Foto Profil yudistira ishak abrar

yudistira ishak abrar

1879 Review | 1801 Makasih
Alfa 2019 Level 21
Steak Ramen Chinese Food Dimsum Seafood BBQ Pancake Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 4.4  
    Mujigae [ Senen, Korea ]

    kok ramah-ramah banget sih, suka deh...

    Berada di lantai dua mall Atrium Senen, Mujigae hadir dengan konsep K-Pop style yang sangat kental seperti biasa. Disapa ramah oleh para staf sejak awal masuk kesini, membuat saya merasa betah. Mereka bekerja dengan cepat, penuh senyum, informatif bahkan pesanan yang belum lama saya input di tablet yang terdapat di setiap meja, sudah langsung tersedia dalam keadaan masih hangat alias fresh from the oven.

    Ruangan bergaya Korea modern dengan dinding dihiasi berbagai mural bergambar aneka menu dan karakter K-Popers. Serta yang engga bisa ditemukan di tempat lain, cuma ada di Mujigae, terdapat sebuah layar besar yang menampilkan video girlband dan boyband asal negeri ginseng di salah satu sisi ruang yang selalu di update jadi lagu-lagunya engga itu-itu aja.

    Mie Ramyun Ori (Rp.39.000,-) terhidang didalam panci seperti di drama-drama Korea, menu ini berisi mie, telur, odeng, wortel dan jagung. Kuahnya kentel dengan rasa yang gurih, jadi pas diseruput tuh teksturnya creamy dan kaya rasa dilidah. Mie nya sendiri kenyal, lembut, sangat serasi dengan potongan odeng serta telur bersensasi gurih, juga sensasi jagung manis dan wortel. Cocok banget nih buat menghangatkan tubuh di saat Jakarta lagi musim hujan begini.

    Sebagai menu tambahan, saya juga pesen K-Chicken Finger Cheezy Cream (Rp.33.000,-) potongan ayam fillet berselimut tepung lalu digoreng renyah dan disiram saus keju melimpah. Karena sudah tersiram saus, jadi tekstur ayamnya basah dan empuk. Cita rasa sausnya begitu gurih, creamy dan milky. Selain dapat dijadikan sebagai menu side dish, ini sih juga cocok dijadiin lauk.

    Beef Sausage Topokki (Rp.45.000,-) engga afdol rasanya kalo ke Mujigae tapi ga cobain menu topokki. Nah makanya saya pesen salah satu menu topokki special yang ada tambahan potongan sosis dan odeng. Saus khas Korea yang mereka gunakan cita rasanya enak banget. Saya suka sama sentuhan rasa pedes, manis, sedikit asem dan creamy yang mereka sajikan. Topokki nya kenyal tapi lembut, odeng dan sosisnya gurih banget.

    Sebagai pelepas dahaga saya pilih Matcha Milk Tea Red Bean (Rp.20.000,-) perpaduan rasa matcha dengan kacang merah menciptakan suasana yang menyegarkan, manis, kaya akan pekat khas teh hijau, milky dan gurih kacang merah. Langsung luntur tuh gurih-gurih dilidah setelah minum ini, udah gitu porsinya juga gede dan tersaji didalam gelas berbentuk unik yang instagenic...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Fiesta Steak [ Sukmajaya, Barat ]

    ternyata enak, tapi kok sepi sih?...

    Akhirnya terbayar sudah rasa penasaran saya akan Fiesta Steak yang berada di mall Pesona Square. Tiap kali lewat sini, seringnya terlihat sepi pengunjung padahal tempatnya luas dan cukup nyaman. Malah area depannya terdapat mini playground untuk anak-anak, tapi ternyata masih belum mampu menarik pengunjung mall yang lebih memilih tempat lain untuk makan. Berangkat dari situ, akhirnya saya mencoba mampir dan cari tahu apa sih yang membuatnya lebih sering sepi?

    Ternyata letak permasalahnnya ada pada harga yang mereka tawarkan masih cukup tinggi untuk ukuran pengunjung mall ini, kalau di tempat lain mungkin dengan merogoh kocek sekian sudah bisa cukup untuk makan berdua, tapi disini hanya cukup untuk makan sendiri. Padahal dari segi tempat ataupun pelayanan, sudah cukup baik lho. Desain bergaya modern dengan jumlah seating table yang banyak. Beberapa meja dilengkapi kursi berlapis jok empuk berwarna merah yang cukup nyaman. Para pelayannya pun cukup responsif, informatif, cepat dan ramah. Apalagi dari segi rasa makanan, kalau dibandingkan dengan harganya, saya rasa cukup sepadan kok. Malah pernah makan steak dengan range harga lebih tinggi di tempat tapi rasanya ya biasa aja.

    Sirloin Aus Steak (Rp.92.727,-) sekerat daging Australia yang saya pesan untuk dimasak dengan tingkat kematangan medium. Tambahan mashed potato dan sayuran seperti jagung, buncis serta wortel menjadi side dishnya. Sausnya mungkin tidak ada variasi, karena saat memesan tidak ditanya mau memilih saus apa, hanya setelah disajikan ternyata mereka menggunakan black pepper sauce. Tingkat kematangan daging sesuai dengan keinginan saya, dimana masih ada bagian yang berwarna merah muda cerah, sehingga teksturnya masih empuk tapi tidak terlalu juicy. Mashed potato terasa lembut dan gurih, hanya porsinya kurang banyak. Untuk sayuran pendampingnya dingin, akan jauh lebih enak kalau tersaji dalam keadaan hangat.

    Chicken Grill (Rp.54.545,-) ukuran daging fillet ayamnya cukup memuaskan. Tersaji bersama french fries dan sayuran pendamping. Sausnya mereka menggunakan mushroom sauce, tapi memiliki cita rasa manis gurih. Daging ayam matang merata, empuk dan lembut. Untuk kamu yang menghindari daging sapi tapi masih pengen menyantap steak, menu ini cocok untuk dijadikan pilihan yang tepat.

    Thai Tea (Rp.20.000,-) karena menggunakan minuman kemasan, jadi cita rasanya ya sudah ketebak. Manis susu bercampur gula berpadu dengan sensasi teh khas Thailand, membuat makan malam kali ini jadi lebih menyegarkan. Selain itu saya juga cobain Coffee (Rp.9.090,-) yang katanya terbuat dari Nescafe. Basic kopi hitamnya engga saya coba, karena mereka menyajikannya bersama krimer dan gula sachetan, jadi saya memilih untuk mencampur keduanya lalu diaduk rata. Ternyata rasanya jadi encer, kopinya engga terlalu berasa, manisnya juga engga terlalu berasa (karena hanya menggunakan 1 sachet) dan krimernya pun engga terlalu berasa...

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Sogogi Shabu [ Beji, Korea ]

    inget ya, ini shabu-shabu, bukan grill...

    Sebelum mampir ke Sogogi Shabu, saya sempet baca beberapa ulasan temen-temen yang pernah mampir kesini. Ada yang mendapatkan pelayanan kurang mengenakan dan ada yang mendapat charge karena telah menyisakan makanan. Tapi untungnya, pas saya mampir dan cobain, pengalaman yang saya dapatkan sih tidak mengecewakan. Pelayanannya bagus, pegawainya ramah-ramah, kerjanya cepat, informatif dan yang paling penting adalah engga kena penalti karena memang makanan yang saya ambil habis tak bersisa.

    Lokasinya sendiri ada di Jalan Margonda Raya, tepat di lampu merah yang mengarah ke Jalan Juanda atau sebelah kiri jalan sejajar dengan toko kue Harvest. Dulu sebelumnya ruko yang mereka tempati ini merupakan kedai roti bakar bernama Roti Bule. Bentuk bangunan masih sama, bahkan dindingnya pun belum berubah, hanya ada tambahan beberapa mural serta logo Sogogi di beberapa bagian. Tidak seperti AYCE ramah di kantong lainnya, disini rasanya cukup nyaman, engga gerah karena AC nya masih dingin, engga ngebul, bersih dan rapi.

    Petang ini saya cobain Shabu dengan pilihan daging Premium Beef seharga Rp.89.000,- per orang dewasa, atau kalau ditambah tax jadi Rp.97.900,-. Untuk kuahnya saya pilih Japanese Kombu dan Tom Yum yang bisa free refill sekali lagi setelah tuangan pertama, karena kalau mau nambah kuah kaldu lagi, harus kena biaya tambahan sebesar Rp.5.000,-. Tapi tenang, saya sendiri engga perlu nambah kuah kok, soalnya sisa kuah tuangan yang pertama aja masih sisa, tergantung sebar-bar apa kamu makannya aja sih itu mah.

    Well, mari kita bahas soal daging. Pilihannya ada dua yaitu Rib Eye Beef yang dominan daging sama Beef Short Plate yang dominan lemak. Irisan dagingnya tipis, setipis dompet akhir bulan. Tapi tenang, karena sistemnya all you can eat, jadi tetep bisa kenyang lah, kan gampang nambah. Kualitas dagingnya sendiri lumayan, bukan yang juicy seperti di resto AYCE seharga sekian sekian, tapi juga engga yang mengecewakan. Overall oke sih buat saya mah.

    Bicara soal kuah, Tom Yum dan Japanese Kombu, sebenernya sih engga ada masalah sama cita rasa serta sensasi rasa yang terbangun, si Tom Yum tetep asem pedes nyegerin dan si Japanese Kombu tetep sedikit manis gurih. Tapi ya itu, masih kurang bold aja di lidah. Untuk saus tambahan mereka hanya menyediakan saus sambal, saus tomat, sesame soy sauce dan irisan bawang putih juga cabe rawit. Karena saya suka nyocol kalo lagi makan shabu shabu, jadi berasa ada yang kurang aja sih, kurang variatif cocolannya.

    Kalo side dish, mereka ada varian bakso, crab stick, chikuwa, tofu, aneka sayuran, nasi putih, nasi goreng, chicken karaage dan kangkung goreng. You know what? Kangkung gorengnya enak dong. Crispy gitu pas dikunyah, ga ada yang failed satupun tingkat kerenyahannya. Kalau yang lainnya sih hampir sama seperti di resto AYCE lain. Minumnya ada dua jenis, lemon tea dan green tea, saya hanya coba greentea yang lebih mirip teh manis pada umumnya, tapi cocok sebagai pelepas dahaga...

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 3.6  
    Sate RTM, Warung Sate Kambing Muda [ Kelapa Dua, Indonesia ]

    masih eksis tapi menunya banyak yang kosong...

    Sate RTM ini sebenernya udah pernah saya kunjungi sekitar bulan Juli 2016. Ternyata setelah beberapa tahun berlalu, mereka masih eksis dan mampu bertahan di tengah makin banyaknya tempat makan lain yang lebih masa kini. Desainnya masih engga berubah sama sekali. Menyulap sebuah rumah berwarna putih di bilangan RTM, Kelapa Dua, Sate RTM hadir dengan konsep rumahan yang dipenuhi meja serta kursi jadul. Meski ruang utama hanya dilengkapi beberapa kipas angin gantung, tapi suasananya tetap sejuk. Di halaman samping terdapat beberapa set meja berpayung besar, khusus untuk smoking area.

    Sate Ayam (Rp.25.000,-) terdiri dari 10 tusuk per porsi, jadi lumayan banyak dan emang udah ukuran standarnya sate. Potongannya berukuran sedang, jadi pas banget saat digigit. Sama sekali engga ada lapisan lemak, jadi enak dan saya ga perlu repot misah-misahin antara daging sama lemak karena saya ga suka sate berlemak. Tingkat kematangannya pas dengan bumbu kacang yang sangat halus jadi tekstur kacangnya lembut dilidah. Untuk harga sekian, menurut saya sih worth it banget.

    Es Sirup Pisang Susu (Rp.10.000,-) segelas minuman yang terbuat dari sirup pisang susu dengan tambahan susu kental manis cair biar makin asoy. Warnanya yang merah berubah menjadi pink saat lapisan SKM nya diaduk dan tercampur rata. Rasanya manis dan cukup nyegerin, cocok banget sih sebagai pelepas dahaga, terlebih saya memang lagi haus-hausnya habis ngegym malem-malem. Sebagai catatan tambahan, sayang banget menu banyak yang kosong, jadi kurang variatif gitu...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.6  
    Adiksi Kopi Station [ Kelapa Dua, Minuman ]

    bikin nagih ga nih?...

    Adiksi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan sebuah kata benda yang berarti kecanduan atau ketergantungan secara fisik dan mental terhadap suatu zat. Berangkat dari situ, Adiksi Kopi Station hadir dalam rangka menyebarkan candu akan kopi sederhana yang enak, murah tapi engga murahan. Berlokasi di salah satu sudut Jalan RTM, Kelapa Dua, Depok, Adiksi memanfaatkan sebuah ruko mungil dengan konsep minimalis. Paham akan kebutuhan yang beragam, jadi mereka membagi dua ruangan yaitu untuk smoking dan non smoking.

    Malam ini saya mencoba salah satu minuman pamungkas mereka yang diberi judul Es Kopi Adiksi (Rp.15.000,-) minuman ini terbuat dari campuran espresso + susu + aren. Espresso nya hadir dengan kesan seduh manual yang kental, jadi seperti masih ada sisa-sisa serbuk bubuk kopi yang menyapa lidah saat menyesapnya. Level enaknya, menurut indera pengecap saya, masih yang medium low sih. Meskipun begitu, saya tetep acungi jempol karena minuman ini memiliki karakternya sendiri.

    Selain minuman dengan sentuhan kopi, saya juga mencicipi jenis lain yaitu Susu Tiramisu (Rp.15.000,-) tapi sayang dari seruputan awal, rasanya udah kemanisan yang justru menenggelamkan unsur susu juga tiramisunya. Mungkin akan jadi lebih seru kalo level manisnya diturunin dan porsi susunya dikuatin lagi, biar lebih seimbang saat dinikmati...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.4  
    Thirsty & Hungry [ Kemang, Kafe ]

    seenak dan secozy itu...

    Skateboard, permainan papan seluncur dengan empat buah roda kecil yang membuatnya mampu melaju dengan seru di bahu jalan, trotoar bahkan tangga ini menjadi sarana bermain bagi beberapa kalangan terutama anak-anak di usia remaja. Tak banyak arena khusus dengan track-track melengkung atau terjal yang dapat memfasilitasi permainan ini di Jakarta. Tapi salah satu sudut Kemang, tepat di belakang Gedung Aksara, terdapat sebuah skatepark yang diberi nama Twilo. Merupakan hal menarik bagi para skateboarders tentunya bisa bermain dan menghabiskan waktu berseluncur disini bareng temen-temen pecinta skateboard.

    Lelah setelah seharian bermain skateboard, kamu ga perlu kemana-mana lagi buat cari tempat beristirahat sekalian mengisi perut, soalnya disitu udah ada Thirsty & Hungry yang siap memanjakan lidah serta menghapus dahaga kamu nih. Bangunan mirip sebuah hanggar yang terbagi manjadi dua lantai dimana lantai bawah digunakan sebagai dapur sedang lantai atas khusus untuk seating area. Sebuah tangga berbentuk semi amfiteater, selain berfungsi sebagai akses menuju lantai atas, juga dapat dijadikan tempat duduk sambil menikmati pemandangan skateboarders yang sedang memainkan papan-papan seluncurnya.

    Masuk ke ruang makan utama di lantai dua, saya bilang suasananya tuh asyik banget. Sesuai dengan umur-umur para skateboarder yang masih remaja, ambience yang diangkat engga seberat atau sekaku meski desainnya bergaya modern minimalis. Sentuhan industri, floral dan beberapa lukisan mural di salah satu sisi ruang, membawa kesan artistik sekaligus instagenic yang tampak begitu menarik. Sebagian dinding ruang bermaterial fiberglass, sedang sebagian lagi bermaterial kaca, jadi mereka tak butuh banyak penerangan saat siang hari. Meja kursi berbahan dasar kayu, menambah kuat kesan alami yang sudah disampaikan melalui pot-pot tanaman hias dibeberapa sudut ruang.

    Chicken Popcorn (Rp.30.000,-) dan Fries with Cheese Sauce (Rp.30.000,-) menjadi menu starter saya bareng temen-temen foodie petang ini. Potongan ayam fillet berbalut tepung renyah ini pas banget untuk dilahap sekali suap. Teksturnya crispy dengan cita rasa asin gurih. Cocolan mayo memberi sentuhan creamy saat dimakan bersamaan. Nah kalo Fries with Cheese Sauce nya kaya akan sensasi basah dari saus keju dan selembar keju yang meleleh. Soal rasa, otomatis ngeju banget sih ini, secara ada tambahan keju lelehnya juga selain saus keju.

    Twilo Burger (Rp.50.000,-) brioche bun, double cheese & chipottle mayo. This is one of the best burger in town. Saus chipotle yang merupakan cabai asap khas Meksiko, membawa sensasi pedas gurih yang masih sangat sopan saat menyapa lidah. Lapisan keju berlapis gandanya menggoreskan garis-garis cheezy nan meleleh dimulut saat mengunyahnya. Beef patty yang tebel, empuk dan kerasa gurih karena diolah menggunakan daging pilihan. Tekstur rotinya lembut dengan sedikit sentuhan rasa manis yang menyapa lidah pelan-pelan. What a combination.

    Hungry Burger (Rp.70.000,-) brioche bun, double patty, american cheese, beef bacon, lettuce, caramelized onion & bbq sauce. Kalo yang sebelumnya udah meledak-ledak dimulut dengan sensasi keju leleh melimpah ruah, kali ini lidah saya dimanjakan dengan tumpukan daging tebal karena berisi bukan hanya satu melainkan dua lapis sekaligus. Apalagi ada tambahan beef bacon juga, jadi terasa makin daging banget lah. And you know what? I really love its caramelized onion inside, it taste so damn good. Saya suka banget sensasi manis karamel dari si bawangnya yang melimpah dan pecah dimulut, PERFECT.

    Chicken Burger (Rp.45.000,-) brioche bun, fried chicken thigh, american cheese, tar tar sauce, ice berg lettuce & tomato. Setelah bener-bener terbuai dengan dua jenis burger berisi daging sapi, sekarang saya mencoba burger dengan isian olahan daging fillet ayam yang digoreng berlumur tepung hingga renyah. Ayamnya empuk, tebel, garing, ditambah sensasi selada juga tomat, membuat burger ini terasa gurih sekaligus menyegarkan. Gurih-gurih enyoy lah pokoknya.

    Nah kalo tadi udah kenyang dengan aneka burger berisi protein hewani, kali ini ada menu burger terbaru mereka yang berisi protein nabati bernama Mushroom Burger. Jadi patty-nya diganti sama jamur yang diolah sedemikian rupa sehingga membuat rasanya menjadi gurih sekaligus manis. Enak ga sih burger isi jamur? Hahahaha jangan tanya, kokinya pinter banget masaknya, jadi bikin si jamur engga berasa jamur, justru mirip daging. Cocok nih buat kamu tim vegan yang kangen makan burger.

    Selain burger, saya juga coba dua jenis rice bowl mereka, yaitu Loco Moco Butter Rice & Egg (Rp.55.000,-) dan Nasi Brisket Sambal Matah (Rp.55.000,-) kalo si Loco Moco tuh bertekstur creamy, bercita rasa gurih dengan paduan butter rice yang asin serta sensasi oily nya juara. Sedangkan Nasi Brisket Sambal Matah nya langsung mengacak-ngacak lidah dengan sensasi pedas yang engga sembarangan alias seger banget. Pedesnya tuh ga nanggung-nanggung tapi juga engga yang langsung bikin nyegrak saat disuap. Ah keren sih ini mah, udah gitu brisketnya juga empuk banget lagi, jadi makin asoy geboy gedebug enjoy deh.

    Sebagai pelepas dahaga, saya pesen Thirsty Ice Latte (Rp.28.000,-) es kopi yang rasanya engga maen-maen, engga nyangka aja sih kalo restoran burger bisa nyediain kopi yang seserius ini. Kopinya tebel, tapi masih seimbang dengan takaran susunya, jadi memberikan sensasi creamy dari awal hingga akhir seruputan. Keren sih. Selain itu ada juga pilihan minuman lain yang engga kalah seger, seperti Ice Lychee Tea, Ice Thai Tea, Peach Mojito, Raspberry Mojito & Lemon Soda (@Rp.25.000,-) so guys, buat kamu yang suka skateboard dan doyan makan burger, tunggu apa lagi?! Langsung aja meluncur ke daerah Kemang, dan cobain sendiri Thirsty & Hungry...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    Socius Coffee House [ Fatmawati, Kafe ]

    kecil-kecil cabe rawit...

    Kecil-kecil cabe rawit, itulah kalimat yang sangat pas untuk menggambarkan Socius Coffee House yang berada di daerah Cipete. Lokasinya agak ngumpet tepat disebrang sebuah sekolah berbau Perancis yang saya sendiri lupa apa nama dan cara penyebutannya. Gerainya berada di sebuah lokasi yang terdapat dua tempat nongkrong lain sekaligus, yaitu Muara dan Tjwan.

    Bangunan terbilang mungil, tapi memiliki fasilitas lengkap. Ada barista area, seating table indoor, smoking area dan beberapa sudut berfoto yang cukup instagenic. Permainan warna didominasi oleh warna-warna gelap seperti hitam dan abu-abu, serta warna putih. Pelayanan disini sangat ramah dan bersahabat, jadi berasa sangat diperlakukan layaknya teman. Pertahankan yah guys, karena itu tuh keren.

    Mereka punya menu es kopi susu yang diberi nama Socio Latte (Rp.20.000,-) beda dengan es kopi susu era milenial yang pernah dan masih hits sampe sekarang, Socius justru menyuguhkan cita rasa lain yang lebih menonjolkan karakter espresso dan susunya dari pada manis dari gula. Bukan berarti engga manis, masih berasa juga kok sentuhan manisnya hanya memang agak tipis. Socio Latte ini sangat konsen ke unsur kopi yang smooth dan susu yang gurih, that’s it.

    Selain es kopi susu tadi, sayapun mencoba segelas Cafe Latte (Rp.25.000,-) yang disajikan didalam medium rock glass. Sebagai turunan kopi, perbandingan unsur espresso dan susunya hampir seimbang, tapi masih agak sedikit lebih dominan milky-nya, karena memang begitulah Cafe Latte seharusnya. Hanya karena lebih berasa susu, bukan berarti komponen kopinya hilang, mereka masih hadir dengan karakter cenderung asam.

    Setelah berseluncur bebas dengan minuman hasil racikan kopi dengan susu, saya pun nyicipin pesanan teman yaitu Filter Coffee (Rp.35.000,-) yang kali ini menggunakan beans dari Brazil. Sebagai negara penghasil kopi terbesar didunia, biji asal Brazil ini langsung meledakan sensasi rasa asam yang begitu menyegarkan setelah saya menyesapnya. Bukan hanya itu, minuman ini pun kaya rasa buah, jadi kebayang dong gimana kuat unsur-unsur magic didalamnya. Petjah gaes.

    Minuman terakhir yang saya coba dan bukan berarti yang paling lemah adalah Choco Monkey (Rp.25.000,-) terbuat dari cokelat dan tambahan susu serta sirup pisang, minuman ini surprisingly enak banget. Memiliki tingkat kekentalan yang creamy saat diseruput, paduan rasa cokelat, milky dan pisangnya begitu lembut serta menghasilkan cita rasa yang sempurna. Apalagi dengan harga jual relatif terjangkau, jadi kok ya minuman ini sangat worth it...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.0  
    Bake-a-Boo [ Fatmawati, Kafe ]

    enak enak ternyata...

    Tepat berada di sekitar Stasiun MRT Cipete, Bake a Boo membuka sebuah gerai mini yang marketnya lebih banyak dari ojek online atau grab and go. Karena dilihat dari segi lahan yang terbatas, mereka hanya menyediakan beberapa tempat duduk sederhana bermaterial kayu sekedar untuk menunggu pesanan dibuat atau minum di tempat beberapa saat saja. Bukan hanya menjual minuman, terutama es kopi susu, Bake a Boo disini juga menyediakan beberapa varian gelato, cemilan dan beberapa snack dalam kemasan.

    Es Kopi Susu Medium (Rp.18.000,-) engga nyangka kalo Bake a Boo punya minuman yang secakep ini. Perpaduan antara kopi, susu sama gulanya tuh sempurna, sehingga menghasilkan rasa manis, pekat, creamy sekaligus nyegerin yang cocok dengan selera saya. Apalagi dari segi harga juga sangat bersaing alias berada diposisi rata-rata minuman sejenis yang ada di pasaran.

    Iced Ube Taro Latte (Rp.24.000,-) minuman non kopi ini tampil menggoda dengan warna ungu lembut yang cerah. Sentuhan rasa yang menyapa lidah adalah manis khas taro dengan unsur susu gurih yang cenderung medium dan menyegarkan. Kalo lagi engga suka ngopi tapi pengen tetep nongkrong disini, ini bisa jadi pilihan menarik yang enak untuk dinikmati.

    Donat Mesis (Rp.9.000,-) dan Donat Gula (Rp.8.000,-) cemilan yang membuat foto minuman jadi semakin instagenic. Tekstur adonan donatnya empuk dan cukup mengembang dengan baik. Untuk donat gula terasa manis dan lebih fluffy pas digigit, beda dengan yang mesis agak lebih padat. Tapi secara keseluruhan saya suka kedua donat di Bake a Boo, soalnya engga terlalu berminyak...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.4  
    Belly Bandit [ Bintaro, Barat ]

    makan burger didalam taman tersembunyi...

    Sekitar akhir Oktober 2019, Belly Bandit berekspansi ke daerah Bintaro (yang sebenernya engga Bintaro-Bintaro amat, karena masih deket sama Pondok Indah) yaitu di Jalan Deplu, satu lokasi dengan Yamalu. Hadir dengan konsep rumah kaca ramah lingkungan, Belly Bandit terasa begitu nyaman sekaligus sejuk karena dikelilingi oleh pepohonan alami yang cantiknya bukan fatamorgana. Meski areanya tidak begitu luas, tapi saya sangat betah berlama-lama disini karena terkesan homey.

    Permainan kursi rotan serta meja kayu yang dilengkapi bantal bantal empuk siap peluk di tiap setnya menjadi singgasana sederhana yang mampu bikin betah berlama-lama. Barisan kursi bar yang menghadap kearah taman luar pun tak kalah cantik karena disuguhi pemandangan hijaunya mini garden yang sudah jarang kita temukan di Jakarta. Cocok buat dijadikan sebagai tempat menikmati santap siang di akhir pekan bersama teman, keluarga ataupun orang terkasih nih.

    Loaded Bandito (Rp.45.000,-) sekeranjang tater tots yang disajikan bertabur minched beef dan jalapeno, lalu disiram keju leleh. Sebagian teksturnya masih renyah dan sebagian lagi berubah empuk karena tersiram keju leleh. Rasanya otomatis cheezy, gurih, pulen dan kaya akan sensasi sedikit asam menyegarkan yang berasal dari jalapeno. Must try starter.

    Truffle Mushroom Burger (Rp.68.000,-) roasted mushroom, beef patty, truffle aioli, crispy parmesan cheese. Burger dengan isian beef patty tebal, setebal dipenampakan foto saya yang dilapisi keju parmesan panggang renyah dan siraman minyak beraroma jamur truffle. Tekstur beef patty nya jangan ditanya, empuk banget kaya mentega, ditambah crispy dari keju parmesan yang cuma ada disini, membuat burger ini terasa gurih pake banget. Aroma harum truffle oil nya begitu kuat, tapi engga mengganggu sama sekali, meskipun saya ini bukan penyuka truffle.

    Garden Burger (Rp.65.000,-) sweet potato and quinoa as patty, vegetable cuts, fresh avocado with spicy tomato jam. Mau burger sehat tapi tetep nikmat? Ya pesen ini ajalah. Kenapa dibilang sehat? Soalnya patty nya sendiri engga mengandung daging sapi sama sekali, tapi terbuat dari ubi ungu yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan rasa manis gurih yang sempurna. Tambahan irisan alpukat, jamur dan bawang bombay makin memperkaya cita rasa menjadi lebih menyegarkan saat disantap. Ini enak, unik dan salah satu yang terbaik.

    Korean Mob (Rp.68.000,-) fresh kimchee, spicy sesame coleslaw and gojuchang bbq sauce. Kalo penggemar K-Pop pasti bakalan suka burger yang satu ini deh. Isiannya ada kimchee diantara dua lapisan roti serta daging. Secara mengejutkan, cita rasa kimchee yang biasanya ngagetin dengan ledakan asem ga karuan, tapi disini kok bisa enak ya?! Asem kimchee nya cocok banget dilidah, engga yang ngeganggu gitu dan malahan mampu membentuk sebuah rasa baru yang sedikit pedas serta gurih. Para pengabdi Red Velvet, Blackpink atau BTS, wajib cobain sih ini mah.

    And the last but not the least, ada Bandit Dog (Rp.45.000,-) beef saussage, spicy mayo with crispy onion bits. Kalau tadi udah kenyang sama menu burger, kali ini saya berganti haluan ke hotdog. Rotinya tuh lembut banget mirip bahan beludru. Taburan crispy onion yang melimpah diatasnya memberikan sensasi krenyes-krenyes yang asyik banget.

    Lemonade Lychee (Rp.35.000,-) minuman menyegarkan yang diracik dari paduan jeruk nipis, leci dan tak lupa ada buah leci segarnya juga. Sebagai peluntur sensasi gurih dilidah, Lemonade Lychee ini bener-bener pasangan yang sangat se-ra-si. Rasa asem-asem seger dari lemonade, ketemu sensasi manis dari leci, menciptakan rasa asem manis yang menyegarkan...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 3.0  
    Oppa Corndog [ Beji, Barat ]

    corndog nya enak, tempatnya lusuh...

    Akhirnya mampir juga nih di Oppa Corndog setelah sebelumnya cuma pesen melalui ojek daring. Tempatnya tuh dulu sebuah kedai bernama Baperin, tapi sekarang diganti sama si Oppa Corndog ini. Mereka mengisi sebuah ruko tiga lantai dimana lantai bawah diisi oleh smoking area sekaligus sebagai ruang tunggu abang-abang ojek online. Sebelahnya dengan sekat kaca, ada ruang kasir dimana kita bisa memesan untuk take away ataupun dine in.

    Lantai dua dan tiga merupakan seating area yang berpendingin udara. Konsep mereka lebih ke lesehan sih, jadi harus lepas sepatu atau sendal kalo mau duduk disini. Sayang banget segala yang ada di lantai dua maupun tiga udah kurang terawat, jadi banyak yang terlihat lusuh jadi kurang sedap dipandang. Padahal konsepnya sih udah yang gaul dan masa kini gitu, cuma ya jadi kurang kece kalo maintenance nya buruk.

    Corndog Mozza Rainbow Banana (Rp.18.000,-) jadi corndog ini diisi sama lapisan keji mozarella warna warni kaya pelangi terus dibungkus pake tepung roti dan terakhir dicelupin ke saus rasa pisang. Teksturnya renyah, empuk dan ada chewy-chewy nya. Untuk kejunya gurih dan lumayan royal, tapi saus pisangnya agak kemanisan menurut saya.

    Corndog Chocomaltine (Rp.15.000,-) kalo yang ini isiannya keju mozarella biasa, lalu diselimuti tepung roti dan terakhir diolesi selai chocomaltine yang banyak. Teksturnya renyah, empuk, chewy dan kaya akan sensasi kres kres. Rasanya perpaduan antara cheezy dan cokelat yang manisnya bikin saya merem melek keenakan. Menurut saya sih Corndog Chocomaltine nya mantul.

    Greentea (Rp.15.000,-) minuman ini terbuat dari susu cair dan olahan teh hijau. Sebelum diseruput sebaiknya diaduk rata terlebih dahulu supaya komponennya tercampur dengan baik dan rasanya jadi sempurna. Bicara kualitas, minuman ini sih cenderung biasa aja, bukan yang engga enak, tapi ya bukan juga yang enak banget. Susu sama greentea nya manis, tapi engga terlalu kentel dan creamy...

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.