10 Makanan Khas Bali yang Wajib Kamu Cicipi

25 Agustus 2021 | 2 Komentar

Ngomongin soal Bali pasti tak akan jauh-jauh dari pantai, resort, ataupun tempat liburan lainnya yang menarik disana. Padahal makanan khas Bali tak kalah menariknya untuk dibahas. Bahkan bertolak belakang dengan anggapan orang-orang yang mengatakan kalau liburan ke Bali itu harus mengeluarkan banyak uang. Nyatanya hampir semua makanan khas Bali bisa dicoba dengan harga yang sangat terjangkau. Meskipun murah meriah, namun makanan khas Bali ini tak pernah mengecewakan lidah para penikmatnya. Penasaran ingin mencoba sendiri kenikmatan kuliner khas Bali? Inilah daftar makanan khas Bali yang mesti kamu coba saat berlibur ke Bali!


1. Nasi Campur Bali



Sumber: Pergikuliner.com


Bukan hanya Jawa yang punya olahan nasi campur atau nasi remes, Bali juga memiliki nasi campur khasnya. Nasi campur Bali terdiri dari berbagai lauk pauk dan sayuran yang dimasak dengan bumbu rempah khas Bali. Biasanya nasi campur Bali dilengkapi dengan nasi, ayam suwiran pedas atau ayam betutu, sate lilit, urap dan sambal matah. Jika berkunjung ke Bali biasanya kamu akan menemukan tiga jenis nasi campur Bali yang dijual disana yaitu nasi campur babi, nasi campur ayam dan nasi campur pedas yang tentunya dari namanya mewakili isian lauk pauk dalam nasi campur tersebut.


2. Ayam Betutu



Sumber: Pinterest.com


Ayam betutu merupakan kuliner khas Gilimanuk, berupa daging ayam atau bisa juga daging bebek yang dimasak dengan rempah pedas dalam waktu lama, sehingga menghasilkan hidangan ayam yang empuk dan bercita rasa pedas. Rasa pedas dan aroma rempah yang khas dari makanan ini membuat siapa pun yang mencobanya pasti akan terlena dengan kelezatannya. Penjual ayam betutu biasanya banyak ditemukan juga di daerah Bali Selatan. Ayam betutu adalah salah satu makanan yang tidak boleh dilewatkan oleh para wisatawan jika berlibur ke Bali.


3. Babi Guling



Sumber: Flokq.com


Sesuai namanya, babi guling merupakan menu masakan dari daging babi yang dibakar dalam bentuk utuh bersama bumbu rempah khas Bali, lalu daging babi akan diputar-putar atau diguling-guling agar proses pematangan sempurna. Daging babi yang sudah matang kemudian dipotong kecil-kecil agar mudah dinikmati. Biasanya seporsi babi guling disajikan dengan nasi campur dan aneka lauk pendamping lainnya. Menu ini sangatlah populer di kalangan turis-turis asing yang berlibur di Bali, rasanya dan tekstur dagingnya begitu nikmat dengan aroma bakaran yang khas.


4. Sate Lilit



Sumber: Pergikuliner.com


Dari sekian banyak kuliner khas Bali, sate lilit merupakan salah satu kuliner andalan yang tidak boleh dilewatkan. Sate lilit adalah kuliner yang berasal dari Klukang, Bali. Sate lilit bisa terbuat dari daging babi, ayam, sapi maupun ikan. Daging tersebut dihaluskan untuk kemudian dibumbui dan dibakar, sehingga menghasilkan aroma rempah-rempah yang khas. Uniknya, meski tidak menggunakan bumbu kacang seperti sate biasa, sate lilit tetap memiliki rasa gurih dan pedas karena bumbu rempahnya. Sate lilit paling cocok dihidangkan bersama nasi campur dan sambal matah yang menggoda lidah.


5. Lawar



Sumber: Tasteatlas.com


Lawar adalah makanan khas Bali berupa lauk campuran sayuran dan daging yang dimasak dengan bumbu rempah yang khas. Lawar pada umumnya dibuat saat ada kegiatan keagamaan atau upacara adat di Bali. Meski versi aslinya lawar dibuat menggunakan daging babi, namun seiring waktu telah banyak penjual lawar yang menggantinya dengan daging ayam maupun daging bebek. Tujuannya agar masyarakat muslim juga bisa menikmati hidangan lawar khas Bali ini.


6. Rujak Buleleng



Sumber: Indonesiakaya.com


Seperti namanya, rujak buleleng adalah rujak buah-buahan yang berasal dari kawasan Buleleng, Bali. Buah-buahan yang biasanya dijadikan rujak buleleng adalah mangga muda, papaya, bengkuang, nanas, kedondong dan ubi merah yang diiris tipis-tipis. Rasanya asam, manis dan segar yang berpadu dengan rasa pedas dari cabai rawit, membuat olahan rujak ini sungguh menggoyang lidah. Sekilas tampilan rujak buleleng mirip dengan rujak bebeg, hanya saja buah yang digunakan tidak diulek dengan bumbu.


7. Nasi Jinggo



Sumber: Pinterest.com


Nasi jinggo adalah nasi kucing khas Bali yang dilengkapi aneka lauk dengan porsi yang kecil. Dinamakan nasi jinggo karena jinggo berarti ‘seribu lima ratus’ yang diambil dari bahasa Hokkien. Itu merupakan harga pasaran nasi jinggo sebelum krisis moneter tahun 1997. Nasi jinggo dapat ditemukan hampir di seluruh kawasan Bali. Harganya yang murah meriah ditambah porsinya yang lumayan mengenyangkan cocok dipilih sebagai menu santapan bagi kamu yang ingin berhemat saat liburan di Bali.


8. Bubur Mengguh



Sumber: Yummy.co.id


Bubur mengguh merupakan makanan khas Bali yang berasal dari daerah Buleleng. Bubur ini terbuat dari beras yang dimasak dengan santan. Bubur mengguh biasanya disajikan dengan suwiran ayam, kacang dan urap sayur yang begitu nikmat. Selain itu, supaya semakin nikmat dan lengkap bisa juga menambahkan sate lilit, sate usus atau sate telur ketika menyantapnya. Bubur mengguh cocok sekali disantap sebagai menu sarapan pagi maupun dinikmati saat musim hujan.


9. Sate Penyu



Sumber: Anekatempatwisata.com


Sesuai dengan namanya, sate penyu merupakan sejenis sate yang dibuat dari daging penyu. Karena sejak dulu masyarakat Bali telah lazim mengonsumsi daging penyu untuk sajian ketika upacara adat. Namun sejak tahun 1990-an konsumsi sate penyu kian menurun seiring keberadaan hewan ini yang sulit ditemukan dan penyu juga termasuk hewan yang dilindungi. Maka dari itu, sate penyu yang kini banyak dijual adalah sate penyu yang menggunakan daging babi. Sajian ini termasuk makanan non halal.


10. Bulung Kuah Pindang



Sumber: Burpple.com


Bali yang terkenal dengan keindahan pantainya tentu kurang lengkap jika tak mempunyai kuliner baharinya. Bulung kuah pindang merupakan kuliner khas Jembrana, Bali yang berbahan dasar dari rumput laut hijau. Maka dari itu, dinamakan bulung yang berarti rumput laut sebutan oleh masyarakat lokal setempat. Rumput laut yang telah bersih kemudian diberi siraman kuah pindang di atas piring. Bulung kuah pindang biasa disajikan dengan taburan kacang dan perasan jeruk limau. Kuliner ini termasuk makanan yang tinggi serat dan kaya akan nutrisi untuk disantap.


Itulah dia 10 makanan khas Bali yang wajib untuk kamu coba. Kalau Teman Kuliner ingin mencicipi masakan Bali, selain datang ke Pulau Dewata secara langsung, Teman Kuliner bisa menikmatinya di restoran khas Bali rekomendasi PergiKuliner di bawah ini!

Taliwang Bali

Putu Made

Babi Guling Ko Made

Little Ubud

Made's Warung Jakarta


Topik artikel ini: