Foto Profil Fadhlur Rohman

Fadhlur Rohman

935 Review | 1265 Makasih
Level 17
Steak Ramen BBQ Pancake Kopi Bakmi Pizza Pasta Sushi Burger Dessert Bubble Tea
Filter Catatan
Urutkan berdasarkan: Tanggal
  • 3.6  
    EPC Eat Photo & Chill [ Riau, Kafe ]

    Affordable Option For Hanging-Out in Budget Mode

    Tempat ini bisa dijadikan sebagai alternatif tempat nongkrong yang relatif murah di Jalan Riau. Posisinya berada di seberangnya Sekolah Taruna Bakti. Tempatnya tidak besar namun didesain dengan cukup ciamik, dinding-dindingnya dihiasi dengan mural-mural yang mungkin bagi sebagian orang bisa disajikan sebagai spot foto. Sesuai namanya, kafe ini lebih cocok untuk kegiatan santai. Meja-mejanya kurang ergonomis kalau untuk hal yang sedikit serius. Tempatnya cukup nyaman dan pelayanannya tergolong OK

    Food and Beverage:
    Untuk ukuran kafe yang berada di Jalan Riau, kafe ini terbilang sangat terjangkau. Varian makanan dan minumannya juga cukup beragam.
    - Roti Bakar Epic Mango (15K)
    Konon rotinya diklaim menggunakan roti dari Roti Kupi. Sayangnya tekstur rotinya agak sedikit kering dan tidak terlalu empuk. Saus atas pasta mangganya menurut saya cukup unik, agak jarang ditemukan, meskipun rasanya bukan yang spesial banget. Citarasanya segar, namun rasa mangganya agak artifisial. Yang membuat saya agak heran adalah kenapa roti bakarnya sangat cepat didatangi semut.
    - Creamy Mango Milkshake (20K)
    Citarasa milkshake-nya sebenarnya hampir sama dengan pasta mangga pada rotinya. Segar namun tidak begitu spesial.

    Menu yang dipesan: Creamy Mango Milkshake, Roti Bakar Epic Mango

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    BijiKopling [ Dago Atas, Kafe ]

    A Good Place For Morning Coffee

    Kedai Kopi yang berlokasi di depannya Apartement Beverly Dago ini sangat bisa untuk dijadikan sebagai alternatif tempat ngopi pagi yang cukup nyaman. Nuansa kafenya sangat homey dan tenang. Saya cukup betah berlama-lama di kafe ini. Yang menurut saya agak janggal adalah sistem pelayanan di tempat ini. Saya sama sekali tidak keberatan jika self service diberlakukan. Hanya saya menurut saya sistem self service-nya agak kurang efektif. Baristanya akan datang ke meja customer untuk memberi tahu jika pesanannya sudah selesai, kemudian customer mengambil sendiri minumannya ke bar. Menurut saya mungkin akan lebih efektif ketika barista mengantar langsung pesanan, toh effort-nya hampir sama.

    Food and Beverage
    - Hot Cappuccino (10K, Promo PANG!)

    Cappuccino-nya memiliki citarasa yang lumayan OK. Komposisinya lumayan balance, sedikit creamy dan sedikit manis, namun tidak sampai mengurangi citarasa dan karakter dari kopinya. Satu lagi yang saya suka, cappuccino-nya disajikan bersama egg roll yang diberikan secara cuma-cuma. Citarasa egg roll-nya juga lumayan OK.
    - Donat (3K)
    Yang saya suka dari kafe ini selain menjual kopi, mereka juga menyajikan aneka makanan pendamping kopi seperti donat, risoles, bahkan makanan berat sekalipun. Kali ini pilihan saya jatuh kepada donat gula halus, klasik namun tidak pernah salah. 

    Menu yang dipesan: Hot Cappuccino, Donat

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    Delicacies [ Riau, Kafe ]

    Aesthetic and Comfy Cafe

    Kafe ini menyatu dengan sebuah butik di Jalan Ciliwung. Posisinya berada di seberangnya Fogo Brazzilian BBQ. Kafenya sebenarnya agak sulit untuk di-notice karena tempatnya memang sedikit nyempil di pojokan. Selama ini saya tidak menyangka kalau ada kafe di sekitar ini. Kafenya tidak besar, namun desainnya sangat tematik dan aesthetic. Tempatnya didominasi oleh warna pink flamenco yang dikombinasikan dengan unsur-unsur rotan--modern dan ethnic dikombinasikan menjadi satu. Tempatnya juga sangat nyaman untuk berlama-lama, AC-nya agak terlalu adem but it was fine. Service-nya juga terbilang cukup OK.

    Dessert:
    - Strawberry Cheesecake (33K)

    Strawberry cheesecake-nya bukan seperti yang biasa temukan, dimana biasanya cake tipe ini berupa cheesecake polos dengan tambahan strawberry segar atau strawberry compote di atasnya, namun disini strawberry-nya ikutan di-mix dengan kejunya sehingga citarasa strawberry-nya menjadi lebih creamy instead of asam-manis-segar seperti pada strawberry cheesecake pada umumnya. Untungnya citarasa cakenya cukup nikmat, creaminess dan sweetness-nya masih belum terlalu overkilled. Yang agak saya sayangkan hanya plating-nya yang sama sekali tidak cantik, kalah telak dibandingkan konsep kafenya

    Menu yang dipesan: Strawberry Cheesecake

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Ambrogio Patisserie [ Banda, Kafe ]

    Café that Never Goes Wrong

    Ambrogio Patisserie seringkali saya jadikan sebagai pilihan restoran terlebih ketika sudah bingung harus makan dimana, bahkan saya berani menyebut kalau kafe ini adalah salah satu kafe kesukaan saya di Kota Bandung. Alasannya banyak: kualitas makanannya tidak pernah mengecewakan, pilihan makanannya sangat banyak, mulai dari Indonesian hingga western, makanan berat maupun sekadar snack dan dessert. Harga makannnya masih reasonable dan tempatnya sangat nyaman.

    Food and Beverage:
    - Salmon Aglio e Olio (58K)

    Bagi saya Aglio e Olio adalah pasta yang simpel namun tidak pernah salah. Citarasa seasoning-nya yang tidak creamy dan cheesy seperti jenis pasta lain juga membuat pasta ini lebih diterima oleh lidah Indonesia seperti lidah saya. Pastanya kali ini menggunakan spaghetti yang dimasak aldente. Seasoning-nya juga sangat pas—garlicky, sedikit oily berkat olive oil, dan peppery berkat lada. Awalnya saya agak cemas jika salmonnya akan dimasak hingga kering, namun untungnya kecemasan saya tidak terjadi. Salmonnya masih cukup juicy dan porsinya cukup generous. Pastanya semakin nikmat ketika disantap bersaa dengan garlic bread-nya yang renyah. 

    Menu yang dipesan: Salmon Aglio E Olio

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.0  
    Kopi Eyang [ Dago Atas, Kafe ]

    Over-roasted Gayo Coffee

    Sesuai namanya, mengunjungi tempat ini memang memberikan nuansa seperti sedang mengunjungi kediaman eyang. Tempatnya agak jadul, namun sangat homey. Tempatnya juga lumayan nyaman, hanya saja agak kurang terawat. Kebersihannya menurut saya juga masih perlu untuk ditingkatkan lagi. Untungnya, pelayanan di kafe ini tergolong lumayan OK

    Food and Beverage:
    - Japanese Coffee

    Saat saya berkunjung, hanya tersedia pilihan bean Aceh Gayo dan Jawa Barat lokal. Pilihan saya kali ini jatuh kepada bean Aceh Gayo. Sejujurnya citarasa kopinya agak biasa saja, body-nya light, namun sayangnya karakter kopinya yang biasanya sedikit asam dengan sedikit hint rasa spice, agak sedikit ketutupan oleh hint over-roasted. 

    Menu yang dipesan: Japanese Coffee

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.2  
    New Lareine Coffee [ Pasir Kaliki, Kafe ]

    Classic Bakery with Coffee

    Menurut teman saya yang asli Bandung, toko kue ini merupakan salah satu satu toko kue favorit keluarga di Kota Bandung. Sekarang, toko kuenya mengusung konsep baru dengan mengintegrasikan toko kue klasik dengan coffee shop. Tempatnya juga dibuat luas dan tematik, bahkan tempatnya juga dilengkapi dengan rooftop. Saya tidak begitu menyarankan untuk duduk di rooftop-nya di saat panas terik karena beneran panas dan di saat hujannya tidak vertikal karena akan kecipratan hujan juga. Saya agak menyayangkan eksekusinya yang agak sedikit nanggung, dimana saat saya datang area lantai duanya dibiarkan remang dan sebagian meja tidak begitu bersih.

    Food and Beverage:
    - Cappuccino 

    Sejujurnya citarasa cappuccino-nya menurut saya agak sedikit mengecewakan dimana cappuccino-nya terlalu foamy dan watery sehingga citarasa kopinya tidak terlalu terasa. Good point-nya adalah cappuccino-nya disajikan dengan cookie klasik yang surprisingly tastes so good. 
    - Tartcis
    Cake ini tipikal cake yang biasa saya nikmati saat saya masih kecil dahulu dimana cake-nya berupa sponge cake yang dibalut dengan wipped cream  dan meses serta ditambahkan krim moka di bagian atasnya. Sejujurnya citarasanya memang sangat manis namun lumayan lah untuk reminiscing good old memories.
    - Rhumball
    Menu ini juga citarasanya klasik banget, citarasanya hampir sama dengan menu tartcis-nya namun bentuknya berupa bola, tidak creamy, dan citarasa coklatnya lebih terasa. 

    Menu yang dipesan: Cappuccino and Various Classic Cakes

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.6  
    Sejiwa Coffee [ Progo, Kafe ]

    A Good Place For Bunch with Good Taste of Musics

    Mengunjungi Sejiwa di pagi menuju siang ternyata bukanlah ide yang buruk karena tempatnya yang masih belum terlalu ramai dan cukup tenang. Udaranya di lantai duanya pun masih tergolong sejuk. Namun lain ceritanya ketika sudah lewat tengah hari, lantai duanya terasa agak panas apalagi saat itu, mereka hanya mengandalkan dua buah kipas angin saja untuk ruangan sebesar ini. Yang paling saya suka dari Sejiwa adalah playlist musiknya yang sangat syahdu. Pelayanannya juga sudah cukup baik namun saya yakin masih bisa ditingkat lagi.

    Food and Beverage:
    - Berries Pancake (35K)

    Saya memesan menu in karena ketika saya pesan di Sejiwa Kiputih citarasanya sangat OK. Kali in pun citarasanya lumayan OK, hanya saja base panekuknya agak sedikit kering. Saya juga sangat suka kombinasi antara creamcheese, berries segar, dan strawberry compote-nya. Namun sayangnya creamcheese-nya tidak se-generous waktu itu serta distribusinya kurang merata.
    - Hot Cappuccino (27K)
    Sejujurnya kali ini ingin nyobain manual brew-nya mereka, namun sayangnya sedang tidak tersedia. Cappuccino-nya memiliki citarasa yang lumayan OK meskipun dari segi presentasi saya berekspektasi lebih. Cappuccino-nya lumayan balance, teksturnya creamy namun tanpa menghilangkan citarasa dan karakter kopinya. 

    Menu yang dipesan: Berries Pancake, Hot Cappuccino

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 3.2  
    Mie Gacoan [ Setiabudhi, Indonesia ]

    Chaotic Service

    Sejujurnya saya memiliki chemistry yang tidak begitu baik dengan cabang Bandung dari restoran ini. Saat kunjungan pertama, saya datang sekitar pukul 7 malam dan kondisi restorannya dalam kondisi mati lampu total, tapi stafnya mengatakan kalau dine-in tetap bisa, we agreed. Namun some moment later mereka menyatakan kalau pesanan kita harus di-take away dan pesanannya baru ready satu jam kemudian—sama sekali tidak impressive, namun termaafkan karena mereka benar-benar menghidangkan good food in good price, bahkan saya masih mengkonsider untuk datang lagi. Kunjungan kedua tidak kalah mengecewakan, saya bahkan diusir di pakiran karena mereka tidak menerima pengunjung baru untuk beberapa jam. Waiting for that long? Definitely No! Di aplikasi pesan antar pun mereka tidak buka-buka, until one day mereka magically buka.

    Cabang pertama Mie Gacoan di Bandung ini berada di dekat Kampus UNPAS Setiabudhi. Tempatnya sepertinya menempati eks-restoran Korea. Tempatnya terhitung sangat luas, cukup tematik, dan lumayan nyaman. Sayangnya mereka seperti belum siap untuk menghadapi permintaan yang tinggi. Service-nya benar-benar chaotic dan tidak ada protokol kesehatan. Jika saya boleh sedikit menganalisa penyebab utama kekeosan pelayanannya adalah dapurnya yang kecil serta kasirnya yang hanya satu kurang memadai untuk restoran yang sebesar ini apalagi dengan demand yang sangat tinggi.

    Food and Beverage:
    Menu makanan dan minuman tidak banyak namun semuanya dibanderol dengan harga yang sangat murah, paling mahal bahkan hanya 10.5K. Kali ini saya nyobain Mie Setan dan Mie Iblis masing masing dengan level paling tinggi yaitu level 8. Bagi yang toleransi pedasnya rendah sebaiknya memesan level yang lebih rendah. Kedua menu basically hampir sama, berupa mie dengan tekstur yang mirip yamin yang disajikan bersama sambal, ayam cincang, dan tiga buah pangsit isi ayam. Perbedaannya terletak pada mie iblis menggunakan kecap sehingga citarasanya pedas-manis-gurih sedangkan mie setan hanya pedas-gurih saja. Saya pribadi jauh lebih suka Mie Iblis. Selain itu saya mencoba Dimsum Udang Rambutan (8.6K) yang berupa semacam pangsit goreng dengan isian pasta udang dan di bagian luarnya diselimuti dengan mie goreng sehingga bentukannya seperti rambutan. Sejujurnya menu ini citarasanya sangat biasa. Untuk minumannya saya memesan Es Pocong (8.6K) dengan citarasa yang menyegarkan. 

    Menu yang dipesan: Mie Iblis, Dimsum Udang Rambutan, Mie Setan

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!
    2 pembaca berterima kasih.




  • 3.8  
    Dapur Laut [ Dago Bawah, Indonesia ]

    Affordable Seafoods with Good Quality.

    Tempat ini sudah lama saya jadikan sebagai alternatif untuk menikmati seafood dengan harga yang relatif murah namun dengan kualitas cukup OK di bilangan Dago. Posisinya berada di seberangnya MBA ITB di Jalan Gelap Nyawang—tepat di sebelahnya Angkringan Jogja Mas Jo. Tempatnya cukup gampang untuk dikenali dengan asap yang mengepul serta pengunjung yang selalu ramai. Tempatnya sebenarnya standar tenda kaki lima di Gelap Nyawang pada umumnya, nothing to expect. Pelayanannya sih tergolong lumayan OK, food serving-nya cukup cepat, bahkan ketika pengunjungnya sedang ramai sekalipun. Yang agak menyebalkan dari tenda kali lima di sekitaran ITB adalah pengamennya yang banyak banget.

    Food and Beverage:
    - Kerapu Bakar + Nasi (32K)

    Sejak pertama kali mencoba untuk makan di tenda ini beberapa tahun yang lalu hingga saat ini, saya benar-benar belum pernah dikecewakan oleh Dapur Laut. Sejujurnya saya suka skeptikal dengan seafood tendaan di Bandung karena seringkali seafood-nya tidak segar, namun lain ceritanya dengan seafood dari tenda ini yang cukup segar. Saya bahkan masih bisa me-notice rasa manis khas seafood yang segar sekalipun seasoning bakarannya cukup bold dan rich, karakternya gurih, manis, dan sedikit pedas. Ikannya juga empuk dan sedikit crunchy, meskipun memang ukurannya bukan yang besar-besar amat. Ikan bakarnya semakin nikmat ketika disantap dengan nasi hangat, lalapan, serta bersama beberapa pilihan sambal yang tersedia, yaitu sambal pedas, sambal manis, dan sambal matah. Saya pribadi lebih suka sambal pedasnya. You guys have to try. 

    Menu yang dipesan: Kerapu Bakar + Nasi

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!




  • 3.4  
    Kokumi [ Pasir Kaliki, Minuman ]

    Trying Their Coffee-Based Beverage

    Sejujurnya saya tidak begitu suka dengan Kokumi Paskal 23 yang kurang nyaman untuk dine-in karena tempat duduknya terbatas dan biasanya selalu penuh. Selain itu, tempatnya benar-benar terbuka dan berada di tengah jalan banget. Saya biasanya ngakalin dengan duduk di food court-nya Paskal. Namun sayangnya food court-nya akhir-akhir ini agak strict.

    Beverage:
    Salah satu alasan saya membeli adalah karena saat saya berkunjung tengah ada promo Buy 1 Get 1 untuk menu Spanish Latte dan Midsummer Madness.
    - Spanish Latte (39K)
    Sejujurnya ini adalah pertama kalinya sama membeli minuman dengan base kopi di Kokumi. Surpsingly citarasa kopinya tidak bisa dibilang tidak enak--namun menu ini memang tidak didesain bagi mereka yang tidak suka kopi dengan citarasa yang manis karena ini rasanya manis pake banget berkat kombinasi antara susu, wipped cream, dan saus salted caramel-nya. Selain manis banget, tekstur minumannya juga sangat creamy, but I am totally okay with that. 

    Menu yang dipesan: Spanish Latte

    Harga per orang: < Rp. 50.000
    Makasih Infonya!