Penasaran dengan resto ini dari mereka buka. Tahun lalu sempat viral dengan eksterior resto yang totalitas banget dekor Christmasnya sampai ramai dijadikan spot foto2. Tahun ini di bulan suci Ramadan dekornya Middle East vibes banget, sampe ada onta di atas atapnya lo😁 Resto ini terdiri dari 2 lantai tapi saya ga sempat ke lt.2 karena lagi full. Menunya tidak banyak pilihannya selain makanan berat tersedia juga pilihan snack traditional Indonesia. Saya order : *Nasi Gudeg Koyor (60k+) – saya order tanpa koyor. Porsi nasinya ga terlalu banyak tapi berimbang dengan lauknya. Lauknya termasuk gudeg, opor ayam suwir, krecek, telur pindang. Tipe gudegnya basah yang saya suka dan bukan gudeg yang manis banget. Saya juga request kuah opornya dibanyakin jadi nasinya agak basah. Enak juga.
*Bakso Mas Cikatomas (40k+) – basonya cukup kenyal dan berasa dagingnya. Kaldunya enak dan gurih. Yang kurang cocok kayaknya kerupuknya aja deh karena jadi alot kalau sudah terkena kaldu. Ini agak pedes karena ada irisan cabenya. Jadi kalau tidak mau pedes request jangan pake cabe.
*Wedangan Seruni (20k+) – semacam wedang uwuh tapi komponennya ga banyak terlihat hanya ada jahe, sereh saja. Minuman herbal yang menghangatkan badan. Disediakan gula batu untuk yang ingin rasa minumannya lebih manis.
Sejujurnya kesini ya tentu karena Christmas vibe nya yg wow. Kebetulan ini nemenin Mamaku Dan yg reservasi temennya, karena asli nya susah Dan full banget.
Makan gudeg koyor dan coba spaghetti brule nya. Jujur b aja sih ga Se enak itu. Tapi ya disini service bagus tempat nya estetik jadi pasti rame.
Tanggal kunjungan: 30 Desember 2024 Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
Saya pertama lihat gudeg ini mulai muncul di instagram. Saya cek dimana-mana sepertinya tidak terkenal. Seiring berjalannya waktu sepertinya banyak artis dan pejabat yang makan disini. Dari menu nya pun saya penasaran untuk coba karena memang suka gudeg. Akhirnya hari ini coba, walaupun harus pandai cari tempat parkir akhirnya masuk. Ternyata tempatnya unik dan walaupun dari luar terlihat kecil tapi ternyata ada banyak ruangan dengan dekorasi cantik. Ada lantai diatas juga. Untuk menunya saya karena banyak berminat akhirnya tunjuk-tunjuk semua. Untuk menu yang jarang adalah koyor dan tulang muda dan semuanya enak. Harga saya tidak mau lihat lagi karena untuk pengalaman. Waktu bayar memang mahal tapi masih dalam batas wajar karena memang semuanya enak. Waktu mau bayar ada lihat pastel dan otak-otak jadinya coba lagi dan enak.
Tanggal kunjungan: 13 September 2024 Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000