Nggak Nyangka, 5 Kuliner Jepang yang Populer Ini Ternyata Bukan dari Jepang

15 Oktober 2022 | 0 Komentar

Jepang tidak hanya dikenal akan kebudayaan dan tempat wisatanya yang menawan, tapi juga aneka kulinernya yang sangat menarik untuk dicoba. Kuliner khas Jepang memiliki keunikan sendiri sehingga berbeda dari kuliner-kuliner dari negara lainnya. Selain itu, cita rasa dari kuliner Jepang ini cocok di lidah kebanyakan masyarakat Indonesia. Tahukah kamu kalau ternyata ada beberapa kuliner Jepang yang aslinya bukan dari Jepang. Jadi kuliner-kuliner ini adalah hasil adaptasi dari negara lain yang kemudian dimodifikasi sehingga tampilan dan rasanya sesuai dengan lidah masyarakat Jepang. Uniknya, beberapa kuliner Jepang yang ternyata bukan dari Jepang tersebut sangatlah populer sehingga kita tidak menyangkanya sama sekali. Berikut ada lima kuliner Jepang yang populer tapi aslinya bukan dari Jepang, yaitu:

 

1. Kare



Sumber: Pergikuliner.com


Kuliner Jepang yang populer tapi bukan berasal dari Jepang adalah kare. Mungkin sebagian besar dari kamu sudah tahu fakta yang satu ini. Kare aslinya merupakan kuliner yang berasal dari India. Uniknya, meski kare aslinya dari India, tapi yang mengenalkan kare kepada masyarakat Jepang adalah pedagang Inggris. Pada era Meiji, ada banyak kapal Inggris yang berlabuh di Jepang dan membawa rempah-rempah dari India. Diduga dari sinilah dari sinilah masyarakat Jepang mulai mengenal kare.  

 

2. Katsu



Sumber: Pergikuliner.com


Katsu yang selama ini dikenal sebagai kuliner Jepang ternyata merupakan kuliner adaptasi dari kuliner Perancis yang bernama cotelette. Cotelette adalah kuliner Perancis yang dibuat dari bahan dasar potongan daging lalu dibalut tepung dan digoreng hingga matang. Nama cotelette kemudian diubah menjadi katsu agar lebih mudah diucapkan oleh masyarakat Jepang. Aslinya, ini disajikan dengan kentang goreng. Lalu masyarakat Jepang mengubahnya menjadi salad sayuran yang dikenal seperti saat ini.

 

3.  Tempura



Sumber: Pergikuliner.com


Bagi penyuka makanan renyah pastinya suka dengan tempura. Tempura adalah gorengan khas Jepang yang bisa dibuat dari sayur-sayuran hingga seafood seperti udang. Ciri khas dari kuliner ini adalah rasanya yang garing dan renyah tapi tekstur dalamnya empuk. Tempura ternyata merupakan hasil adaptasi dari kuliner Portugis. Pada abad ke-15, bangsa Portugis melakukan perdagangan ke Jepang. Saat inilah para pedagang Portugis mengenalkan makanan yang memiliki nama peixinhos da horta. Awalnya kuliner ini hanya berupa sayur-sayuran yang dicampurkan ke dalam adonan tepung baru digoreng.

 

 

4. Ramen



Sumber: Pergikuliner.com


Selanjutnya ada ramen yang sudah sangat dikenal di dunia sebagai kuliner khas Jepang. Ternyata kuliner berkuah ini aslinya ternyata berasal dari China. Pada abad ke-19, lamian yang merupakan kuliner khas China diperkenalkan oleh imigran China ke Jepang. Sejak saat itu, masyarakat Jepang mulai mengenal mie berkuah dan mencoba untuk membuat mie berkuah khas negara mereka sendiri dengan menggunakan bahan-bahan lokal. Tak heran kalau sekilas tampilan ramen mirip dengan lamian meski rasanya jauh berbeda.

 

5. Gyoza



Sumber: Pergikuliner.com


Kuliner Jepang yang populer lainnya tapi aslinya bukan dari Jepang adalah gyoza. Kuliner ini aslinya dari China. Gyoza merupakan hasil adaptasi dari kuliner China yang bernama jiaozi. Konon tentara Jepang yang menginvasi daerah Manchuria yang berada wilayah timur laut China ini sangat suka dengan jiaozi sehingga dia membuat ulang saat kembali ke Jepang. Dari sinilah gyoza muncul. Meski gyoza memiliki tampilan yang mirip jiaozi karena merupakan hasil adaptasi, tapi keduanya ini punya rasa dan tekstur berbeda karena bumbu dan cara memasaknya berbeda.

 

 

Itulah beberapa kuliner Jepang yang populer tapi ternyata aslinya bukan dari Jepang. Menurutmu, masih ada lagi tidak kuliner Jepang lainnya yang diadaptasi dari kuliner asing?

Izuka Gyoza

Gyojira

Marugame Udon

Kikugawa

Katsutoku


Topik artikel ini: