Foto Profil Handi Suyadi

Handi Suyadi

51 Review | 39 Makasih
Level 6
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 4.0  
    The Food Opera [ Riau, Arab/Timur Tengah ]

    Sedikit Kurang Maksimal

    Beli karena ngeliat iklan di Facebook. Kali ini orang tua yang minta beli jadi bisa di makan rame-rame sekeluarga. Secara kebetulan juga lagi ada promo potongan harga. 

    Porsi menu lebih sedikit dibandingkan kompetitor yang lain. 1 Porsi bisa pas untuk 1 orang. Porsi nasi memang tampak kentara lebih sedikit, tetapi cukup murah hati memberi daging dalam porsi yang cukup banyak. 

    Grilled Saffron Lamb Kebuli (8,5/10)
    Menariknya, kambingnya sangat empuk. Padahal dapetnya yang masih nempel dengan tulang. Bumbunya cukup minimalis, tapi cukup kuat rasanya. 

    Grilled Saffron Chicken Biryani (8,5/10)
    Berbeda dengan kambing, ayam bakarnya dikasih kunyit. Dari segi rasa cukup berbeda, lebih asin dan gurih. 

    Dalam hal bumbu nasi sebenarnya tidak begitu buruk. Untuk nasi Kebuli rasanya sudah cukup tajam, hanya saja untuk Biryani saja perlu ditingkatkan lagi karena masih terasa kurang maksimal. Rasa nasi Biryani masih terlalu hambar. 

    Setiap menu dihidangkan dengan salad. Sekilas salad dressingnya tampak kurang banyak, tetapi anehnya setelah dituang ke salad sudah pas porsinya. 

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    Cepotatoes [ Batununggal, Kafe ]

    Rasa Tidak Setajam Wanginya

    Nemu Cepotatoes karena iklan di Facebook. Berdasarkan akun Instagram resmi Cepotatoes, belakangan sejak 2020 Cepotatoes tampaknya "banting setir" menjadi spesialis roasted chicken setelah sebelumnya hanya menjual kentang saja. 

    Cepotatoes sangat disiplin dalam waktu. Meskipun pesan untuk dikirim pada jam 17.00, nyatanya pesanan tiba di rumah saya pada pukul sekitar 16.30. Saat dibuka saya mendapati pesanan dibungkus dengan kemasan alumunium foil yang rapi (seperti kantong plastik yang ada seal) sehingga dapat dihidangkan dengan mudah. Tak perlu ada drama susah payah membongkar kemasan. 

    American Roasted Chicken (7,5/10)
    Dari kejauhan ayam tampak wangi menggiurkan. Namun sayangnya rasa ayamnya tidak sekuat wangi yang tercium. Rasa bumbunya cuma rasa lada saja. Bumbunya cuma nempel di kulit saja dan kurang maksimal rasanya, sedangkan bagian dalam tawar. Buat cover up rasa ayam yang tawar saya kasih saus BBQ.  Untungnya dagingnya empuk dan semua bagian matang.
    Porsinya cukup besar, satu ekor bisa untuk lebih dari 4 orang. 

    Roasted Potato (9/10)
    Menu ini termasuk dalam pembelian American Roasted Chicken. Kentang yang digunakan adalah baby potato. Karena kentangnya dipanggang langsung dari mentah, hasilnya kentang menjadi legit. 
    Aslinya memang minim bumbu, cuman dikasih garam saja. Tapi tak masalah, karena ada saus untuk menambah rasa. 
    Porsinya kurang seimbang dengan ayam, terutama untuk dihidangkan bagi lebih dari 4 orang.

    Saus BBQ (8/10)
    Rasa saus cukup tajam karena ada penggunaan Italian Herbs. Di sisi lain rasa saus menjadi seperti jamu.
    Untuk saus bisa pilih sendiri variannya dan sudah termasuk dalam pembelian American Roasted Chicken. 

    Pesan American Roasted Chicken tidak bisa secara dadakan (minimal 2 jam sebelum dikirim) dan hanya bisa melalui Whatsapp saja. 

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.2  
    Baby Dutch Pancake [ Ciumbuleuit, Kafe ]

    Empuk seperti Kue Sus

    Jujur saya termasuk ketinggalan karena kakak saya sudah pernah sebelumnya. Tapi untungnya masih bisa beli walaupun untuk saat ini cuma bisa via ojol. 

    Mixed Berry (9,,5/10)
    Walaupun judulnya pancake, teksturnya mirip kue sus. Pancakenya empuk seperti kue sus. Walaupun tampak padat dari luar, tapi tidak terasa berat saat digigit. Kuenya sengaja dibuat hambar karena ada topping. 
    Topping yang dipilih adalah mixed berry. Sausnya ada potongan berry. Rasanya campur manis dan asam segar gitu namun rada ambigu antara strawberry atau blueberry. 
    Porsi cukup besar, sehingga bisa dimakan untuk rame-rame. 

    Note : Harusnya ada es krim, tapi malah dituang ke pancake yang lain (kebetulan mesen Nanny juga). 

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Otak-Otak Selaras (Otak-Otak Pandu) [ Pajajaran, Indonesia ]

    Nemu Hidden Gem Lagi

    Nemu hidden gem lagi. Kali ini hidden gem yang ditemukan adalah Otak-Otak Selaras. Otak-Otak ini termasuk sudah senior.

    Otak-otak (9/10)
    Walaupun harganya sangat murah, kualitas otak-otak cukup baik. Otak-otaknya legit dan gurih. Bahkan bisa dikatakan mendekati kualitas OOM Resto. Minusnya bau amis cukup kuat. 

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Dear Butter [ Mekar Wangi, Snack ]

    Demi Croffle Viral

    Jujur, saya termasuk sangat telat membeli croffle yang sedang viral. Boomingnya dari bulan Mei tapi baru beli bulan Juli.

    Di Bandung, Dear Butter masih sering ramai sampai tidak menerima order via ojol karena kewalahan memenuhi demand yang tinggi. Untung masih bisa dapat membeli walaupun harus menunggu lama. 
    Croffle (9/10)
    Unik banget, waffel dengan kerenyahan pastry. Meski terbuat dari pastry, adonan tidak mudah hancur saat digigit atau dipotong. Sebaiknya dimakan saat hangat karena kalo dingin croffle menjadi sangat keras. 
    Croffle versi Dear Butter didesain tidak begitu manis dengan tujuan dimakan bersama dengan saus. 

    Khusus untuk saus tidak termasuk dalam pembelian croffle, hanya bisa dibeli secara terpisah. Ada 5 pilihan rasa saus yang ditawarkan. Aku memilih Almond Maple dan Blueberry Cheese Cake. Sausnya memiliki tingkat kemanisan yang pas dan nyambung dengan croffle. 

    Harga menu tergolong mahal. 

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    Cham Cham Chicken [ Riau, Korea ]

    Mendekati Authentic

    Gara-gara melihat artikel rekomendasi restoran di koran, papa jadi kepengen membeli SEMUA rekomendasi yang dicantumkan. Salah satu yang dipesan adalah Cham Cham Chicken. 

    Cham Cham Chicken bisa dikatakan tergolong sukses dalam bidang Korean Fried Chicken karena memiliki banyak cabang di berbagai kota. Promosi dilakukan dengan mengusung klaim dimiliki oleh orang Korea asli. (Tidak diketahui apakah ini sungguhan atau cuma gimmick) 

    Pada awalnya mau pesan versi boneless, namun karena tidak tersedia untuk dipesan lewat ojol, akhirnya pesan versi yang menggunakan tulang. 

    Galbi Chicken (7,5/10)
    Jelas, ayam disiram saus galbi. Sausnya terasa asin dan gurih meski tidak seasin kecap asin. 

    Snowing Cheezy Chicken (8,5/10)
    Walaupun judulnya pake keju, rasanya sangat lembut. Barangkali bisa menjelaskan dengan benar mengapa ada label snowing pada nama menu tersebut. 

    Karena Cham Cham Chicken cenderung mengikuti gaya authentic Korean Fried Chicken, maka rasa ayam Cham Cham Chicken yang tidak begitu gurih belum tentu bisa diterima oleh semua orang. 

    Menariknya harga menu tidak terlalu mahal. 

    Minusnya, bagian dalam sedikit keras. 

    Note : Rupanya papa saya tidak bisa diajak kompromi dalam hal berhemat. Baru awal Juli saja sudah ada 3 review baru. Mohon maaf apabila terkesan kurang konsisten. 

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Namba Korean Fried Chicken [ Riau, Korea ]

    Bumbu Lebih Nendang

    Gara-gara melihat artikel rekomendasi restoran di koran, papa jadi kepengen membeli SEMUA rekomendasi yang dicantumkan. Salah satu yang dipesan adalah Namba Korean Fried Chicken. 

    Korean Fried Chicken versi Namba memiliki citarasa disesuaikan untuk selera masyarakat Indonesia, sehingga ada perbedaan yang cukup kentara dengan versi yang authentic. Rasa bumbunya lebih tajam. Sausnya tampak pekat, menandakan saus yang dibalut ke ayam cukup banyak. 

    Soy Garlic (9/10)
    Rasa saus cenderung manis yang berasal dari kecap manis. Untuk rasa asin  berasal dari bawang, bukan dari kecap itu sendiri. Rasa saus memang lembut, namun tidak sampai terkesan kurang bumbu atau kurang rasa. 

    Yangnyeom (9/10) Saus yang membalut ayam ini menggunakan bahan dasar gojuchang, namun diolah lagi menjadi pepaduan manis dan pedas (tingkat kepedasan dikurangi). Hasilnya cukup menarik, manis tapi ada pedas sedikit. 

    Namba Korean Fried Chicken berhasil mempertahankan bagian dalam ayam tetap empuk., maka tak perlu susah payah mengigit ayam. 

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Emado's Shawarma [ Citarum, Arab/Timur Tengah ]

    Rasa Kurang Maksimal

    Gara-gara melihat artikel rekomendasi restoran di koran, papa jadi kepengen membeli SEMUA rekomendasi yang dicantumkan. Salah satu yang dipesan adalah Emado's Shawrma. 

    Ayam Nasi Mandhi 1 ekor (7/10)
    Beli paket ini karena lagi ada promo potongan harga.Ayam bakar terasa kurang bumbu. Cuma terasa asin saja. Sebagai cocolan ada pula saus yang anehnya rasanya juga hambar (cuma rasa krim aja). Sayang, padahal kalo lebih maksimal bisa lebih baik lagi rasanya.  Perihal Nasi Mandhi, rasanya masih kurang maksimal meski menggunakan rempah-rempah. 

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.4  
    Mie Gacoan [ Setiabudhi, Indonesia ]

    Ketinggalan, Tak Apa-Apa.

    Sehari setelah mengumumkan resmi hiatus, tiba-tiba kakak saya membelikan saya Mie Gacoan. Jujur sempat kaget bisa dibolehin karena minggu kemarin saya ditegur mama saya karena membeli KFC dengan alasan pemborosan (maklum, belakangan ini sedang banyak pengeluaran yang urgent). Cukup beruntung ada ojol yang menerima orderan ini karena lokasi Mie Gacoan sangat jauh dari rumah. 

    Mie Gacoan sangat populer karena harganya murah, porsinya banyak dan kualitasnya cukup baik. Bahkan dulu waktu awal buka restoran penuh sesak dengan pengunjung dan ojol. Mungkin ini dapat menjelaskan mengapa review Mie Gacoan agak telat.

    Mie Angel (8,5/10)
    Walaupun Mie Gacoan terkenal dengan mie yang pedas, bukan berarti semua menu pedas. Salah satu alternatif menu adalah Mie Angel. 
    Basically Mie Angel adalah yamien asin dengan potongan daging ayam tanpa kecap. Karena tanpa kecap warna mie dan ayam tetap putih. Oleh karena itu disebut Mie Angel. Bumbunya cukup terasa gurih walaupun tidak setajam yamien di Bandung. 
    Isinya cukup banyak ada ayam, daun bawang, kulit pangsit goreng dan pangsit goreng.

    Mie Iblis (Level 0) (7/10)
    Basically Mie Iblis adalah yamien pake kecap plus cabe. Karena yang dipesan level 0, maka yamien cuma terasa rasa kecap saja. Isinya sama seperti Mie Angel. 
    Menu ini dari segi rasa kurang maksimal. Meski sudah dikasih banyak kecap, rasa kecap kurang meresap. Jadilah rasa campur aduk antara manis yang kurang maksimal dan rasa asin yang cenderung lemah. Apesnya lagi ngaduknya kurang merata sehingga ada mie yang terasa kurang rasa. 

    Siomay (8/10)
    Walaupun sepertinya menggunakan versi frozen food, kualitasnya tidak begitu buruk. Rasa dan kualitas cenderung mendekati restoran spesialis dim sum.


    Udang Rambutan (8,5/10)
    Suka sama gorengan yang satu ini karena banyak kulit pangsit diluar. Jujur agak susah makannya karena agak lebar.

    Udang Keju (8,5/10)
    Menu ini adalah gorengan berisi keju melted. Dari luar seperti shrimp roll bedanya bagian dalam berisi keju. Isinya dirasa sudah cukup. Minusnya udang kurang begitu terasa.

    Pangsit Goreng (8,5/10)
    Ukuran pangsit tidak terlalu besar. Meski sudah dingin, pangsit tetap renyah. 

    Mie Gacoan bukan tipe yang berani asin, maka asinnya tidak begitu tajam. Di sisi lain bukan tipe yang cenderung ke manis layaknya masakan Jawa Tengah. 

    Note : Setelah review ini sepertinya saya akan hiatus dalam waktu cukup lama. Mengingat saya dalam kondisi sedang banyak pengeluaran dalam jumlah yang besar, mau tidak mau saya harus berhemat. Apalagi kondisi ekonomi Indonesia akan memburuk dalam jangka pendek. 

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Teras Japan [ Karapitan, Jepang ]

    Japanese BBQ Murah Meriah

    Teras Japan sedang viral di Jakarta karena menawarkan menu Japanese BBQ berkualitas dengan harga murah meriah. Tak disangka sebelumnya, Teras Japan juga buka cabang di Bandung. Tampaknya sudah banyak orang Bandung yang tahu Teras Japan, sebab menjelang selesai makan hampir semua meja penuh dengan pengunjung. 

    Pilihan daging sangat beragam, dari daging biasa hingga tora bomber bahkan ada lidah (di sini pake embel gyu tan). Ada pula combo buat yang mau nyobain berbagai macam daging. Setiap nampan daging diberi beberapa potongan bawang bombay. Namun pilihan saus sangat terbatas, hanya ada saus wijen dan saus pedas. Pilihan minuman juga terbatas. 
    Di Teras Japan tidak disediakan fasilitas dipanggangin sama waiter. Semua pengunjung harus memanggang daging sendiri. Mungkin karena alasan kepraktisan atau budget, daging dipanggang menggunakan arang. 

    Daging (10/10)
    Kualitas daging benar-benar baik. Semuanya masih fresh. 

    Saus Wijen (8/10)
    Sausnya sangat berani asin. Sebaiknya jangan menyocol terlalu banyak agar tidak terlalu asin 

    Toyofuku Gyoza (9/10)
    Selain daging-dagingan, gyoza termasuk menu yang populer banyak dipesan. Ternyata benar, gyoza beneran enak. Isinya ga cuma daging, tapi ada sayur juga (kemungkinan besar jamur). Meski tidak terlalu asin, bumbu dalam isian cukup terasa. 

    Tantanmen (5/10)
    Jujur saya kecolongan karena lupa ngasih tau jangan pesan menu ramen. Padahal Teras Japan bukan tempat spesialis ramen. Karena bukan spesialisasinya, maka rasanya sangat berantakan. 
    Ada aftertaste pahit (sesame yang digunakan tampaknya overcooked) yang sangat kuat membuat aku malas memakannya. Andai kuahnya dimasak dengan benar, mungkin tantanmen tidak seburuk ini. 
    Untuk ramennya sendiri tergolong biasa saja, tidak ada yang menonjol.

    Karena area makan berada di outdoor, suasana makan agak kurang nyaman.  Siap-siap terganggu dengan kepulan asap arang dari meja sebelah atau meja sendiri (kalo ngipas ke arah yang salah).

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.