena kalau siang cuacanya panas bangeeeet. Ada kipas angin sih sebenernya tapi nggak bisa ngilangin gerahnya cuaca Jakarta siang hari. Tempatnya sih memang nggak terlalu besar tapi cukup menarik karena ada lampu gantung yang mempercantik tempat ini. Asiknya lagi disini juga ada stop kontak di beberapa area, jadi bisa buat kalian charging gadget deh. Kayaknya sih asik banget ngopi sore disini sambil ngumpul bareng temen-temen, nikmatin golden hour sambil lihat indahnya langit sore Jakarta. 
    Disini gue coba Es Kopi Susu Komodo (18.000), teksturnya cukup creamy dan bagi gue sih rasa kopinya tergolong light, rasanya cenderung ke manis tapi masih aman dan seimbang. Gue sih cocok aja sama rasa kopinya dan karena gue datang pas cahaya matahari lagi terik dan cuaca cukup panas, bagi gue es kopi ini sukses banget nyegerin tenggorokan.

    Menu yang dipesan: Es Kopi Susu Komodo

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.4  
    BitterSweet by Najla [ Kalibata, Kafe ]

    Choco Heaven X Cadburry

    BitterSweet by Najla baru aja berkolaborasi nih dengan Cadburry Indonesia dalam menu Choco Heaven X Cadburry. Jadi di menu ini BitterSweet pakai topping dairy milk chocolate dari Cadburry. Pecinta cokelat pasti langsung kebayang nikmatnya dan penasaran dong pengen cobain? Gue aja yang sebenernya bukan pecinta cokelat langsung ikutan pesan saat mereka udah mulai open order. Katanya sih dalam waktu 1 jam menu Choco Heaven X Cadburry ini langsung sold out.  Selain itu gue juga order varian tiramisu, kebetulan gue belum pernah coba tiramisunya mereka jadi sekalian lah coba untuk pertama kalinya.

    Setelah nunggu sekitar 1,5 jam akhirnya orderan gue sampai (gue order via ojol), untuk drivernya nggak ngamuk tuh nunggu segitu lama cuma untuk 2 dessert box :") 

    Dari segi kemasan sih BitterSweet ini emang kreatif banget, walau pun bentuknya cuma kotak tapi label motif mereka gemas dan khasnya BitterSweet banget. Untuk yang Choco Heaven ini kita juga dapat free Dairy Milk Cadburry yang ukuran kecil loh. Kalau soal rasa sih menurut gue ini enak dan walau pun dominan cokelat tapi rasanya nggak ngebosenin. Di bagian tengah ada layer cream cheese juga sih dan mungkin itu yang bikin balance, rasa cokelatnya pun nggak terlalu manis dan bukan yang pahit kayak dark choco gitu juga jadi gue masih suka. Di layer paling bawah ada potongan tipis dari cokelat cadburry, makin lengkap dan nikmat deeeh jadinya.
    Kalau yang tiramisu menurut gue pribadi sebenernya enak tapi terlalu creamy. Nggak terlalu manis sih jadi masih aman dan gak giung, tapi karena teksturnya terlalu creamy jadi kalau satu kotak itu dimakan sendirian kayaknya jadi agak enek deh. Untung aja gue makannya sharing berdua, jadi nggak terlalu enek makannya dan masih bisa dinikmati sampai suapan terakhir.

    Menu yang dipesan: Choco Heaven X Cadburry, Tiramisu

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Cerita Coffee [ Tebet, Kafe ]

    Coffeeshop dengan view yang unik

    Kalau biasanya coffeeshop menawarkan view langit kota Jakarta, skyscraper, backyard, tanaman hijau atau sebagainya, Cerita Coffee ini justru menawarkan view yang cukup unik loh. Lokasinya yang nggak jauh dari rel kereta justru bisa dibilang cukup menarik nih, kita jadi bisa ngopi sambil lihat kereta lewat hehehe, belum ada kan coffeeshop dengan pemandangan kayak gini? 

    Tempatnya sih emang mungil dan sejujurnya memang kurang eye-catchy, tapi itu juga dikarenakan kondisi COVID-19 yang ada saat ini. Cerita Coffee ini baru aja buka di bulan Februari dan terpaksa tutup sementara di bulan Maret, baru mulai beroperasi lagi di akhir Juni. Kondisi yang kurang menguntungkan ini berdampak juga untuk Cerita Coffee, beberapa ide yang muncul untuk bikin tempat ini lebih menarik pun jadi sempat terhenti deh. Walau pun begitu, menurut gue sih tempat ini terbilang cukup nyaman, ada beberapa sofa empuk yang bikin betah, tempatnya cukup rapi dan bersih, AC berfungsi dengan baik, ada stop kontak di samping meja dan lengkap dengan wifi. Gue juga suka sama tempat ini karena sebagian besar dindingnya adalah jendela kaca jadi pencahayaannya bagus banget kalau siang atau sore hari. 

    Disini gue nyobain Hot Latte (22.000) dan Es Kopi Susu Cerita (20.000). Harganya sih tergolong standar, jadi masih oke lah untuk daerah Tebet. Untuk es kopi susunya menurut gue rasanya cukup enak, kopinya masih terasa tapi nggak terlalu strong, teksturnya cukup creamy dan manisnya pun masih pas. Sebenernya gula arennya agak kental sih tapi itu bisa jadi keuntungan buat kita karena dari situ kita bisa tentuin kadar manisnya, kalau mau lebih manis tinggal aduk sampai rata tapi kalau mau nggak terlalu manis yaa nggak usah diaduk sampai kecampur semua. 
    Sayangnya untuk hot latte rasanya terlalu manis. Salah gue juga sih karena pas baristanya ngasih pilihan untuk pisah atau campur gulanya gue minta langsung dicampur. Tapi ternyata kemanisan dan terlalu milky sampai rasa kopinya cenderung hilang. Foamnya juga terlalu banyak dan latte artnya kurang cantik, alasan sang barista sih karena semuanya dibuat manual. It's okay, lain hari akan balik lagi kesini untuk coba latte dengan gula yang terpisah.

    Menu yang dipesan: Hot Latte, Es Kopi Susu Cerita

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.2  
    Saturday Coffee 2.0 [ Kampung Melayu, Kafe ]

    Datang dari Depok

    Saturday Coffee ini datang dari Depok ke Jakarta Timur, happy deh jadi makin banyak tempat ngopi asik di JakTim, khususnya daerah Cipinang ini. Sebelumnya sih gue udah pernah ngopi di Saturday 2.0 yang di Depok jadi gue udah tau rasa kopinya dan karena cocok gue pun mau datang lagi ke cabang terbaru mereka ini.

    Lokasi Saturday 2.0 ini di tengah pemukiman warga, bentuk bangunannya pun 'rumah' banget. Area outdoornya lebih luas daripada indoor jadi asik banget buat jadi tempat nongkrong atau ngumpul bareng temen-temen, terlebih kalau sore hari karena pencahayaannya juga bagus buat yang mau foto-foto. Gue suka banget sih sama area bar mereka yang didominasi warna hitam, kelihatan gagah dan keren. Menurut gue sih walau pun terbilang simple tapi tempat ini menarik dan suasananya asik banget buat chill bareng temen-temen.

    Menu disini pun cukup beragam dengan harga yang masih terjangkau. Gue pesan Es Kopi Susu Mantan (20.000) yang jadi best seller mereka dan nyobain dimsum mentai (20.000) juga sebagai cemilan. Es kopi susu mantan dikemas dalam botol plastik dengan tulisan yang eye-catching, ukurannya mungkin sekitar 250 ml kali yaa dan gue sih cocok sama rasanya. Rasa kopinya nggak terlalu strong dan agak manis tapi nggak over, masih aman lah di lidah apalagi di lambung, nggak bikin kembung. Kalau mau lebih seger bisa juga minta tambahan batu es di gelas terpisah.

    Untuk dimsumnya sih lumayan lah, 1 porsi isi 4 dimsum. Gue kira mentainya di torch gitu tapi ternyata enggak, jadi cuma ditambah saus mentai aja di atasnya. Ukuran dimsumnya cukup gembul dan padat, lumayan lah buat ganjel perut.

    Menu yang dipesan: kopi susu mantan, dimsum mentai

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Divani's Boulangerie & Cafe [ Cibubur, Kafe ]

    Hidden place yang megah

    Berdasarkan info seorang teman akhirnya gue tau kalau ada tempat sebagus ini yang lumayan tersembunyi di dalam sebuah komplek perumahan. Lokasinya agak jauh sih ya dari pusat kota, daerah Cibubur yang masuk wilayah Bogor. Mungkin karena itu juga belum banyak orang yang tau dan datang ke tempat ini. Divani's ini jadi satu area sama Bumi Nuani yang berfungsi sebagai tempat wedding outdoor, jadi biar nggak nyasar bisa juga masukin Bumi Nuani ke gmaps sebagai acuan. 

    First impression gue pas lihat tempat ini adalah.. "wow, megah banget!" karena bangunannya emang kelihatan tinggi, besar, luas, megah lah pokoknya. Kalau dilihat dari bangunannya sih yaa mungkin Divani's ini dulunya hall untuk wedding *sotoy mode on*. Dari luar juga bisa langsung terlihat area dalam karena sebagian besar dindingnya terbuat dari kaca, makin terlihat mewah lah Divani's ini. Seating nya juga banyak jadi bisa buat ramai-ramai, ada private roomnya juga yang sepertinya bisa dibooking untuk private party. Di pojok ruangan ada grand piano berwarna putih yang mempercantik ruangan. Selain itu bukan cuma area utamanya aja yang bagus, toiletnya pun kece! Ah pokoknya tempat ini bagus banget deh dan instagramable di tiap sudutnya.

    Begitu masuk ke dalam kita langsung diarahkan untuk order dan karena Divani's ini konsepnya bakeryshop jadi menu makanannya pun terbatas hanya bakery aja. Kalau mau makanan berat bisa order dari resto sebelah dan mereka juga bisa bawain menunya ke Divani's tapi karena gue cuma mau ngopi pagi jadi nggak pesan makanan berat deh. Untuk harga menunya sih menurut gue cukup terjangkau yaa, harga minumannya paling mahal 30an dan rata-rata sih di bawah 30 ribu. Kalau dibandingkan sama tempat mereka yang bagus sih tergolong murah yaa harga menunya.
    Disini gue coba Divani's Coffee (20.000), Hot Latte (25.000) dan 2 cake dengan harga masing-masing 7.500. Divani's coffee adalah es kopi susu gula aren yang jadi signature disini, sayang menurut gue rasanya terlalu manis. Bener-bener maniiiiiis banget sampai kopinya nggak terasa :( Kalau untuk hot latte sih rasanya standart tapi gelasnya cukup besar. Sebagai cemilan gue pesan cake red velvet dan mocha, semacam bolu gulung lah. Varian red velvet dipadukan dengan kacang almond, menurut gue teksturnya kurang lembut dan rasanya biasa aja. Masih lebih enak yang mocha karena nggak terlalu manis dan cokelat di bagian tengahnya lebih tasteful.

    Menu yang dipesan: Divani's Coffee, Hot Latte

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.4  
    Kopitia [ Jatinegara, Minuman ]

    Betah banget deh ngopi disini :)

    Akhirnya yaaa kesampean juga gue ngopi disini setelah dulu pengen ngopi kesini tapi nyasar dan berujung ke tempat lain. Dulu awal gue mau kesini malah dibikin bingung sama maps karena nggak sesuai titik, tapi kalau sekarang aman kok dan udah ada juga di aplikasi ojol jadi nggak perlu takut nyasar. Pokoknya posisinya persis di dekat pintu masuk gerbang tol Jatinegara. 
    Tempatnya sih emang mungil tapi menurut gue pribadi suasananya asik bangeeet. Di bagian depan rimbun sama tanaman hijau jadi kalau datang siang hari pun masih terasa sejuk dan cantik juga buat latar foto-foto. Area dalam lebih gemas lagi karena lantainya dari tegel motif vintage gitu, gue lupa istilahnya apa tapi yang jelas lantainya cantik deh. Selain itu di salah satu dinding juga ada sepeda warna pink yang digantung, lucu banget! Pokoknya walau pun mungil tempatnya tetap instagramable dan suasananya nyaman banget, jadi bikin betah deh.

    Walau pun gue datang di masa pandemi tapi gue nggak terlalu khawatir ngopi disini karena mereka tetap memperhatikan protokol kesehatan. Di dekat pintu masuk ada wastafel dan hand sanitizer yang bisa digunakan oleh pengunjung, di toilet pun lengkap dengan seat sanitizer dan untuk sementara makanan-minuman disajikan dalam papercup dan alat makan sekali pakai, jadi aman.

    Menu disini pun cukup beragam nih, mulai dari cemilan sampai makanan berat dan menu kopi maupun non kopi, semuanya ada. Gue nyobain es kopi susu gula aren (18.000), es kopi susu caramel (20.000) dan chicken popcorn (22.000) sebagai cemilannya. Harga itu udah termasuk ppn juga jadi menurut gue sih harganya terjangkau banget, apalagi ternyata rasanya enak-enak semua. Es kopi susu mereka tipe yang light gitu jadi nggak bikin cepet kembung dan ga giung juga karena manisnya pun masih pas. Sekali pun ditambah sirup caramel manisnya masih nggak berlebihan loh, jadi gue suka. Untuk chicken popcorn pun rasanya enak, potongannya nggak terlalu kecil dan nggak kebanyakan tepung, teksturnya crunchy dan rasanya gurih, ditambah dengan taburan seledri di atasnya jadi wangi dan disajikan juga dengan mayonaise + saus sambal, jadi cemilan yang lengkap deeeh.

    Menu yang dipesan: Kopi susu aren, Kopi Susu Caramel, Chicken Popcorn

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    Candik Ayu Bakso Rahayu [ Pasar Minggu, Indonesia ]

    Kuahnya gurih banget

    Sebenernya sih lokasi bakso ini lumayan jauh nih dari rumah gue, tapi karena kakak gue bakso ini enak banget, gue jadi penasaran deeeh dan rela melipir ke tempat lain dulu sembari nunggu bakso ini buka. Maklum, si penjualnya baru buka jam 3 sore jadi harus sabar nunggu.

    Lokasinya ada di dalam komplek warga gitu, jualannya juga kayak di depan rumah aja. Tapi ternyata bakso ini cukup terkenal dan udah punya banyak penggemar, gue datang sekitar jam 3 lewat dikit tapi ternyata udah ada beberapa pengunjung yang makan di tempat, jadi pembelinya nggak cuma datang dari warga lingkungan sekitar aja.

    Semangkuk bakso disini harganya 15.000, gue pesan pakai mie kuning jadi dalam 1 mangkok isinya ada mie kuning, 4 bakso dan tetelan. Bagian terbaik dari bakso ini adalah kuahnya, warnanya agak kekuningan kayak air kaldu dan rasanya gurih luar biasa. Baksonya juga enak karena terasa dagingnya dan yang bikin enak lagi karena tetelannya tuh berupa daging kering, jadi ada kriuk-kriuknya gitu~ 

    Kalau mau lebih menantang sih bisa tambahin sambal tapi harus hati-hati karena sambel disini pedes banget, gue sih prefer nggak pakai sama sekali atau pakai seujung sendok aja. Kemarin gue pakai seujung sendok aja udah keringetan, pedes banget sih.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!