Foto Profil yudistira ishak abrar

yudistira ishak abrar

1840 Review | 1732 Makasih
Alfa 2019 Level 21
Steak Ramen Chinese Food Dimsum Seafood BBQ Pancake Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 3.8  
    Titik Temu Coffee [ Blok M, Minuman ]

    Yang ketiga

    Titik Temu di M Bloc, menggenapkan kunjungan saya di seluruh outlet mereka setelah di Senopati dan Seminyak pernah saya kunjungi jauh sebelumnya. Datang di jam serta hari yang tidak tepat, Sabtu malam sekitar jam 21.00, membuat saya harus rela mendapat tempat duduk sisa. Seluruh ruang penuh sesak oleh pengunjung yang sudah pasti berusia belasan atau dua puluhan awal lah, sepertinya saya aja nih yang paling “matang” (baca: menjelang tua).

    Beda dengan dua gerai pendahulunya, Titik Temu disini bisa dibilang yang paling kecil dengan gaya paling kolot, bukan kolot dalam artian jelek, tapi justru sesuatu yang artistik dari segi gaya bangunan. Sebelum bicara soal bangunan beserta isi didalamnya, saya maumenjelaskan akses masuknya dulu. Kenapa? Soalnya saya sendiri sempet engga tahu bagaimana caranya bisa masuk ke Titik Temu. Ternyata ada sebuah lorong kecil di sebelah Matalokal dimana diatasnya lah Titik Temu berada. Tapi bukan hanya di atas saja, melainkan belakang Matalokal pun menjadi area yang malam ini dipadati tamu yang ngopi di Titik Temu.

    Saya sendiri kebagian di lantai atas yang merupakan ruang indoor nyaman berpendingin udara. Ruangan terbagi kedalam dua bagian, area barista sekaligus kasir dan seating area yang terbagi lagi menjadi tiga, yaitu bagian kanan berisi meja panjang berhias tiga buah lampu gantung dan sebuah pot tanaman hias lengkap dengan bangku-bangku mirip di meja makan. Bagian tengah sebaris bangku serta meja berpasang-pasangan dan terakhir bagian kiri sebuah set tempat duduk sofa yang menurut saya yang paling jadi incaran disini. Eiya, masih ada satu bagian ruang lagi yang tersisa, yaitu ruang balkon minimalis yang menghadap kearah jalan raya.

    Cappuccino (Rp.38.000,-) engga mesti harus menunggu lama, minuman yang tersaji didalam gelas gerabah ini sudah pasti membuat saya jatuh cinta karena begitu artistik, meski pengunjung lagi ramai-ramainya, tapi sudah ada dihadapan saya beberapa saat setelah dipesan. Meski teksturnya encer, tapi soal rasa jangan ditanya, kopinya tuh unik dan mungkin salah satu yang paling unik dari sepanjang pengalaman saya menikmati cappuccino. Pekat-pekat antik bercampur asam hilang timbul, mengalir deras sambil diselimuti gurihnya susu.

    Latte (Rp.42.000,-) sebelum cappuccino tadi, sebenarnya minuman ini lebih dulu disajikan. Porsinya agak sedikit dibawah tampilan seharusnya karena memang minta khusus untuk es nya sedikit saja sehingga membuat volumenya berkurang. But anyway, latte Titik Temu juga engga kalah antik, unik dan sarat akan guratan-guratan perjalanan panjang biji kopi sehingga menjadi segelas latte seperti saat ini. Lebih berani keluar dari pada susu, unsur espressonya sungguh bergerak menerobos lebih dulu saat diseruput. Tapi kalo bicara selera, saya lebih suka Latte yang justru susunya dominan ketimbang si espresso.

    Banana Fritters (Rp.30.000,-) temen ngopi malam Minggu yang ramai ini, khusus di M Bloc, lebih khusus lagi di Titik Temu, yang terdiri dari dua jenis pisang yaitu digoreng dan dibakar. Pisangnya juga engga dateng sendirian, ada es krim vanilla berlumur saus karamel yang menemani bersama taburan cinnamon powder dan saus bercorak kekuningan. Pisang gorengnya lebih enak, tapi yang dibakar juga seru karena ada sensasi seperti pecah-pecah creme brulle saat dipotong. Saus karamel, es krim vanilla, bubuk cinnamon, gula aren dan saus kuninga yang saya sendiri engga tau itu apa, juga berperan membuat dessert ini jadi semakin manis saat dinikmati...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.2  
    Tiger Sugar [ Thamrin, Bubble Tea ]

    kenyalnya bandel-bandel nurut dan lembut...

    Engga sengaja mampir ke lantai bawah Plaza Indonesia, eh ketemu sama outlet Tiger Sugar. Karena emang belom pernah cobain minuman boba dengan merk yang “bener” kaya Tiger Sugar ini, akhirnya saya sesemangat itu buat mampir. Gerainya kecil, lebih berkonsep grab and go. Beberapa tempat duduk disediakan mungkin untuk menunggu pesanan dibuat atau sekedar minum sebentar.

    Brown Sugar Boba Milk with Cream Mousse (Rp.38.000,-) this is amazing, tekstur bobanya super lembut, kenyal tapi gampang banget pas dikunyah, bandel-bandel nurut gitu lah. Susu sama gula arennya juga tercampur dengan paripurna, engga kemanisan jadinya engga cepet bosen. Meski bukan minuman boba pertama yang saya coba, tapi ini salah satu yang terbaik...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    Yu Cha [ Kuningan, Kafe ]

    enak lho ini, murah pula...

    Yu Cha, sebuah gerai minuman yang menyuguhkan berbagai macam varian mulai dari teh, susu, kopi, cokelat, buah-buahan dan perpaduan diantaranya. Mereka mengisi salah satu space di dalam mall Kuningan City, tepat di dekat lobby utama. Outletnya memanjang dengan dominasi warna putih sehingga tampak cukup berkilau dari kejauhan. Logo Yu Cha berupa seorang anak yang tengah berlari sambil menggenggam segelas minuman, tampak begitu menggemaskan. Mereka menyediakan dua jenis seating table, yaitu couple dan mini bar di bagian pojok area.

    Tiger Aren Bubble Milk Tea (Rp.24.000,-) gula aren menjadi pemanis utama dalam segelas minuman dengan basic teh susu ini. Eiya, for your information, ukuran gelas mereka ada dua yang disebut happy dan bingo, happy berukuran kecil sedang bingo berukuran lebih besar. Kalau saya resapi, teh susunya telah lumat dan menyatu dengan baik, sehingga karakternya sudah hanyut menjadi satu. Tekstur bobanya lembut dan matang dengan baik.

    Orange Chocolate (Rp.26.000,-) segelas minuman cokelat dengan tambahan jeruk yang secara mengejutkan mampu memberi kesegaran hakiki mulai dari sedotan pertama. Cokelatnya kentel berkarakter dark, susunya cukup berasa, manisnya pun tetep ada dan sensasi jeruknya tuh nyegerin. Saya sebegitu sukanya dengan minuman ini, soalnya bisa banget dijadiin stress release...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 5.0  
    Momo Paradise [ Kelapa Gading, Jepang ]

    salah satu yang paling juara...

    Memasuki waktu makan siang dengan keadaan perut lagi laper-lapernya, udah paling bener kalo mampir ke restoran all you can eat. Apalagi kalo resto AYCE nya semantul Mo-Mo-Paradise, beuuuhhhh udah engga ada kata lain deh selain PER-FECT. Mereka baru aja launching outlet terbaru di Mall Kelapa Gading 3, tepat di salah satu sudut mall lantai ground. Areanya merupakan yang terluas diantara gerai-gerai sebelumnya dengan memiliki 4 private room sekaligus. Seperti outlet lainnya, disini pun pilihan side dish serta minumannya sangat variatif, fresh dan looks yummy. Soal pelayanan juga udah engga perlu diragukan lagi, mereka selalu memberikan yang terbaik untuk tiap pengunjung. Makin sempurna lah makan disini, udah tempatnya nyaman, pelayanannya juara dan pastinya makannya pun nikmat tiada tara.

    Premium Wagyu Package Lunch (Rp.388.000,-) dengan pilihan daging paling komplit serta paripurna, yaitu US chuck Eyeroll, US short plate, wagyu bolar blade, wagyu brisket dan wagyu chuck eyeroll. Urusan daging sih Mo-Mo-Paradise udah pasti paling juara, dari judulnya aja udah premium, jadi mereka hanya menyajikan aneka daging pilihan kelas wahid. Lembaran-lembaran dagingnya tuh super lembut, lengkap dengan sensasi juicy yang langsung meleleh pas masuk mulut. Celupan daging kedalam kuah sup, membuat sup sukiyaki dan spicy miso yang saya pilih kali ini jadi semakin gurih dilidah.

    Kuah sup sukiyaki yang manis, sedikit asin dan kaya akan kedelai terasa nikmat saat diseruput bukan hanya bersama daging, tapi juga bersama komponen lain seperti aneka sayuran, ramen, tofu, chicken ball dan ring roll yang merupakan side dish paling baru di Mo-Mo-Paradise berupa lembaran kembang tahu gulung yang nikmat banget saat disantap bersama kuah sup. Kalau si spicy mayo nya sendiri engga terlalu pedes tapi sangat nyegerin. Selain disantap bersama kuah sup, jangan lupa celupkan lembaran daging kedalam aneka saus cocolan seperti ponzu, soy dan sesame sauce yang merupakan dipping kesukaan saya...

    Harga per orang: > Rp. 200.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.4  
    Kopi Nako [ Pancoran Mas, Minuman ]

    the newest, biggest and prettiest coffeeshop in town...

    Saat tahu ada Kopi Nako buka di Depok, rasanya tuh seneng sih, karena outletnya yang di Bogor kan seru, jadi pasti yang disini pun bakalan seseru itu juga. Benar saja, mereka hadir begitu grande dan bisa dibilang sebagai coffeeshop sekaligus kafe termegah di Depok. Lokasinya berada di Jalan Margonda Raya, tapi agak masuk sedikit alias bentuk gedungnya engga keliatan kalo dari pinggir jalan. Patokannya adalah Bank BNI Syariah, atau kamu harus puter balik di lampu merah setelah lewat Jalan Dahlia kalau dari arah Polres.

    Belajar dari gerai sebelumnya, disini lahan parkir cukup luas baik untuk motor maupun mobil. Bangunan terdiri dari dua buah rumah kembar berukuran besar seperti barn berwarna dominan hitam dan abu-abu. Kalo yang keabuan Warung Nako, sedang yang hitam Kopi Nako. Nah Kopi Nako sendiri halaman depannya terdapat area duduk dengan barisan meja terbuat dari semen berukuran panjang yang diberi pagar pohon kaktus. Latarnya ada lukisan komplek rumah warna abu-abu yang merupakan ciri khas dari Kopi Nako.

    Bangunan utama terdiri dari dua lantai dimana di bawah terdapat ruang barista merangkap kasir, beberapa tempat duduk dan sebuah tangga sebagai akses ke lantai atas. Disini suasana terasa sejuk karena dilengkapi pendingin udara. Seluruh sudut ruang mendapat sentuhan sinar matahari karena memang gedungnya didominasi oleh kaca nako. Bagian samping dan belakang bangunan utama terdapat seating area dengan desain modern minimalis. Khusus di halaman belakang, kembali terdapat tempat duduk yang masih bermain dengan sentuhan semen poles yang kental akan kesan urban tropical.

    Di outlet yang baru grand opening pada tanggal 7 Desember kemarin ini terdapat sebuah menu minuman baru dan hanya ada disini, yaitu Es Kopi Durian (Rp.29.000,-) rasa yang disajikan engga terlalu manis, kopinya masih sangat berasa dan ada potongan buah durian aslinya, jadinya enak banget. Ternyata kejutan rasa serta aroma durian dicampur kopi memberikan padanan rasa baru yang nagihin sekaligus bikin engga bisa berhenti menikmatinya.

    Selain itu saya juga cobain varian rasa lain yang belum pernah sekalipun saya coba sebelumnya yaitu Es Kopi Kah Lua (Rp.27.000,-) Kahlua sendiri merupakan sirup perasa yang sebenarnya mirip minuman beralkohol, namun disini mereka non alkohol dan hanya menggunakan escene. Kalau diresapi rasanya tuh mirip permen alpenliebe, manis berkaramel gitu. Terus sebagai temen ngopi saya juga pesen Risoles (Rp.15.000,-) yang berisi dua buah. Ukurannya besar, teksturnya empuk, lembut dan creamy...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.0  
    Kopihalo [ Bogor Tengah, Kafe ]

    kantor pos jualan kopi...

    Di era serba digital ini, hampir pasti sudah tidak ada lagi yang mengirim pesan melalui selembar surat yang dikirim menggunakan jasa layanan Kantor Pos. Meski sudah sepi giat kirim mengirim surat, Kantor Pos masih eksis dalam mengantar jemput dan menerima barang untuk dikirim. Selain itu, ternyata di sebuah Kantor Pos di daerah Bogor yang berada di pinggir Kebun Raya, juga memiliki usaha lain yaitu jualan kopi. What a wonderful breakthrough.

    Adalah Kopihalo yang kini bernaung disebelah Kantor Pos Indonesia cabang Bogor. Dimotori oleh Popolo, yang sudah tenar dan dikenal sebagai salah satu penghasil minuman kopi enak di Bogor, Kopihalo hadir lebih terjangkau. Daftar menu disini hanya berkisar 20-30 ribuan saja, tentu berbeda dengan Popolo yang membanderol harga sekitar 30 ribuan keatas. Tak hanya kopi, disini pun hadir beberapa menu cemilan sebagai teman ngopi selain keberadaan sang kekasih yang duduk disamping (padahal disebelah saya adalah bangku kosong).

    Tidak terlalu luas, Kopihalo hanya memanfaatkan sayap kiri gedung kantor. Meski begitu, gaya desain interior modern minimalis membuatnya terasa nyaman and it feels like home. Sebuah sudut ruang yang diisi satu set kursi sofa berbantal empuk menjadi spot terinstagenic disini. Selain itu juga terdapat sebaris tempat duduk bermaterial kayu di satu sisi dan sebuah meja besar panjang disisi lainnya. Saat saya mampir, pengunjung hanya saya dan seorang bapak paruh baya, jadi hawanya tenang banget, jauh dari kata bising.

    Es Kopi Halo (Rp.20.000,-) es kopi susu yang memiliki karakteristik ringan, seringan derap langkah kaki ini saat menuju ke suatu tempat untuk menemuimu. Unsur manis sudah pasti hadir begitu deras, sederas curah hujan di bulan Desember. Tapi, meskipun manis, unsur kopi tipis dan harganya sedikit diatas rata-rata, saya tetap menyukainya, karena sensasi kejutan menyegarkannya mampu melepaskan kepenatan setelah menyelesaikan banyak pekerjaan deadline.

    Pisang Crot (Rp.10.000,-) dua buah pisang berbungkus kulit pangsit yang berisi cokelat leleh ini dihangatkan kembali sesaat sebelum disajikan. Sebagai pengabdi pisang goreng, sudah tentu saya sering menjumpai sensasi pisgor yang enak, dan ini salah satu yang enak dilidah saya. Pisangnya sendiri sudah matang alami, jadi terasa lembut dan manis. Kulit luarnya yang renyah, melengkapi kejutan crot saat digigit...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.2  
    Popolo Coffee [ Bogor Barat, Kafe ]

    homey coffeeshop that so far away...

    Popolo, telah memiliki tiga outlet di Bogor. Ketiganya memiliki karakteristik berbeda, mulai dari nuansa modern di Bogor Tengah, rumah kaca di Sentul dan terakhir sentuhan homey di Bogor Barat. Dua outlet di Bogor Tengah dan Sentul pernah saya coba, tinggal yang terakhir di Yasmin, Bogor Barat. Karena cukup penasaran, daerah nun jauh disana pun akhirnya saya jabanin. Ditemani suhu kopi seantero ibukota dan sekitarnya, akhirnya saya sampe juga kesini.

    Benar, outlet Popolo disini sangat homey, karena memang menyulap sebuah hunian mewah menjadi coffeeshop yang lokasinya agak mojok. Patokannya adalah Giant Yasmin, lalu belok kiri melewati Gedung Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai, belok kiri lagi terus belok kanan. Bisa banget disebut sebagai hidden gem, karena memang agak ngumpet.

    Area teras langsung menyapa saya dengan aneka pohon hijau baik besar maupun kecil. Untuk kawasan merokok, tampaknya disini terasa asri dan sejuk. Masuk kedalam suasana hangat menyambut layaknya sebuah living room di rumah nenek. Disini ruangan dibiarkan begitu saja tanpa adanya sekat, hanya mereka meletakan berbagai macam furnitur agar terlihat tidak monoton. Sebuah tangga melingkar khusus menuju ke kantor kafe ini tampak instagenic sekaligus menjadi ornamen yang dominan.

    Ice Nutella (Rp.33.000,-) minuman dingin tapi tak sedingin sikapnya kepada ku ini hanya terdiri dari nutella yang diaduk bersama susu dan diberi tambahan es batu. Kredibilitas Nutella sih udah engga perlu lagi diragukan, karena udah pasti enak mau dijadiin apa aja, buat olesan roti atau makanan bisa, dibuat jadi minuman juga bisa. Begitupun dengan Popolo, mereka meracik mba minuman Nutella begitu nikmat, tidak kemanisan dan milky nya dapet.

    Japanese Cold Brew (Rp.32.000,-) kopi seduh manual yang juga bersuhu dingin ini menggunakan beans yang berasal dari daerah Kaliangkrik dan sepertinya pure arabica. Ternyata pas disesap perlahan karakter asemnya tuh kuat banget dan langsung nyegerin seluruh rongga mulut. Intensitas rasa kopi ini sangat bold dan dari awal hingga akhir selalu tampil prima, tak menurun atau lumat oleh aftertaste dari sesapan sebelum-sebelumnya. Sungguh saya langsung jatuh cinta dibuatnya.

    Sebagai temen nongkrong nyaman kali ini, selain kedua minuman tadi, saya pun memesan Risol Ragout (Rp.13.000,-) dan Portuguese Egg Tart (Rp.18.000,-) ukuran risol sih seperti pada umumnya, pun dengan cita rasa yang dihasilkan. Isian sayuran yang diolah dengan sejenis adonan creamy, membuatnya terasa lembut dan gurih. Sedangkan cemilan satunya lagi, Portuguese Egg Tart, tersaji dalam keadaan hangat karena memang dipanaskan terlebih dahulu sesaat sebelum dihidangkan. Kalau dibeberapa tempat kue ini terasa amis, tapi disini tidak. Sensasi telurnya sangat terasa tapi engga amis sama sekali. Enak...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.8  
    Nara [ Senopati, Jepang ]

    i love its taste and plating...

    Nara merupakan nama sebuah Taman di negara Jepang yang terletak di kaki gunung Wakakusa. Taman ini memiliki luas sekitar 502 hektar yang terdapat 1.200 an ekor rusa sika didalamnya. Didirikan pada tahun 1300 an, membuat Taman Nara ini menjadi salah satu taman tertua di Jepang. Dulu rusa-rusa di taman ini dianggap sakral dan suci, baru setelah era Perang Dunia kedua berakhir status tersebut dicabut dan diganti dengan jenis hewan yang dilindungi karena merupakan harta negara (wikipedia)

    Ngomongin soal Taman Nara, di Senopati ada sebuah restoran baru bergaya perpaduan western dengan eastern yang menggunakan nama Nara. Logonya pun berbentuk kepala seekor rusa, persis seperti yang ada didalam Taman Nara tersebut. Bangunan dari luar tampak seperti sebuah kastil megah berwarna keabuan, lengkap dengan pintunya yang menjulang tinggi seperti di sebuah istana. Karena kelihatan begitu menarik, saya jadi semakin tidak sabar untuk segera masuk.

    Didalam suasana dibuat modern tapi masih menonjolkan sisi kastilnya, hal tersebut dapat dilihat dari potongan jendela berbentuk kubah dan dinding ruang yang berwarna abu-abu. Bangunan terdiri dari tiga lantai dimana pada lantai paling atas terdapat mini stage yang menampilkan pertunjulan live music. Jenis meja dan kursinya dibuat beragam, selain menambah variasi pada ruang sekaligus juga untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang beragam.

    Chutoro Tacos, crispy wonton skin taco filled with spicy diced chutoro & mashed avocado. Menu pembuka berupa lembaran mini taco yang tersaji cantik didalam wadah kayu menyerupai anak tangga. Kulit taco sangat renyah saat digigit, tapi bukan seperti keripik melainkan ada sensasi lembut dan basahnya. Isiannya berupa daging fillet ikan dipotong-potong dadu dan buah alpukat, memberikan sentuhan rasa gurih, lembut, creamy dan bikin lidah saya langsung meleleh.

    Aburi Wagyu Pizza, thin crust pizza topped with sliced aburi wagyu beef, splash of truffle oil and a hint of black pepper. Adonan pizza nya begitu tipis, renyah tapi masih ada sensasi chewy nya sedikit. Topping berupa lembaran daging wagyu dengan bumbu lada hitam yang dipadukan truffle oil, jadi ada sentuhan rasa gurih manis yang ketemu dengan aroma kuat khas jamur truffle. Saya sih demen banget, meski bukan penyuka truffle, tapi kali ini sampe ketagihan saking seenak itu.

    Salmon Chahan, Japanese salmon fried rice with homemade sauce served with crispy fish skin and onsen egg. Semangkuk nasi goreng ala Jepang dengan aneka topping berupa potongan ikan salmon yang dimasak dengan bumbu bercita rasa manis gurih. Nasinya sendiri agak-agak basah oily gitu dan pulen banget. Kulit ikannya begitu renyah, jadi membuat menu ini bertambah gurih, apalagi ada tambahan sensasi lelehan telur, beeeuuuhhhh jadi makin juara deh.

    Wagyu Foie Gras Don, Japanese butter riced topped with sliced grilled wagyu beef and foie gras served with savory homemade teriyaki sauce and onsen egg. Kalau yang ini, jangan ditanya deh gimana rasanya, wuenak tenan. Lembaran daging wagyu nya tuh empuk, juicy dan royal banget, malahan banyakan dagingnya dari pada nasinya. Gurihnya tuh beneran bikin merem melek.

    Mille Crepe, layered vanilla mille crepe served with salted egg crumbles and nutella ganache sauce topped with ice cream. Lapisan crepe dan krim bertumpuk begitu lembut sehingga menimbulkan sensasi bergelombang saat dipotong menggunakan sendok, bisa bayangin kan gimana lembutnya saat memotong cheese cake, nah ini pun seperti itu hanya ada tambahan sedikit gelombang. Siraman saus cokelat, taburan crumbs dan satu scoop salted egg ice cream menjadi teman dalam menikmati sepotong sajian manis cantik ini...

    Harga per orang: Rp. 100.000 - Rp. 200.000
    Makasih Infonya!




  • 4.0  
    ONTHREE. [ Senopati, Kafe ]

    kafe artistik yang futuristik...

    Setelah sekian purnama, akhirnya jodoh jugalah mempertemukan saya dengan On Three. Sebuah kafe yang sempet menjadi tren di linimasa Instagram. Menempati sebuah area di lantai 2 Senopati Suites, On Three tampak seperti sebuah galeri seni modern yang penuh akan perabot artistik. Hal tersebut dapat dilihat dari variasi furnitur yang memadukan unsur alam dengan sesuatu yang berbau modern, beberapa hiasan pada dinding dan pastinya barista area yang hadir begitu masa kini kental akan potongan simple nya.

    Sore hari di saat weekdays, tak membuat On Three ini menjadi sepi, justru tetap ramai seperti saat akhir pekan. Dan sore ini pas saya mampir, pengunjung pun sedang ramai, beruntung masih banyak tempat duduk tersisa sehingga saya sempat sedikit kebingungan ingin duduk disebelah mana, karena hampir semuanya cantik juga artistik. Di ruang indoor lebih banyak diisi oleh mereka yang tenggelam menatap layar laptop, sedang di ruang outdoor yang bergaya paling colorful kebanyakan asyik mengobrol sambil memainkan gawai masing-masing.

    Hot Cappuccino (Rp.40.000,-) Secangkir cappuccino hangat selalu sukses melepaskan penat setelah lelah seharian duduk menghadap layar komputer. Kehangatan espresso bercampur susu yang dituang sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah hiasan latte art yang cantik, mampu memberikan sentuhan-sentuhan lembut tak ubahnya pijatan relaksasi. Dan disini, meskipun harganya lumayan serius, tapi saya mendapatkan minuman enak yang layak untuk disesap perlahan. Nuansanya kopi berkarakter asam cenderung begitu malu saat tampil menyapa lidah, jadi ia butuh aliran derasnya susu sehingga menjadikannya terasa milky.

    Fruit Loops Doughnut (Rp.20.000,-) inilah yang disebut dengan cinta pada pandangan pertama. Saya memilih ditemani sebuah donat cantik dalam menikmati suasana santai sore kali ini. Bukan karena apa, tapi hanya karena tampilannya yang warna warni menggemaskan jadi saya pilih donat ini. Bagian tengahnya engga bolong, karena ada lapisan krim sebagai dasar cereal sebagai pugasan. Tekstur donat tebal, empuk tapi juga cenderung kasar yang dapat terlihat dari rongga-rongga pada adonan donat saat tergigit. Rasanya buttery jadi lebih bernuansa asin gurih dan hampir tidak manis, pun demikian halnya dengan taburan cereal diatasnya yang renyah...

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 3.6  
    Es Teler 77 [ Beji, Indonesia ]

    legend...

    Siomay (Rp.25.000,-) berisi empat buah somay ayam yang disiram bumbu kacang. Bumbunya sendiri masih ada sensasi kacang yang kasar, jadi berasa pulen kacang gitu. Nah kalo somaynya sih gurih, empuk dan masih anget, jadi pas dinikmati bareng bumbu kacang plus ditambah sedikit sambal juga kecap terasa enak.

    Es Teler (Rp.32.000,-) karena lagi pengen yang seger-seger, saya juga pesen Es Teler. Isiannya berupa es batu yang dihancurkan kasar, kelapa, alpukat, nangka, siraman gula cair dan susu kental manis. Seperti ekspektasi, manis sih udah pasti tapi rasanya tetep menyegarkan, isiannya juga lumayan banyak...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.