@umakopi ini salah satu hidden gem di Jakarta Selatan juga menurutku. Walaupun masih ada di pinggir jalan tapi ketika masuk bisa buat suasana yang tenang, berbanding terbalik dengan ramainya Jakarta.
Coffee shopnya spacenya kecil dan soon akan diperbesar sebelahnya untuk smoking outdoor dan area indoornya.
Menu yang ditawarkan disini juga menarik semua. Kopinya enak, non kopinya juga enak. Kalau makanan ringan cobain dimsum! dan kalau laper banget bisa mampir ke resto sebelahnya.
Wifi juga aman, playlist musik bagus. Keramahan barista? Ga perlu ditanyakan lagi.
@umakopi ini salah satu contoh coffee shop yang bisa memperbaiki mood kalian.
Tanggal kunjungan: 27 Maret 2021 Harga per orang: < Rp. 50.000
Sepiiiii banget! Kesini pas hari sabtu siang loh, tempatnya kecyil banget seperti dijudul yah suasananya dingin bangettt nah sayangnya tetep aja kurang enak untuk berame2 chit-chat sama temen2. Untuk kopinya sangat murce 20k aja segelas kopi susu sugihnya enakkkk dan untuk smoking room dan toiletnya harus keluar dulu ke sebelahnya masuk lewat bubur sanki, butuh effort si bund hemm untuk foto2 didepannya ok banget iconic!
Instagram: @atharyanto
Tanggal kunjungan: 26 Desember 2020 Harga per orang: < Rp. 50.000
Lagi melipir ke arah Gandaria, melihat kedai kopi imut ini. Pas masuk... waaah.... Baristanya ternyata yang nyambut di parkiran tadi hahaha Lupa nanya namanya.
Saat masuk disuguhkan dengan berbagai macam benda-benda retro, klasik, ikonik gitu. Vinyl beserta alatnya tertata di meja sebelah kanan. Menunya pun ditulis di dinding kaca. Unik memang.
Lalu pesan Hot Cappucino seharga 25K Wah enak nih. Jarang sih setahu gue untuk bisa dapat cappucino seharga 25k di kawasan selatan Jakarta. Rata-rata mereka membandrol harga di atas 30 ribu. Mantap.
Menu yang dipesan: Cappuccino
Tanggal kunjungan: 01 September 2020 Harga per orang: < Rp. 50.000
Di jaman yang lagi heboh banget sama olah raga sepeda, coffeeshop pun juga jadi banyak yang buka lebih pagi, yang salah satu tujuannya biar para gowesers itu bisa ngopi disela-sela sepedahannya. Salah satunya di Uma Kopi yang bisa dibilang baru ini.
Karena Uma Kopi bukanya pagi, dan ketika gue dateng pun, udah ada pada pesepeda yang lagi ngaso sambil ngopi dan ngobrol-ngobrol seru. Di Uma Kopi ini emang tempatnya mungil banget, dan emang terbatas banget mejanya, tapi suasananya itu loh yang bikin ngopi disini bisa berasa santai.
Disini gue mesen Hot Cappuccino, yang espressonya cappuccino di Uma Kopi begitu lembut dan lumayan bold, dan cenderung acid. Tapi biar makin seru susunya ini juga susunya juara banget. yaa ga mungkin gue bilang merknya dong ya.
Gue juga nyobain Americano nya Uma Kopi, americano nya disini juga sama-sama lembut. Ada sisi tegasnya si espresso, alias sedikit spicy. Tapi dikit aja sih. Dan gue suka banget americanonya ini karena emang ringan sih kopinya.
Selain kopi, disini juga ada pastry, dan gue milihnya Cinnamon Rolls. Seonggok adonan kue yang digulung lalu dipanggang ini, teksturnya lembut. Meskipun ga selembut kapas, Cinnamon Rolls ini emang cocok banget buat jadi temen kopi. Apalagi si bubuk cinnemonnya ini juga lumayan banyak. Tapi kalo ga pengen pastry, bisa mesen makanan di sebelah loh.
Dari depan sih ga begitu kelihatan ini coffee shop karena kecil dan kelihatan pintu saja. Dia tepat ada di sebelah Sanki.
Tempatnya pas masuk emang ga begitu besar tapi bagus dan cozy.
Aku di sini hanya pesan ice monjeeberry squash. Campuran dari fresh lemon squash, mojito, strawberry flavored syrup and selasih. Ini aku pesan versi yang bisa pakai teh. Agak lupa juga. Overall minuman ini menyegarkan.
Selain minuman ada beberapa pilihan kue dan donat di display mereka.
Tanggal kunjungan: 09 Agustus 2020 Harga per orang: < Rp. 50.000