Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

Jenis Tepung yang Sering Digunakan Pada Roti, Cake dan Cookies

List Artikel
1 Agustus 2019 | 0 Komentar

Tepung merupakan partikel padat berbentuk butiran yang halus, tergantung dari proses penggilingan dari tepung tersebut. Tepung biasanya dipergunakan untuk keperluan rumah tangga, bahan baku industri, maupun keperluan penelitian. Tepung bisa berasal dari bahan nabati, misalnya tepung terigu dari gandum, tapioka dari singkong, lalu maizena dari jagung. Tidak hanya dari bahan nabati saja, tepung juga bisa berasal dari hewani, misalnya tepung tulang dan tepung ikan. Selain itu, tepung memiliki kegunaannya masing-masing dalam hal dunia baking. Terkadang beberapa orang sulit untuk menentukan jenis tepung yang akan digunakan untuk adonan. Untuk itulah ada beberapa kemasan tepung telah mencantumkan jenis tepung tersebut, kadar protein dan kegunaannya. Misalkan saja untuk membuat adonan kue kering atau roti menggunakan jenis tepung dengan kadar protein yang berbeda-beda. Supaya tidak kebingungan, PergiKuliner memberikan beberapa daftar jenis tepung yang digunakan untuk baking. Berikut adalah daftarnya yang perlu kamu kenali agar tidak salah dalam membuat adonan:

 

1. Tepung Protein Rendah



Sumber : Thespruceeats.com


Jenis tepung yang pertama adalah tepung protein rendah, yang memiliki kadar protein sekitar 5-9% yang artinya tepung tersebut memiliki kadar gluten yang paling rendah dibandingkan dengan jenis tepung lainnya. Tepung yang berprotein rendah digunakan dalam membuat adonan yang tidak membutuhkan tekstur kenyal dan elastis, sehingga sangat cocok digunakan untuk membuat aneka jenis kue kering, biskuit, gorengan, muffin, dan beberapa jenis cake.

 

2. Tepung Protein Sedang



Sumber : Thepioneerwoman.com


Tepung berprotein sedang memiliki kadar protein 9,5 sampai 11%. Biasanya tepung ini disebut dengan tepung serbaguna, karena dapat digunakan dalam berbagai macam kebutuhan dan keperluan karena cocok digunakan untuk adonan yang memiliki tekstur lembut dan mengembang. Misalnya seperti kue basah, martabak, pancake, bolu kukus, dan lain-lain. Selain itu, karena fungsinya yang fleksibel, tepung jenis ini bisa digunakan sebagai pengganti tepung protein rendah untuk pembuatan kue kering.

 

3. Tepung Protein Tinggi



Sumber: www.finecooking.com


Jenis tepung yang ketiga ada tepung protein tinggi, yang memiliki kadar protein 11,5 hingga 14%, yang berarti tepung ini memiliki kandungan gluten paling tinggi dibanding yang lainnya. Tepung berprotein tinggi biasanya digunakan untuk adonan yang membutuhkan tekstur yang kenyal dan elastis. Oleh karena itu biasanya tepung ini digunakan untuk makanan yang memiliki proses pemakaian ragi, seperti roti atau donat. Tidak hanya itu saja, tepung ini juga dapat digunakan dalam pembuatan mie, pasta dan lainnya.

 

4. Tepung Self Rising



Sumber : Kingarthurflour.com


Tepung jenis self-rising termasuk kategori tepung yang cukup sulit ditemui di pasaran, karena harganya lebih mahal dari tepung lainnya. Hal ini dikarenakan tepung self-rising merupakan tepung yang sudah diberikan garam dan pengembang terlebih dahulu, sehingga ketika kita membuat adonan tidak perlu lagi menambahkan kedua bahan tersebut. Akan tetapi kita juga bisa membuatnya sendiri dengan mencampur tepung serbaguna bersama baking powder dan garam dengan takaran tertentu. Namun, perlu kamu perhatikan dalam lama penggunaan jenis tepung ini, sesuaikan dengan waktu kadaluarsa dari baking powder tersebut untuk menghindari kehilangan fungsinya. Tepung ini dapat digunakan untuk membuat muffin, kue kering, pancake dan bermacam cake.

 

5. Tepung Gandum Utuh



Sumber : Bungenorthamerica.com


Terakhir ada tepung gandum utuh yang biasanya disebut sebagai whole meal flour atau whole wheat flour, karena dibuat dengan menggiling biji gandum utuh tanpa menghilangkan kulitnya sehingga warna dari tepung ini cenderung agak kecoklatan dan memiliki tekstur yang agak kasar, tidak seperti tepung jenis lainnya. Tepung gandum utuh memiliki kadar protein yang tinggi, sehingga sangat menyerap cairan dan kaya akan serat. Hasil makanan yang menggunakan jenis tepung ini biasanya akan lebih berat, padat dan memiliki cita rasa yang khas serta unik. Tepung gandum utuh biasanya digunakan untuk membuat aneka roti dan kue kering.

 

Nah, sekarang kamu sudah kenal kan jenis-jenis tepung tersebut di atas? Jadi, kamu tidak salah lagi dalam membuat adonan lagi ya. Namun, jika tak mau repot-repot membuatnya, kamu bisa langsung nikmati saja ya di salah satu tempat di bawah ini

Cakekinian

Foto Cakekinian
Foto Cakekinian
Foto Cakekinian

Fuwa Fuwa World

Foto Fuwa Fuwa World
Foto Fuwa Fuwa World
Foto Fuwa Fuwa World

Cakeart

Foto Cakeart
Foto Cakeart

Sollie Cafe & Cakery

Foto Sollie Cafe & Cakery
Foto Sollie Cafe & Cakery

Tous Les Jours Cafe

Foto Tous Les Jours Cafe
Foto Tous Les Jours Cafe
Foto Tous Les Jours Cafe

Topik artikel ini:
0 Komentar
[ ... ]

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?