Hari Raya Idul Fitri
tinggal menghitung hari. Setiap daerah yang ada di Indonesia selalu memiliki
tradisi menyajikan menu khas tradisional saat lebaran. Berbeda dengan hari-hari
biasanya, beras yang menjadi bahan makanan pokok diolah menjadi beragam bentuk
nasi yang pasti kamu jumpai saat lebaran. Aneka bentuk nasi tersebut disajikan
bersama dengan sayur santan yang terdiri dari beragam isian tergantung dari
masing-masing daerahnya. Ingin tahu seperti apa aneka bentuk nasi yang dimiliki
Indonesia? Yuk, simak!
1. Ketupat
Sumber: uniquisine.com
Bentuk nasi yang satu
ini pastinya sudah kamu ketahui. Ketupat memiliki bentuk yang unik yakni
berbentuk jajaran genjang. Ketupat merupakan nasi yang dibungkus dengan daun
kelapa yang masih muda alias janur yang diisi dengan beras putih lalu direbus
atau dikukus selama berjam-jam lamanya. Ketupat memiliki tekstur yang padat
dengan warna bagian luar yang agak buram akibat janur yang berubah warna
menjadi kecoklatan saat dimasak. Ketupat biasa disantap dengan sayur ketupat
yang merupakan sayur santan dengan beragam isian tergantung dari daerah
asalnya.
2. Lontong
Sumber: indonesiamedanfood.com
Berbeda dengan
ketupat, lontong memiliki betuk yang lonjong seperti pipa. Lontong memiliki
tekstur yang lembut karena memasaknya tidak selama ketupat. Ada sentuhan warna
kehijauan pada bagian permukaannya karena terbungkus oleh daun pisang. Sementara
pada bagian dalamnya tetap putih dan pulen. Lontong paling cocok disantap
bersama dengan kuliner berkuah seperti soto, sayur godog, dan lain sebagainya.
3. Buras
Sumber: wikipedia.com
Buras merupakan bentuk
nasi khas Sulawesi Selatan, tepatnya Makassar. Buras merupakan perpaduan dari
lontong dan ketupat. Buras terbuat dari beras yang dicampur dengan santan
sehingga rasanya sangat gurih. Cara memasak buras adalah dengan mengukus beras
terlebih dahulu dengan santan dan daun salam hingga setengah matang, baru
kemudian dibungkus dengan daun pisang dan diikat dengan tali lalu dikukus
hingga matang.
4. Pesor
Sumber: anisa-khaerunisa.blogspot.co.id
Dari bentuknya, sekilas
pesor mirip dengan buras. Tapi pesor memiliki bentuk yang lebih tebal dan
ukuran yang lebih besar. Selain itu, pesor juga tidak menggunakan santan. Pesor
yang berasal dari Betawi ini sering disajikan bersama dengan sayur lelawar,
yakni perpaduan sayur-sayuran dengan daging sapi yang diberi kuah santan.
Selain itu, pesor juga sering disantap dengan parutan kelapa yang disangrai dan
diberi sedikit cabai merah.
5. Lemang
Sumber: tokomesin.com
Terakhir ada lemang
yang berasal dari Sumatera Selatan. Lemang terbuat dari campuran beras putih
dan ketan putih yang dibalut dalam daun pisang muda lalu dibakar dalam bambu
sehingga aromanya sangat wangi dan cita rasanya juga sangat berbeda. Lemang
bertekstur lembut tapi kenyal. Saat lebaran, lemang disajikan bersama dengan
rendang atau gulai.
Macam-macam kan
bentuk nasi yang bisa disajikan saat lebaran. Kalau kamu ingin menyantap yang
mana? Atau gak sabar kepingin makan-makanan seperti di atas tanpa harus menunggu lebaran? Tenang! PergiKuliner telah menyiapkan rekomendasinya di bawah ini!