Foto Profil Ika Nurhayati

Ika Nurhayati

671 Review | 422 Makasih
Alfa 2019 Level 15
Steak Kopi Bakmi Pizza Pasta Dessert
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Rating
  • 4.8  
    1/15 One Fifteenth Coffee [ Gandaria, Kafe ]

    Iced Latte Paling Favorit

    So far iced latte 1/15 ini adalah yang paling favorit buat saya. Mau iced latte biasa - di sini judulnya iced white latte - atau dengan flavor kayak hazelnut, tetap suka. Sayang kafe ini jauh dari area kerja dan main saya, kalau enggak salah ada gerainya di Sudirman tapi minus tempat hang out, sementara buat saya mengopi itu = hang out.

    Sayangnya lagi saya belum pernah tanya biji kopi yang digunakan untuk minuman latte. Yang pasti iced latte yang saya minum, tanpa gula, menghasilkan jejak rasa fruity yang enak dan wangi. Jadi enggak heran kalau akhir pekan kafe ini ramai banget. Untungnya sekarang sudah direnovasi, sehingga sedikit tambah luas dan terang dibanding 2 tahun lalu. Tapi yang datang juga tambah banyak, saya mah enggak terganggu dengan suasana ramai asal kopi yang tersaji enak dan tiap mejanya cukup berjarak. Untuk area parkir, ada tapi masih terbatas.

    Untuk makanan saya jarang coba, tapi quiche di etalase makanan recommended! Saya makan chicken mushroom quiche, lembut dan gurih, dan untuk 57.500 rupiah sudah dilengkapi dengan selada yang benar-benar segar. Wow harganya setengahnya toko pastry asal Prancis itu. Sampai saya pesan takeaway juga.

    Satu lagi yang saya senangi, pelayanannya ramah dan cepat, termasuk untuk mengemas pesanan takeaway.

    Menu yang dipesan: Iced white latte, Chicken Mushroom Quiche

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Kopi SANA [ Wijaya, Kafe ]

    Es Kopi Hitam Cinnamon dan Spinach Quiche

    Sebenarnya saya enggak cocok dengan es kopi sana yang hit itu. Tapi kenapa saya tanpa ragu akhirnya kasih poin bagus, selain sudah menemukan kopi favorit di sini, juga suka banget sama cabang di Kemang ini.

    Tempatnya tidak seberapa luas, tapi cute, pewe, dan bersih. Jadilah Sana Kemang salah satu tempat favorit buat menumpang kerja. Pertama pesan es kopi hitam sana kelapa, kedua es kopi hitam cinnamon. Dan saya suka banget yang kedua, yang pakai ekstrak kayu manis. Campuran kayu manis ini melembutkan sedikit rasa kopi hitam khas Sana. 

    Ada beberapa jenis camilan juga, manis maupun gurih. Saya coba macaroni dan spinach quiche, yang harganya di kisaran 20-25 ribu. Suka banget spinach quiche! Potongannya besar dan berdasarkan harga serta rasa, ini spinach quiche terbaik yang saya makan. Isinya cukup banyak, tapi yang paling saya suka itu pastry-nya sangat buttery dan sedikit rapuh.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Momo Paradise [ Thamrin, Jepang ]

    Shabu-shabu dan Sukiyaki Termantap di Jakarta

    Resto shabu-shabu dan sukiyaki terbaik di Jakarta, IMHO. Tidak hanya menyediakan makanan berkualitas, yang terpenting menggunakan bahan yang halal, termasuk kuah yang didatangkan langsung dari Jepang. Lebih mengesankan lagi, tidak sekadar no pork/no lard/no mirin/no sake, tapi juga no MSG. Makanya senang ketika Momo Paradise membuka restoran ketiga di Jakarta di tengah kotanya, yakni di Plaza Indonesia.

    Momo Paradise menawarkan 3 macam paket AYCE untuk dinikmati selama 90 menit: US Beef Package, Wagyu Package, dan Premium Wagyu Package. Saya dan teman-teman memilih paket premium, karena jelas paling lengkap dong, dengan isi dari daging US chuck eyeroll, US short plate, wagyu bolar blade, wagyu brisket, sampai wagyu chuck eyeroll.

    Tidak percuma judulnya premium. Dari warnanya terlihat setiap potong dagingnya segar, tebal tapi mudah dikunyah, juga potongannya konsisten karena per piring dipastikan beratnya 100 gram. Daging ala US saja enak dan juicy banget, apalagi yang jenis wagyu terutama wagyu chuck eyeroll yang sangat lembut.

    Satu paket dilengkapi dua macam kuah dari empat macam yang tersedia: shabu-shabu, sukiyaki, spicy miso, dan premium mushroom. Karena kami datang beramai-ramai, kami bisa mencicipi semua kuah itu. Saya selalu suka mencelupkan daging ke kuah premium mushroom yang wah dan pekat. Sup premium mushroom ini disandingkan dengan saus oil dan shoyu dare (sweet soy).

    Nah karena di kebanyakan resto Jepang shoyu mengandung mirin, tak puas-puas rasanya saya mencocol daging ke dalam saus ini. Bahkan side dish berupa aneka sayuran, seafood tofu yang lembut, sampai japanese chicken ball ikut saya celupkan ke dalam shoyu dare. Oh ya di Momo Paradise tidak ada side dish berupa gorengan ya, karena selain menawarkan hidangan yang lebih sehat, tujuannya agar kelezatan rasa daging tidak terkontaminasi rasa minyak.

    Satu lagi sup favorit saya adalah sukiyaki, yang terbuat dari campuran konbu dan kaldu ayam. Rasanya gurih tapi tidak berlebihan, karena tanpa MSG itu. Celupkan daging sebentar saja ke dalam kuah sukiyaki, kemudian segera balur dengan telur omega 3 segar, saus pasangannya sukiyaki. Jangan khawatir amis, justru campuran telur ini meningkatkan cita rasa daging. Super yum!

    Sebagai hidangan penutup, ada es krim dan mochi. Saya paling suka es krim rasa lemon—selain itu ada rasa ogura dan vanilla with choco chips—karena rasanya yang manis asam, segar banget! Mochi rasa pandan dan ogura juga patut dicoba sekalian, teksturnya lembut banget.

    Momo Paradise satu ini, meski bertempat di dalam pusat perbelanjaan, lebih luas daripada outlet kedua di Senopati. Ada dua ruangan privat yang bisa digunakan untuk acara khusus. 

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.6  
    Karena Rasa [ Bekasi Selatan, Kafe ]

    Karena Rasa Tidak Pernah Bohong

    Karena rasa tidak pernah bohong. Karena Rasa bukan sekadar ikut-ikutan meluncurkan minuman kopi dalam kemasan 1 liter. Tapi rasa minuman yang ditawarkan, baik kopi maupun cokelat, memang premium. Enggak rugi deh saya pesan jauh-jauh dari lokasi kedai kopinya di Bekasi, apalagi suka ada promo.

    Oke saya mau cerita soal rasa kopi susu bercerita keluarga dan cokelat bercerita keluarga, yang memang enak dinikmati bersama keluarga. Kopi susu bercerita keluarga ini termasuk kopi susu favorit saya. Kopi yang isinya perpaduan espresso, susu, dan gula aren ini rasa kopinya medium dengan rasa gula aren yang buat saya enak banget—jaranglah saya sampai memuji faktor gula—tapi tidak kelewat manis. Semua komponennya terasa tapi tidak beradu, menjadikan kopi susu ini ideal untuk menjembatani berbagai selera.

    Lalu cokelat bercerita keluarga, ya maaf juga bukan bermaksud berlebihan kalau saya bilang ini juga enak banget. Cokelatnya terasa premium, tebal dan dominan dalam minuman ini. Saya suka karena rasa cokelatnya sangat menonjol, jadinya cokelat bercerita keluarga ini tidak bikin enek.

    Ah sayang letak Karena Rasa lumayan jauh dari rumah saya. Untungnya zaman sekarang, kirim apa saja ke mana saja gampang. Minuman 1 liter/500 ml ala Kedai Kopi Karena Rasa bisa dipesan via beberapa aplikasi. Minuman tiba di rumah saya, yang jaraknya puluhan km dari kedai, dalam keadaan segar dan dengan kemasan aman plus rapi. Oh yaa Karena Rasa juga jual camilan kayak pastri, tapi belum saya coba.

     


    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.6  
    Canabeans [ Bintaro, Kafe ]

    Pan-Seared Fillet Mignon, Must-Try

    Dari Alam Sutera, Canabeans membuka kafe kedua di kawasan Bintaro. Letaknya di lobi apartemen tapi cukup luas, menampung sekitar 40 pengunjung. Tiap sudutnya ditata cantik dan nyaman dengan perabot plus bahkan pernak-pernik berbeda, termasuk salah satunya berhias neon sign bertuliskan "can-I-be your date".

    Bagian yang saya suka itu bar kopinya. Mengambil posisi di tengah, berbentuk kotak dengan aksen jendela kaca kotak-kotak di depan serta samping kanan dan kiri, bar kopi menyerupai kedai kopi di dalam kedai kopi. Cool!

    Akan tetapi yang juga saya suka, makanan di Canabeans enggak kalah enak dengan kopinya. Makanan di sini lengkap, enggak cuma ada camilan dan cake, tapi juga ada makanan berat ala Indonesia, sampai Barat.

    Saya langsung jatuh cinta sama tuna rye salad (45 ribu). Tunanya cukup banyak dan enggak amis, seladanya segar dan tambah segar rasanya dengan saus lime mayonnaise. Sausnya pakai campuran sedikit nanas dan mangga, paslah sensasi manis segar dari selada dan sausnya beradu dengan tuna yang gurih.

    Deep fried ube stick (35 ribu) jadi appetizer yang unik. Porsinya buat sharing, potongan ubi ungu lembut terbalut adonan tepung renyah ini terhidang berlumur saus buah naga. Tidak hanya warnanya cantik, rasa saus yang manis tapi tidak berlebihan itu meningkatkan cita rasa stik ubi yang manis gurih.

    Tercantum dalam menu sebagai hidangan brunch, pulled roast beef sandwich (58 ribu) porsinya ternyata besar. Saya makannya bareng teman-teman jadi bisa berbagi dan setelahnya masih bisa icip hidangan lain. Potongan daging yang ditangkup roti lapis banyak, agak manis mungkin efek roast dan juga karena campuran caramelized onion. Untungnya saya memang suka daging yang cita rasanya manis gurih, plus juicy pula.

    Soal daging, yang wajib dicoba di Canabeans adalah pan-seared fillet mignon (135 ribu). Kami pesan dengan tingkat kematangan medium, hasilnya lembut dan juicy banget! Tak usah mencocol daging dengan saus wild mushroom saja sudah nikmat banget. Mashed potato sebagai hidangan pendamping juga lembut dan rasanya enak, harga sebegitu menurut saya enggak mahal untuk sepiring steak ini.

    Di luar dugaan beef blackpepper udon (55 ribu) juga seenak itu, bahkan lebih mantap rasanya, IMHO, dibanding di resto makanan Jepang. Bisa jadi karena rasanya disesuaikan dengan lidah lokal, kayaknya ya. Udonnya lembut demikian juga daging sukiyakinya. Bintangnya adalah kuahnya yang gurih manis, hasil campuran daging sukiyaki, caramelized onion, dan saus lada hitam.

    Ada beberapa macam pasta di Canabeans termasuk yang klasik kayak carbonara dan aglio e olio, tapi kali ini kami coba fettuccine ala valentini (48 ribu). Fettuccine ini tampil rapi dan cantik dengan saus yang mirip saus marinara, sehingga sensasi pedas dan asam mengiringi tiap suapan fettuccine. Beda dengan pasta marinara yang biasanya pakai protein berupa seafood, ala valentini ini pakai ayam yang dipotong kecil-kecil.

    Karena saya lagi suka kopi manual brew, sebagai pendamping maksi saya pesan ini dengan biji kopi dari Rwanda—yang jarang saya dapati di kafe lain dan ini juga baru kali pertama mencobanya. Rasanya duh mantapnya. Tidak asam dengan hint rasa buah dan aftertaste yang sedikit manis, suka deh. Pas banget nih minum ini sembari mengudap salted caramel fudge cake yang cita rasanya manis asin.

    Piccolo (30 ribu) saya juga suka, rasanya bold. Kalau ingin minuman kopi yang ringan tapi unik, Canabeans punya yang namanya canachiatto (35 ribu). Ini adalah semacam cheese latte, tapi meski krim cheese-nya terlihat cukup banyak mengumpul di bagian atas gelas, ternyata secara keseluruhan tidak lantas membuat minuman ini terlalu manis atau bikin enek. Malah tidak terlalu manis, dengan rasa kopi yang masih tercecap sedikit.

    Ube latte (38 ribu) salah satu minuman nonkopi andalan Canabeans. Warna ungu mudanya cakep, minuman ini sedikit terlalu milky buat saya tapi mungkin pas buat penyuka minuman selain kopi.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.6  
    Kedai Kopi F/5 [ Lebak Bulus, Kafe ]

    Kedai Kopi Mungil yang Hangat

    Kedai kopi mungil yang hangat. Beda dengan kedai sejenis, yang meracik minuman kopi bukan anak muda lo, melainkan seorang ibu yang sudah cukup berumur. Salut, saya saja yang (kayaknya) lebih muda cuma bisa menikmati kopi, tapi enggak bisa bikinnya.

    Dan es kopi f/5 merupakan satu dari hanya beberapa es kopi susu dengan gula aren yang sesuai selera saya. Takarannya pas, kopinya masih berasa. Sayang waktu saya datang itu sebagian besar camilan teman ngopi belum tersedia, jadi saya cuma icip 2 potong choco oatmeal cookies (semacam itulah, lupa nama persisnya). Biasanya saya enggak suka kukis dengan oatmeal, tapi kukis yang ini enak, lembut, dan tidak bikin seret tenggorok.

    Meski mungil, Kedai Kopi F/5 ini nyaman, dengan bagian dalam ber-AC. Tambah adem rasanya di dalam karena meski lagi dikunjungi teman-teman ibu barista, si ibu tetap mengajak saya mengobrol. Oh ya toilet tersedia di bagian luar dan bersih. 


    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Goni Coffee [ Pondok Indah, Kafe ]

    Puas Ngopi di Sini

    Cocok dengan kopi Goni Coffee di Kemang, yuk meluncur ke cabangnya di Pondok Indah. Kafe ini tidak besar, berkesan minimalis dengan tembok putih dan abu-abu serta perabot dari kayu—beberapa bangku ditambahkan jok empuk. Letaknya di permukiman, weekend tidak heran pengunjungnya termasuk keluarga dengan anak.

    Selalu lupa mau mencoba cold brew, saya pesan iced black (35 ribu) dan avocado on toast (35 ribu). Sebenarnya agak ragu dengan avocado on toast ini, mengingat beberapa kali icip di kafe lain yang harganya 2 bahkan hampir 3 kali lipatnya rasanya tidak ada yang genah, mana avokadnya juga tidak penuh melapisi permukaan roti. 

    Namun di sini, sudah pakai garlic bread yang gurih (dan mudah diiris) avokad melumuri penuh ketiga potongnya! Seladanya segar, enggak ada daunnya yang kehitaman atau layu. Kuning telur poached egg atau telur ceplok air meleleh dengan sempurna begitu telurnya dibelah. Dan seluruh elemen dalam hidangan ini bertabur merica! That’s the thing, sebagai orang Indonesia saya suka hidangan yang bercita rasa gurih, jadi penggunaan merica atau bumbu sejenis penting dalam toast ala Barat ini. 

    Iced black tidak asam, aman buat perut. Jadi ya, ini kunjungan yang memuaskan buat saya. Mana WiFi lancar, menunjang pekerjaan. Semoga Goni Coffee mempertahankan kinerja ini.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Baked and Brewed Coffee [ Bogor Utara, Kafe ]

    Kafe Favorit di Bogor!

    Tempat mengopi favorit saya di Bogor! Tampak luar serbaputih, dalamnya hangat dengan perabot dominan kayu dan cahaya lampu kuning. Cukup luas, baik area bukan merokok maupun area merokok yang terletak di bagian belakang kafe. Sekitar satu jam saya berada di sini, pengunjung ada saja yang datang. Bahkan ketika saya menuju toilet melewati area merokok, meja di area ini hampir semuanya berpenghuni.

    Pesan iced cafe latte, langsung jatuh cinta. Untuk ukuran latte minuman ini pekat, dengan dua shot ristretto, dan termasuk cukup murah dengan harga 30 ribu. Pemiliknya (kayaknya yah) yang saat itu turun langsung meladeni pengunjung, menyarankan cinnamon toast kalau saya menginginkan camilan manis. Tapi saya pilih apple streussel toast (30 ribu). Kelihatannya biasa, namanya juga toast, tapi perpaduan roti panggang, caramelized apple, dan es krim vanila itu enak banget buat saya yang memang penggemar olahan apel.

    Pelayanan sejauh ini baik, lokasi juga bersih. Oh ya kayaknya di sini juga ada musala, soalnya pernah dengar seseorang - entah staf atau anggota keluarganya - di balik coffee bar pernah bilang, mau salat dulu.

    Menu yang dipesan: Iced Cafe Latte, apple streussel toast

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.6  
    Popolo Coffee [ Bogor Timur, Kafe ]

    Caffe Cubo dan Waffle Enak Ada di Sini!

    Benar-benar hits Popolo ini, padahal bukan bertempat di jalan raya. Datang weekday jelang sore, area non-smoking di dalam penuh, hanya tersisa 3 bangku di bar. Tapi bangku tanpa sandaran itu lucu, joknya bulu-bulu ha ha ha jadi senang dan nyaman saja duduk di situ, sambil memperhatikan baristanya meracik kopi dan green tea.

    Tujuan semula mau pesan iced Baileys latte karena di sini no alcohol. Eh pas lihat menu buyar alias lupa, jadi pesan caffe cubo rasa toffee nut (30 ribu rupiah), risol ragout (12 ribu), dan belgian waffle cokelat dengan es krim vanila (28 ribu).

    Semuanya enak! Kepingan cokelat di dalam waffle berasa banget, sudah begitu masih disiram cokelat leleh, yum. Caffe cubo alias iced coffee cubes yang terdiri dari espresso cubes, susu putih, dan sirup toffee nut (pilihan lainnya sirup karamel) itu kayaknya jadi favorit, soalnya pas saya pesan, satu staf bilang kepada staf lainnya bahwa cube-nya hampir habis, sebelum ini minuman ini diborong rombongan ibu-ibu.

    Yes kafe ini pengunjungnya segala usia, mulai dari bocah dan ibunya, remaja, dewasa sampai sekelompok kakek-nenek. Staf ramah dan enggak kewalahan meski pengunjung terus berdatangan, pesanan pun cepat jadi. Bakal segera balik buat Baileys latte dan juga mencoba makanan lain.

    Menu yang dipesan: Toffee nut caffe cubo, risol ragout, Belgian Waffle

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 4.6  
    Kopicabbana [ Lebak Bulus, Kafe ]

    Kafe Mungil dengan Es Kopi Susu Enak!

    Menemukan 1 lagi es kopi susu yang cocok buat selera saya. Namanya caffelattebbana (19.500). Yang istimewa buat saya, selain pakai kopi arabika--waktu itu dari Smoking Barrels--juga ada hint rasa kelapa dari gula aren di dasar kopi susu ini, rasa yang tidak saya temukan pada kopi susu dengan gula aren lainnya. Kata stafnya, memang butuh waktu untuk menemukan gula aren berkualitas. Suami saya pesan greenteabbana panas (19.500) dan katanya cukup enak. 

    Dari semula mau bungkus saja, sampai akhirnya menghabiskan lebih dari setengah jam di tempat karena meski mungil, desain interiornya lucu dan area duduknya nyaman. Salut juga tempat mungil ini sedia toilet di dalam, lo. 

    Kopicabbana dibuat menyerupai cabana atau pondok di pantai, niat banget karena ada hiasan daun rumbia segala. Centerpiece-nya adalah kursi gantung yang nampaknya jadi properti favorit buat berfoto, dengan latar rak kayu yang diisi buah-buahan tropis. 

    Kopi enak, staf ramah, kalau kebetulan lewat Lebak Bulus pasti saya mampir lagi. Masih penasaran juga dengan matchabbana, matcha dengan campuran espresso. Cuma saran, boros memang, tapi kalau lampu di dalam kafe dinyalakan sepanjang buka, kafe akan lebih terlihat oleh orang-orang yang lewat.

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!