Tidak Sepedas Cabai Merah, Ini Manfaat Cabai Hijau Bagi Kesehatan!

5 Januari 2020 | 0 Komentar

Cabe merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki kandungan capsaicin yang bisa membuat citarasa sebuah kuliner menjadi lebih pedas. Di Indonesia, kita mengenal beberapa jenis cabai, di antaranya yang paling terkenal adalah cabai merah, cabai rawit, serta cabai hijau. Berbicara tentang cabai hijau, berbeda dengan cabai yang berwarna merah, cabai hijau ini tidak memiliki rasa pedas yang sangat menyakitkan. Tapi bukan berarti cabai hijau tidak pedas loh. Cabai hijau juga pedas, hanya saja level kepedasannya ini berada di bawah cabai merah. Meski demikian, cabai hijau ini ternyata punya banyak manfaat loh untuk tubuhmu, yaitu:



Sumber : Dapurngebut.com 


Mempercepat Metabolisme Tubuh

Manfaat yang pertama adalah bisa mempercepat metabolisme pada tubuhmu. Perlu kamu ketahui kalau cabai ini tidak memiliki kandungan kalori sama sekali. Inilah yang menyebabkan cabai hijau ini bisa mempercepat proses metabolisme seseorang hingga sekitar 50 persen. Percepatan waktu metabolisme tersebut hanya terjadi dalam rentang waktu kurang lebih tiga jam saja setelah kita selesai mengonsumsinya.

 

Mengurangi Resiko Penyakit Kanker

Manfaat yang kedua dari menyantap cabai hijau adalah bisa mengurangi resiko penyakit kanker. Hal ini dikarenakan dalam cabai hijau terdapat kandungan antioksidan yang sangat tinggi sehingga bisa melindungi tubuh dari radikal-radikal bebas yang bisa menyebabkan datangnya penyakit kanker. Salah satu kanker yang bisa dihalau oleh cabai hijau adalah kanker prostat.

 

Mencegah Resiko Penyakit Jantung

Cabai hijau juga bisa mencegah datangnya resiko penyakit jantung. Kenapa bisa demikian? Cabai hijau tak hanya bisa menghalau datangnya penyakit kanker, tapi juga bisa menyehatkan kesehatan kardiovaskular. Cabai hijau dapat mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida darah serta meningkatkan aktivitas fibrinolitik sehingga bisa mengacu pada kemampuan untuk mencegah pembentukan gumpalan darah. Jika terjadi banyak gumpalan darah pada tubuhmu, maka bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

 

Mengurangi Tingkat Kadar Gula darah

Cabai hijau juga bisa mengurangi tingkat kadar gula darah dalam tubuh. Cabai hijau bisa menyeimbangkan kadar gula dalam darah dan pastinya dengan kadar gula darah yang tetap stabil, maka tubuh bisa terhindar dari penyakit diabetes. Kamu bisa mengonsumsi dengan rutin cabai hijau yang dijadikan sambal atau aneka olahan masakan Indonesia lainnya.

 

Mendinginkan Suhu Tubuh

Manfaat selanjutnya dari cabai hijau adalah bisa mendinginkan suhu tubuh. Loh kok cabai malah bisa menurunkan suhu tubuh? Meskipun cabai hijau juga bisa menciptakan rasa pedas pada lidahmu, tapi ternyata pada kenyataannya cabai hijau ini juga bisa menurunkan suhu pada tubuh. Hal ini disebabkan adanya senyawa yang bisa menstimulasi pusat pendingin dalam otak sehingga suhu tubuh bisa menurun.

 

Meredakan Hidung Mampet dan Gejala Flu

Kamu sedang mengalami gejala flu atau sudah terkena flu yang menyebabkan hidung mampet. Cobalah untuk menyantap cabai hijau karena bisa meredakan gejala flu serta hidung mampet. Kandungan capcaisin pada cabai hijau bisa merangsang aliran darah lebih lancar melalui membran dan menyebabkan sekresi lendir sehingga lebih tipis. Dengan begitu, hidung mampet serta pernapasan jadi lebih lancar dan gejala flu bisa hilang.

 

Menjaga Kesehatan Tulang, Gigi, Mata, dan Kulit

Manfaat yang terakhir dari cabai hijau adalah bisa menjaga kesehatan tulang, gigi, mata, dan kulit. Dalam cabai hijau terdapat kandungan kalsium, vitamin C, beta karoten, vitamin B, serta vitamin A yang bisa mengurangi resiko katarak, meningkatkan kemampuan penglihatan, menjaga kesehatan kulit, hingga meningkatkan produksi sel darah baru.

 

Itulah beberapa manfaat dari menyantap cabai hijau bagi kesehatanmu. Jadi mulai sekarang jangan ragu lagi untuk menyantapnya ya! Sekarang mari simak dulu yuk sederet makanan pedas yang bisa kamu cicipi berikut ini!

Mie Pedas Juara

Master Nasi Pedas Bali

Daging Asap Sambal

Ayam Bebek Mafia

Warung Leko


Topik artikel ini: