Foto Profil yudistira ishak abrar

yudistira ishak abrar

2326 Review | 3681 Makasih
Alfa 2021 Level 22
Steak Ramen Chinese Food Dimsum Seafood BBQ Pancake Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 3.6  
    Social Club [ Tebet, Kafe ]

    engga mau ngeles, cuma mau ngopi...

    Social Club, menjadi spot menarik untuk dikunjungi saat mampir ke Kokas. Kenapa? Soalnya tempatnya cukup nyaman dan sepi pengunjung, jadi suasananya jauh lebih tenang ketimbang coffeeshop lain. Sebenarnya Social Club merupakan area lobi dari Wall Street English, yaitu tempat kursus bahasa asing khususnya Bahasa Inggris. Desain interior dibuat minimalis dengan permainan warna kayu, merah dan biru. Tak banyak ornamen, tapi fasilitas Social Club cukup lengkap.

    Segelas cappuccino seharga Rp.25.000,- menjadi pilihan saya siang ini. Tersaji didalam gelas kertas berselimut sleeve paper bergambar logo Social Club, minuman ini bertopping foam tanpa latte art. Bicara rasa, mereka menyuguhkan sensasi cappuccino yang pekat dengan kekuatan khas robusta yang kuat. Jadi saya dapat merasakan sentuhan foamy, milky dan bitter dalam tiap seruputannya. Mungkin kalo ada cemilan, bakalan lebih oke lagi nih...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.2  
    Kopi Chuseyo [ Beji, Kafe ]

    basecamp para army dan drakor lover...

    Masih berlanjutnya demam Korea sepertinya menjadi alasan Kopi Chuseyo hadir di Jalan Margonda Raya. Posisinya hanya beberapa meter dari Universitas Gunadarma. Kemunculan idola-idola K-Pop melalui beragam poster, music video maupun neon sign menjadi daya tarik dari kafe mungil dengan dua lantai ini. Lantai bawah tampak sangat menarik dengan kursi berlapis jok kulit dengan beberapa bantal empuk serta barisan meja bar.

    Meski tak semeriah lantai bawah, lantai atas pun hadir dengan konsep berbeda, yaitu bergaya lesehan. Minim ornamen dan musik pengiring tak lantas membuatnya jadi membosankan, justru cukup nyaman untuk menghabiskan waktu bagi pengunjung yang ingin laptopan karena terdapat banyak stop kontak. Saya sendiri cukup betah, karena semua lantai berpendingin udara dan bebas asap rokok. Pelayanan disini pun sangat ramah, murah senyum dan cepat.

    Menu makanan disini sangat sedikit, hanya ada tteokbokki, ricebowl, ramyun dan samyang. Akhirnya saya memilih untuk pesan Samyang (Rp.25.000,-) extra topping Crabstick (Rp.5.000,-) tersaji didalam wadah panci kecil ala drakor, mi instan ini diberi taburan wijen dan potongan nori. Sensasi pedesnya udah ga perlu diragukan lagi sih, langsung bikin bibir saya jontor. Tapi pedesnya tuh ada sentuhan gurihnya, jadi bikin ga bisa berhenti ngunyah.

    Setelah kepedesan makan samyang, saya langsung nyeruput Dalgona Coffee (Rp.25.000,-) pas sedotan pertama, saya langsung inget sama dalgona yang pernah saya bikin sendiri di rumah. Rasanya begitu mirip dan homemade banget. Perpaduan kopi yang dikocok hingga lembut dan berbusa sangat pas dengan susu dan gulanya. Pedes-pedes habis makan samyang langsung luntur.

    Terus ada juga minuman seasonal yang engga kalah menarik bernama Spring Day (Rp.25.000,-) jadi ini tuh kaya Korean Strawberry Milk gitu. Teksturnya creamy dan kentel. Paduan susu sama selai strawberry-nya tuh kawin banget. Jadi tiap seruputannya tuh meledakan rasa manis, milky, sedikit asam yang begitu menyegarkan sekaligus menyenangkan. I really love it...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    4 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    Titik Temu Coffee [ Fatmawati, Kafe ]

    ujung Cipete, kita bertemu...

    Gerai paling anyar Titik Temu Coffee berada di daerah pusat kuliner Jaksel, yaitu Cipete, tak jauh dari perempatan Antasari. Masih memainkan konsep outdoor, kafe ini memadukan gaya modern minimalis dengan industrial. Dari area parkir pengunjung sudah langsung dapat melihat keseluruhan coffeeshop milik Raisa ini. Taman terbuka yang mengapit bangunan utama, tampak menjadi spot favorit bagi mereka yang ingin ngopi sambil asyik menghirup udara bebas.

    Bagi mereka yang ingin berteduh, disiapkan ruangan indoor pada lantai atas ruang barista sekaligus dapur, serta area semi outdoor pada pelataran kafe. Benang merah berupa tempat duduk permanen seperti di stadion, boks-boks kayu sebagai meja dan kursi, serta sentuhan warna hitam dan kelabu, masih menjadi jati diri kafe yang berangkat dari Pulau Dewata ini. Jangan lupa perhatikan jam kunjung saat akhir pekan, karena pastinya akan sangat banyak yang datang kesini.

    Selain suasana yang selalu on point, kualitas minuman di Titik Temu pun tak perlu diragukan lagi. Segelas Cappuccino (Rp.38.000,-) yang saya pesan, tampil artistik berhiaskan latte art yang cantik. Kandungan espresso yang diberi tuangan susu, menghasilkan cita rasa acidity sekaligus milky disetiap kali saya menyesapnya. Seperti tak mau kalah cantik, Houjicha (Rp.37.000,-) pun hadir begitu artistik didalam cangkir. Bagi penyuka teh hijau yang creamy, manis dan tidak begitu pekat, minuman ini bisa jadi pilihan yang sangat menyenangkan.

    Engga ketinggalan, kehadiran sepotong kue bernama Choco Heaven (Rp.40.000,-) menjadi pelengkap ngopi saya di siang yang mendung ini. Lapisan demi lapisan kue ini benar-benar mengejawantahkan namanya, yaitu cokelat surga. Jadi berasa terbang hingga ke surga saat layer cokelat masuk kedalam mulut. Sensasinya mirip seperti coklat wafer KitKat. Tambahan potongan buah dan saus strawberry, menambah rasa kontras sehingga jadi sedikit lebih segar...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    Kopi Kenangan [ Blok M, Minuman ]

    varian kopi alpukatnya enak...

    Kopi Kenangan

    Tampak varian menu minuman baru berbasis alpukat yang cukup menarik. Saya jatuh hati dengan Avocado Coffee (Rp.24.000,-) yang terlihat menggiurkan. Permainan olahan alpukat, susu, gula dan espresso tersaji apik didalam gelas berukuran reguler. Nuansa pulen legit khas avocado bertemu dengan kopi yang tidak begitu pekat, menghasilkan minuman yang gurih, cukup manis dan menyenangkan.

    Engga ketinggalan barisan roti isi yang sayang kalau dilewatkan. Saya pun memesan satu Roti Susu Manis (Rp.9.000,-) tekstur roti tidak sepenuhnya empuk dan lembut, beberapa bagian terasa berongga dilidah. Isian sekaligus menjadi topping berupa olahan susu bertabur gula pasir, memberi ledakan rasa manis yang milky. Saya rasa varian roti dari Kopi Kenangan ini wajib dicoba sih, selain enak, isiannya banyak, harganya pun masih reasonable...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.6  
    Membara Coffee & Grill [ Cilodong, Kafe ]

    bakar-bakaran sambil ngopi...

    Berkat salah satu postingan di Instagram, akhirnya saya menyempatkan diri mampir ke Membara Coffee & Grill. Lokasinya agak jauh dari pusat Kota Depok, tepat di Jalan H. Dimun atau lebih dikenal sebagai daerah BBM. Bangunannya berupa rumah 2 lantai yang dirombak menjadi kafe kekinian incaran para kawula muda. Pintu depan berwarna merah dengan bagian tengah dilapisi kaca berisi barisan minuman kaleng tak ubahnya showcase minuman dingin di minimarket menjadi sudut instagenic yang cukup artistik.

    Masuk ke dalam, pengunjung langsung dihadapkan dengan persimpangan dimana sebelah kanan terdapat tangga ke lantai 2 dan sebelah kiri terdapat lorong ke seating table area. Lantai bawah diberi sentuhan industrial dengan bangku berbahan dasar semen ekspos yang beralaskan bebatuan kerikil. Karena saat mampir kafe ini sedang penuh, jadi berasa sempit karena jarak antar meja terlalu dekat. Sebaiknya datang pada saat kafe ini baru buka sekitar jam 2 siang, supaya tidak terlalu ramai.

    Lantai atas mengusung konsep rooftop dengan sentuhan industrial yang semakin kental. Masih bermain dengan bangku serta meja permanen bermaterial semen, Membara jadi semakin tampak kekinian. Khusus di lantai atas, terdapat area duduk yang pada mejanya tidak dilengkapi kompor portable karena diperuntukan bagi pengunjung yang hanya ingin ngopi. Kalau mau nge-grill sebaiknya pilih meja dulu, baru selanjutnya memesan dan melakukan pembayaran di kasir yang berada di lantai atas. Jangan lupa diingat nomor meja yang dipilih, supaya pelayan ga salah antar.

    Menu grill disini dibuat perpaket, ada yang untuk berdua, bertiga ataupun berempat. Kali ini saya memesan menu Hemat berdua (Rp.50.000,-) yang berisi potongan daging sapi dan ayam bermarinasi, sosis, chikuwa, crabstick, bawang bombay, selada dan irisan cabe rawit serta dilengkapi 2 mangkuk nasi. Bumbu marinasi pada daging bercita rasa pedas manis dengan tekstur kental. Dagingnya sendiri cukup segar, tapi porsinya ga begitu banyak. But overall, lumayan deh untuk harga segitu.

    Sebagai side dish ada beberapa pilihan menu, seperti salah satunya Chicken Wings (Rp.20.000,-) berisi potongan sayap ayam berlumur bumbu yang digoreng hingga kecokelatan. Rasanya cukup gurih, sedikit manis jadi kalau mau pedes bisa dicocol ke dalam saus sambal yang tersaji didalam wadah terpisah. Karena warnanya agak gelap, jadi terlihat kurang menarik meskipun rasanya masih oke menurut saya.

    Untuk barisan menu minuman cukup variatif, dua diantaranya yang saya pesan kali ini adalah Kopi Bara (Rp.18.000,-) dan Caramel Frappe (Rp.26.000,-) pada Kopi Bara indera pengecap saya merasakan sensasi robusta. Komposisi susu dan gula arennya perlu sedikit sentuhan lagi supaya lebih smooth pas diseruput. Caramel Frappe nya sendiri terasa lebih menyenangkan. Sensasi manis karamelnya engga berlebihan, meskipun masih perlu faktor X supaya terasa lebih berkesan...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    3 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    Solaria [ Beji ]

    menu favorit keluarga...

    Covid 19 membuat aktivitas di luar rumah sangat dibatasi. Termasuk kegiatan makan bareng keluarga pada akhir pekan yang biasanya dilakukan di mall ataupun restoran, kini hanya dilakukan di rumah saja. Seperti yang saya bersama keluarga lakukan siang ini, akhirnya kami memesan menu makan secara ojek daring. Solaria pun menjadi pilihan yang menarik karena menyediakan beberapa menu paket yang banyak menawarkan potongan harga serta variasi sajiannya pun beragam.

    Paket pertama ada New Family 1 (Rp.136.000,-) yang terdiri dari Ayam Asam Manis, Mie Goreng Ayam dan Capcay Goreng. Ayam Asam Manis berupa ayam berlumur tepung renyah yang disajikan bersama saus asam manis. Ini sih favorit keponakan saya, secara rasanya dominan manis dan ga ada pedes-pedesnya. Mie Goreng Ayam pun hadir dengan porsi yang banyak, isiannya ada bakso ikan, telur, potongan ayam dan sayuran. Kalo yang ini menu favorit saya, secara rasanya tuh gurih dengan sentuhan sedikit manis. Capcay Goreng nya pun engga kalah banyak, ragam sayurannya variatif dan enak.

    Paket kedua ada New Family 2 (Rp.126.000,-) yang berisi Ayam Goreng Rica Rica, Chicken Cordon Bleu dengan French Fries dan Soup Ayam. Ayam Goreng Rica Rica tanpa selimut tepung diberi lumuran saus rica rica yang agak sedikit pedas. Chicken Cordon Bleu pun masih tampil maksimal bersama kentang goreng dan salad. Rasanya ga berubah, masih seenak dulu. Soup Ayam nya pun banyak dengan isian beragam dan rasa gurih yang tekstur kuahnya agak kental...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    NIJI Coffee Bar [ Bogor Tengah, Kafe ]

    pitstop anak kereta...

    Keluar Stasiun Bogor melalui pintu parkir kendaraan yang terdapat halte disebelahnya, saya langsung menemukan Niji Coffee Bar. Sebuah kedai kopi yang buka dari jam 08.00 pagi ini tampak menggemaskan dengan pemilihan warna-warna pastel yang lembut. Meski datang awal, tapi ternyata sudah ada beberapa pengunjung yang ngopi lebih dulu. Tapi itu ga mengurungkan niat saya buat mampir.

    Gaya desain interior yang cantik, lengkap dengan ornamen-ornamen kecil serta beberapa pot berisi kaktus dan tanaman hias, membuat Niji Coffee Bar tampak indah meski areanya terbatas. Tempat duduk berupa bangku sekaligus kotak penyimpanan terasa cukup nyaman yang dipadankan dengan meja bulat minimalis. Barista area merangkap kasir, menjadi nyawa utama dengan mesin peracik kopi serta segala perabotnya.

    Filter Coffee (Rp.33.000,-) menggunakan metode V60 dengan beans yang saya pilih berasal dari daerah Manglayang. Mereka punya 4 pilihan biji kopi untuk seduh manual, tapi entah kenapa saya jatuh cintanya sama Manglayang. Bicara soal rasa, kopi ini sejalan dengan selera yang saya suka. Ada nuansa-nuansa acidity lembut yang langsung menyapa lidah sejak pertama kali saya seruput. Meski bukan kopi berkarakter tebal, tapi cukup menyegarkan dan mampu menjadi moodbooster pagi ini.

    Donat Kampung (Rp.12.000,-) berisi dua buah donat berguling gula bubuk dengan bagian-bagian gula yang menempel cukup tebal. Penampakan dengan penamaannya sangat sesuai, karena beneran berwujud donat kampung yang biasa saya jumpai. Meski namanya kampung, tapi soal rasa ya engga kampungan. Donatnya renyah, empuk dan tersaji dalam keadaan hangat. Gula bubuk yang menyelimutinya memberikan sensasi manis yang sangat menyenangkan...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    Kedai Kita [ Sentul, Italia ]

    spacious resto at Taman Budaya...

    Bicara soal kafe atau tempat nongkrong, Bogor menjadi salah satu surganya. Hampir setiap hari selalu bermunculan spot-spot baru yang unik dan menarik. Seperti yang belum lama ini hadir, yaitu Kedai Kita yang membuka gerai baru di kawasan Taman Budaya, Sentul. Posisinya yang berada tepat disebelah pintu masuk, membuatnya langsung terlihat dan mudah ditemukan. Bangunan megah dengan nuansa batu bata merah, cukup memesona saya dari kejauhan.

    Konsep ruangan semi outdoor dengan sirkulasi udara yang bebas keluar masuk, membuat pengunjung merasa lebih tenang apalagi disaat pandemi seperti sekarang ini. Selain itu juga jarak antar mejanya pun berjauhan, jadi makin nyaman makan disini. Seating area dibuat beragam, ada yang indoor, outdoor, lengkap dengan berbagai ornamen nyentrik yang tampak artistik. Fasilitas musholla nya pun cukup besar dan bersih, menjadi salah satu poin lebih lainnya.

    Spaghetti Panggang Carbonara Chicken (Rp.60.000,-) porsinya cukup banyak, tersaji masih panas karena diproses dengan cara dipanggang bersama mangkuk sajinya. Tekstur pasta yang aldente, bercampur lelehan keju mozarella serta saus krim, membuatnya langsung lumer meleleh dilidah. Creamy udah pasti, cheezy juga udah pasti, gurih mah jangan ditanya, gurih banget. Isian berupa ayam dan kacang polongnya memberikan tekstur lain serta menambah cita rasa gurih.

    Pangsit Goreng (Rp.27.000,-) menu starter yang berisi 6 buah pangsit goreng berukuran jumbo. Teksturnya renyah banget dengan karakter adonan yang lain dari pada yang lain. Rasanya tuh lebih pulen, engga berminyak, dengan tekstur yang renyah serta sedikit chewy. Cocolan saus asam manis, memberikan sensasi yang pecah banget dimulut. Sebagai menu starter atau dimakan bareng hidangan utama sih cocok banget nih, soalnya bisa jadi pengganti kerupuk.

    Kopi Susu Gula Aren (Rp.25.000,-) meski tampak pekat, eksotik dan seksi, tapi minuman ini belum mampu masuk ke dalam kategori kopsus favorit saya. Perpaduan kopi, susu serta gula arennya agak berbeda arah satu sama lain, jadi seperti engga ngeblend dan menciptakan sebuah rasa baru yang membuncah dilidah. Bukannya engga enak, tapi perlu diberi sedikit sentuhan supaya lebih wow pas diseruput...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    New Normal Coffee & Eatery [ Pasar Rebo, Kafe ]

    kafe kenormalan baru...

    Covid 19 telah merubah segalanya. Kehidupan yang biasanya berjalan apa adanya, kini harus dilengkapi dengan penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak satu sama lain, dan pembatasan kegiatan hanya sampai dengan waktu tertentu. Sehingga muncul istilah kenormalan baru atau new normal.

    Berangkat dari istilah new normal itulah sebuah kafe di bilangan Pasar Rebo berdiri dan menamai diri dengan New Normal Coffee and Eatery. Bentuk bangunan menyerupai hanggar dengan model atap pelana. Ruangan sengaja dibiarkan terbuka, guna mempermudah sirkulasi udara dan membuat ruangan terasa sejuk meski tanpa pendingin udara. Langit-langit yang tinggi, menjadikan kafe ini tampak lapang.

    Ruang indoor berada disudut membentuk huruf L dengan lapisan kaca berbingkai kotak-kotak hitam. Bangku berlapis jok kulit merah berlatar dinding yang dilapisi keramik motif, membuatnya tampak meriah. Diatas ruangan tersebut terdapat lantai atas yang jadi lebih mirip lantai mezzanine dengan dinding dihias barisan mural. Fasilitas seperti stop kontak, ruang sholat, jaringan wi fi dan musik pengiring pun mereka sediakan.

    Seporsi Rice Bowl Beef Slice menjadi menu pertama yang saya coba. Kalau dari penampilan dagingnya sih kurang meyakin karena tampak layu. Tapi pas dicoba, rasanya tuh lumayan nonjok, pedasnya langsung menyerbu lidah saya bertubi-tubi. Nasi cukup pulen, selada, timun dan tomatnya seger. Sebagai pengobat pedes saya pun memesan Pisang Bakar New Normal Keju. Pisangnya matang, jadi terasa empuk dan manis alami. Taburan topping keju, olesan selai coklat dan susu kental manis, membuatnya makin terasa menyenangkan.

    Kopi Susu Gula Aren versi New Normal Coffee and Eatery rasanya dominan manis. Perpaduan kopi, susu dan arennya tuh cukup creamy dengan nuansa mirip permen karamel. Selain itu juga ada segelas Ovaltine yang rasanya cukup kental, milky, dan lebih manis. Secara keseluruhan sih udah cukup oke, tapi masih perlu faktor x lagi supaya makin petjah...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    Tjahaja [ Pasar Rebo, Kafe ]

    kopi butterscotch yang bikin cekot-cekot...

    Beragam kedai kopi berpenampilan nyentrik tak ayal menjadi alasan pengunjung mendatanginya. Beberapa justru terlalu berlebihan dan membuatnya terlihat kurang harmonis. Sementara yang lain tampak lebih menyatu meskipun tampil sederhana, tanpa melepas benang merah yang diusung. Seperti salah satunya coffeeshop yang berlokasi di Jalan Raya Tengah, Pasar Rebo, bernama Tjahaja. Berada persis di pinggir jalan sempit, Tjahaja hanya mampu menyediakan sedikit lahan parkir bagi kendaraan roda dua.

    Bagian depan bangunan terdapat smoking area yang memanfaatkan teras. Sudut artistik disini terdapat pada satu sisi dinding yang dipasang sebuah telepon umum era 90an. Masuk ke ruang utama, kesan rustic makin kental dengan menonjolkan bata merah pada meja barista serta satu set kursi bermaterial kayu yang masih memperlihatkan bentuk aslinya berupa pohon. Ornamen ruang menampilkan koran jadul dengan ejaan lama yang lembaran kertasnya sudah menguning dalam bingkai hitam.

    Bergeser ke halaman belakang, kembali terdapat smoking area yang lebih luas. Kesan rustic semakin kental disini. Hal ini dapat dilihat dari beberapa sisi ruang yang menampilkan dinding seolah menyerupai bongkahan serta memperlihatkan batu bata merah yang tersusun tanpa diselimuti semen. Ada pula sudut ruang yang pada dindingnya dilapisi koran-koran dengan satu set meja kursi besi sehingga tampak artistik.

    Kopi Butterscotch (Rp.24.000,-) beruntung hari ini ada harga promo, jadi saya bisa hemat 6.000 dari harga normal Rp.30.000,-. Dari penampilannya sih terlihat meyakinkan. Benar saja, ledakan rasa creamy, kental, serta manis khas butterscotch langsung mengisi mulut sesaat setelah diseruput. Kopinya jadi terasa begitu menyenangkan seperti permen karamel. Saya sih suka banget.

    Coffee Latte (Rp.28.000,-) setelah terpukau dengan minuman pertama, saya tidak begitu puas dengan minuman kedua. Karena Coffee Latte mereka ini terlalu milky, sehingga meninggalkan kesan kopi jauh dibelakang. Teksturnya pun agak encer, jadi saat diseruput tidak menghasilkan sensasi creamy. Bahkan saat es batu semakin mencair, minuman ini jadi bertambah larut dan semakin tipis rasanya.

    Bitterballen (Rp.18.000,-) berisi empat buah, kudapan ini emang cocok dijadikan sebagai teman ngopi. Meski masih sangat berminyak, karena kurang lama ditiriskan, tapi tidak begitu oily dimulut. Tekstur renyah diluar sangat kontras dengan bagian dalam yang lembut. Tumbukan kentang dengan daging, membuatnya terasa gurih dilidah. Supaya ada pedes-pedesnya, mereka menyertakan 2 sachet saus cabe dalam kemasan...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.