Logo Ringkasan PergiKuliner Logo Ringkasan PergiKuliner

Kisah Tteokpokki, Jajanan Kaki Lima Korea yang Sudah Ada Sejak Zaman Dahulu

List Artikel
31 Agustus 2020 | 0 Komentar

Tteokpokki (떡볶이) atau kue beras merupakan salah satu kuliner khas Korea yang sangat terkenal di Indonesia. Kuliner ini memiliki tampilan warna merah yang sangat menarik dan menggugah selera. Ditambah lagi bentuknya yang panjang mirip pipa dengan tekstur kenyal yang khas. Keberadaan tteokpokki di Indonesia sangat disukai karena cita rasanya yang pedas sehingga cocok dengan lidah masyarakat Indonesia yang rata-rata memang suka makanan pedas. 

Buat yang suka makanan Korea, kamu pasti pernah menyantapnya. Di balik citarasanya yang menggugah selera, tahukah kamu kalau kuliner Korea yang satu ini punya kisah tersendiri yang perlu kamu ketahui.



Sumber : Kompas.com


Tteokpokki diketahui sudah ada sejak 400 tahun yang lalu yakni pada masa Dinasti Joseon (대조선국). Pada masa tersebut, tteokpokki merupakan kue beras yang disajikan dengan cara ditusuk dengan tusukan bambu. Untuk cara menyantapnya juga sangat berbeda dari yang sekarang karena tteokpokki disajikan bersama dengan sayur dan daging sehingga lebih terkenal sebagai santapan makan besar, bukan cemilan. Beberapa tahun kemudian, tteokpokki kemudian tidak lagi disajikan dengan tusukan bambu. Melainkan disajikan begitu saja. Keberadaan tteokpokki pada masa Dinasti Joseon diperkuat dengan ditemukannya buku masak pada era tersebut bernama 'Siui Jeongseo (시의정서)". Awalnya keberadaan tteokpokki ini memang hanya ditujukan untuk pengobatan karena campuran bahan yang ada di dalamnya memang untuk pengobatan. Hal ini diperkuat karena tteokpokki juga muncul pada buku pengobatan pada masa Dinasti Joseon.



Sumber : Pergikuliner.com


Tteokpokki pada masa tersebut tidak berwarna merah melainkan putih kecoklatan karena masih dibumbui dengan bumbu kecap asin saja. Rasanya asin dan agak manis. Berbeda dengan cita rasanya saat ini yang cenderung pedas asin. Warna tteokpokki yang kemerahan seperti sekarang muncul pada tahun 1950-an setelah perang Korea berakhir karena pada masa tersebut pasta cabai baru Korea atau yang kita kenal dengan nama gochujang baru ditemukan oleh masyarakat Korea. Uniknya tteokpokki dengan saus gochujang ini muncul karena ketidaksengajaan seorang pemilik kedai makanan bernama Ma Bok Rim yang tinggal di daerah Sindang-Dong. Ia tak sengaja menumpahkan garaetteok yang merupakan bahan utama tteokpokki ke dalam saus jajangmyeon. Berhubung Korea baru saja selesai berperang, makanan menjadi suatu hal yang sangat berharga sehingga Ma Bok Rim tidak membuang garaetteok yang tercampur saus jajangmyeon tersebut. Saat ia menyantapnya, ia merasakan enaknya garaetteok yang dicampur dengan saus jajangmyeon.



Sumber : Pergikuliner.com


Lalu terbersitlah ide untuk mengganti saus jajangmyeon dengan saus gochujang. Saat dipadukan dengan saus gochujang, ternyata rasanya jauh lebih enak. Ma Bok Rim pun mulai menjajakannya. Kemudian para penjual kaki lima mulai menjajakan tteokpokki yang dikombinasikan dengan berbagai macam jenis sayuran seperti wortel, lobak, kubis, dan daun bawang. Selain sayuran, tteokpokki juga dipadukan dengan eomuk yang merupakan kue ikan dan juga telur rebus. Inilah tteokpokki yang kita nikmati hingga sekarang. Ternyata tteokpokki ini telah menjalani perjalanan yang panjang bukan?

Warung Korea Pop

Foto Warung Korea Pop
Foto Warung Korea Pop
Foto Warung Korea Pop

Oppa Korean Food Cafe

Foto Oppa Korean Food Cafe
Foto Oppa Korean Food Cafe
Foto Oppa Korean Food Cafe

Mujigae

Foto Mujigae
Foto Mujigae
Foto Mujigae

SGD The Old Tofu House

Foto SGD The Old Tofu House
Foto SGD The Old Tofu House
Foto SGD The Old Tofu House

Mu Gung Hwa Snack Culture

Foto Mu Gung Hwa Snack Culture
Foto Mu Gung Hwa Snack Culture
Foto Mu Gung Hwa Snack Culture

Topik artikel ini:
0 Komentar
[ ... ]

Bagaimana ringkasan ini menurut pendapatmu?