















-
4.0Coffee Contentner [ Sentul, Kafe ]
bikin konten di Content(ner)...
Coffee Content(ner) ini berada didalam area Taman Budaya, Sentul. Konsep taman dengan pepohonan rindang, dimanfaatkan oleh mereka dengan membuat gaya desain semi outdoor. Sejuknya bukan berasal dari pendingin udara, tapi berasal dari pohon-pohon yang menjulang tinggi di sekitarnya. Sesuai dengan namanya yang sengaja dibuat ambigu, yaitu Content(ner), maka bangunan dibuat menggunakan material container atau petikemas yang dipoles cat merah sehingga tampil cukup catchy bergaya industrial. Dan para pencari content pun akan dimanjakan dengan beberapa spot foto untuk dibagikan di sosial media.
Rice Box Chicken (Rp.38.000,-) potongan ayam cukup banyak dengan balutan tepung berbumbu yang engga begitu crispy dan tebal. Rasanya lebih dominan manis, baru diikuti sensasi gurih, makanya mereka menyertakan sambal ijo khas nasi Padang biar ada pedes-pedesnya. Selain itu, menu ini juga ditemani oleh telor ceplok dan aneka sayur serperti jagung, kacang polong serta wortel. Nasinya pulen, jadi pas disantap bareng ayamnya terasa seimbang dilidah.
Noodle Box Yamin, mienya kenyal dan lembut, tapi sensasi bumbu kecapnya agak sedikit too much, jadi kemanisan. Meski olahan daging ayam sebagai topping mengeluarkan cita rasa gurih, tapi belum mampu mengendalikan manis mie yaminnya. Beruntung kuah baksonya mengeluarkan kesan gurih yang lebih ekstra, jadi bisa menetralisir apalagi tekstur dan rasa baksonya pun enak. Menu ini dibuat kombo dengan Es Kopi Petikemas yang bercita rasa manis creamy baru diikuti nuansa kopi yang acidity-nya dominan.
Selain itu juga ada jenis minuman lain non kopi yang saya pesen, yaitu Ice Lychee Tea (Rp.28.000,-) rasanya seger, sebagai pelepas dahaga ini sih pas banget. Sensasi pekatnya teh ketemu sama manisnya gula juga buah leci, jadi menambah kesejukan nongkrong dibawah pohon rindang. Eiya, pelayanan disini ramah dan informatif, dan mereka cukup friendly. So guys, kalo lagi mampir ke Taman Budaya Sentul dan bingung mau makan dimana, Coffee Content(ner) bisa banget dijadikan sebagai destinasi kulineran kamu nih...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.2 pembaca berterima kasih.
-
3.8Kopi Kier [ Sentul, Kafe ]
ngopi di kebun...
Perjalanan menuju Kopi Kier di Sentul terasa cukup jauh dari tempat tinggal saya di Depok. Namun dari hasil perjalanan tersebut terbayarkan setelah mata ini dimanjakan oleh konsep kebun yang Kopi Kier tampilkan. Hadir bersama unit usaha makanan dan minuman lain, coffeeshop ini tampak instagenic berbentuk rumah dengan dominasi dinding kaca berlatar pepohonan rindang baik di depan, samping ataupun belakang.
Kafe yang mengajak pengunjung untuk kembali ke alam ini memiliki halaman depan yang dijadikan sebagai area outdoor. Jadi beberapa set meja kursi diletakan dibawah pepohonan, sehingga tetap terasa teduh meskipun saat siang hari. Area indoor di bangunan utama dibiarkan terbuka baik pintu maupun jendelanya, karena memang tidak dilengkapi oleh pendingin udara. Meski demikian suhu disini tetap terasa sejuk.
Menu kopi disini terbilang lengkap, ada yang seduh manual ataupun menggunakan mesin dan minuman turunan kopi maupun non kopi. Saya mencoba Manual Brew (Rp.20.000,-) dengan metode seduh V60 yang menggunakan beans Bali Kintamani. Kopinya mengeluarkan aroma serta cita rasa fruity dan acidity yang cenderung medium light, sehingga terasa ringan menyegarkan.
Untuk minuman kekinian, saya mencoba Kopi.Kieran Kamu (Rp.20.000,-) yaitu es kopi susu gula aren yang rasanya mirip karamel latte. Sensasinya dominan manis dengan unsur kopi dan susu yang hadir belakangan. Uniknya lagi, minuman ini memiliki lapisan foam lembut diatasnya. Nah kalo kamu lagi rindu suasana alam sambil menikmati segelas kopi, Kopi Kier bisa banget nih jadi pilihan untuk dikunjungi...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.3 pembaca berterima kasih.
-
4.4RamenYA [ Cibinong, Jepang ]
#1 affordable ramen...
Setelah berbulan-bulan engga makan ramen enak di ibukota, akhirnya saya memutuskan meluncur ke Cibinong City Mall buat bersilaturahmi ke RameYA. Sampai saat ini saya memang masih menjagokan RamenYA sebagai restoran ramen murah dengan cita rasa yang luar biasa. Nah gerainya yang di CCM ini berada di lantai 1 dengan bentuk yang mungil. Meski ga begitu luas, tapi tetap eyecatching dengan warna merahnya yang khas dan bergaya desain interior ala kedai Jepang. Pelayanan disini pun cepat, informatif dan ramah.
Chicken Miso Ramen (Rp.39.000,-) semangkuk ramen dengan irisan ayam, telur, jagung manis, daun bawang, nori dan taburan wijen. Sebagai pelipur rindu setelah sekian lama tak menikmati ramen enak, rasanya ramen ini mampu mengobati kerinduan saya. Rasa kuah kaldunya beneran segurih, sekentel dan senikmat itu tiap kali saya seruput, sampe habis tak bersisa. Urusan tekstur ramennya pun juara sih, lembut, kenyal dan matang sempurna. Irisan ayam berasa bumbu, termasuk telurnya. Tambahan wijen, daun bawang dan nori menaikan level aroma serta cita rasa gurih kearah yang lebih tinggi lagi. Ga ketinggalan ada sensasi kriuk serta manis dari jagungnya.
Beef Ramen (Rp.41.000,-) ramen yang ini menuangkan kuah kaldu yang berbeda dari ramen sebelumnya, lebih bening, bercita rasa manis asin dan agak ringan. Irisan daging yang dimasak bergaya teriyaki membawa nuansa manis gurih, teksturnya empuk cenderung lembut dengan rasio daging dengan lemak yang seimbang. Sebagai tambahan side dish, saya memesan Grilled Chicken Shrimp Gyoza (Rp.27.000,-) berisi 4 potong gyoza panggang berwarna keemasan. Tekstur kulitnya lembut dengan isian ayam serta udang yang empuk. Aroma khasnya langsung pecah dimulut saat digigit, apalagi diberi tambahan cocolan specialnya.
Sebagai pelepas dahaga saya memesan Mango Breeze (Rp.24.800,-) minuman ini berisi mango syrup, soda, selasih dan buah leci. Rasa manis asem dari sirup mangga, ketemu nuansa manis leci serta kejut lembut soda, membuat minuman ini terasa menyenangkan. Sisa-sisa kuah kaldu dilidah langsung luntur setelah meminum Mango Breeze ini dan menyisakan rasa segar dimulut. Secara keseluruhan RamenYA masih menjadi resto ramen favorit saya sih, meski di outlet yang berbeda-beda karena kualitasnya tetap sama, baik dari segi rasa maupun pelayanan...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.2 pembaca berterima kasih.
-
3.8Divani's Boulangerie & Cafe [ Sentul, Kafe ]
ngopi di depan resto Sunda...
Divani’s Patisserie & Coffee Shop ibarat sebuah koridor menuju ke restoran ala Sunda bernama Warung Nasi Ampera. Karena memang akses pengunjung yang ingin kesana harus melalui kafe ini, makanya jangan heran kalo suasana tenang seketika berubah menjadi ramai saat segerombolan orang lewat, baik menuju maupun meninggalkan restoran. Sebenernya gerai Divani’s yang saya ingin tuju itu yang berada di daerah Cibubur, tapi karena kebetulan ada acara di daerah Sentul jadi ya sekalian aja mampir ke gerai yang berada disini.
Saat masuk di pintu depan, kita akan disambut ruang outdoor dengan barisan tempat duduk kayu yang berjajar rapi pada sebuah koridor. Baru setelahnya pintu masuk Divani’s Patisserie & Coffee siap menyambut kedatangan siapa saja yang ingin menikmati kopi dengan aneka kue. Gerai didominasi oleh meja display yang memajang barisan roti. Dining area indoor hanya terdapat tiga set tempat duduk, 1 set mirip di sebuah ruang tamu dengan kursi-kursi besar dan 2 set lagi hanya berupa bangku couple yang cantik dengan beberapa ornamen artfisial floral.
Es Kopi Divani’s (Rp.20.000,-) meski manisnya kentara, tapi saya suka karena engga hanya manis, juga ada karakter kopi dan susu yang hadir menemani. Teksturnya begitu creamy dan mudah untuk dicintai. Selanjutnya ada minuman lain bernama Chocomint Divani’s (Rp.28.000,-) teksturnya lumayan kentel, jadi pas disesap tuh langsung menyentuh lidah dengan lembut dan creamy. Rasa coklatnya milky, manis dengan sensasi dingin seger mint.
Sebagai temen ngopi, saya memesan sepotong Red Velvet (Rp.22.000,-) kue cantik berwarna merah ini memiliki tekstur yang empuk tapi sedikit rapuh alias buyar saat dipotong. Rasa red velvet dengan krimnya begitu serasi, jadi mampu memanjakan lidah saya saat menyantapnya. Selain itu juga engga ketinggalan roti yang sempet hits beberapa waktu lalu apalagi kalo bukan Korean Garlic Bread Sentul (Rp.15.000,-) ukurannya cukup besar dengan harga yang sangat terjangkau ketimbang di tempat lain. Sensasi garlic dan cheese asyik banget sih, berasa gurih, sedikit manis dan teksturnya creamy dilidah, udah gitu rotinya juga empuk, jadi worth it banget ini sih.
Saya juga mencoba Blueberry Cheese Bread (Rp.8.000,-) sayang banget nih, blueberry cheese bread nya kurang empuk dan isian olahan kejunya engga creamy kaya roti sejenis di tempat lain. Saya jadi kehilangan sensasi roti yang empuk dengan isian keju yang basah dimulut. And the last ada roti Choco Cheese (Rp.8.000,-) untuk roti manis yang satu ini rasanya lumayan, isian coklat kejunya tuh berasa dengan tekstur roti yang empuk...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.2 pembaca berterima kasih.
-
3.6Les Miettes [ Sentul, Kafe ]
tempatnya semanis kukisnya...
Kalo maen ke Taman Budaya Sentul tuh langsung dibikin bingung sama kafe-kafe instagenic yang semakin ramai bermunculan. Udah Taman Budaya nya sendiri cukup nyaman dan teduh dengan barisan pohon-pohon besarnya, ditambah lagi bangunan-bangunan tempat nongkrongnya pun unik-unik, jadi makin seru kan?! Tapi akhirnya pagi ini saya memutuskan untuk nangkring di salah satu kafe paling ujung yang keberadaannya agak mojok bernama Les Miettes.
Kafe yang menjadikan kukis sebagai sajian utamanya ini bergaya seperti sebuah rumah minimalis dengan ornamen ruang berupa tanaman hias, lukisan dan unsur-unsur kayu. Sentuhan semen poles pada lantai, begitu senada dengan pemilihan cat pada dinding serta furnitur yang digunakan. Sebaris bangku berlapis jok dan bantal empuk, siap menyambut pengunjung yang ingin ngemil disini. Tapi sayang sih, meski pelayanan pegawainya udah ramah, sang pemilik justru menyapa pengunjung dengan dingin, kaya makanan kemaren yang belom diangetin gitu.
Karena excited dengan pilihan kukis yang variatif, jadi saya milih Mix 5 Variety Cookies (Rp.60.000,-) yang terdiri dari peanut butter, matcha, oreo, blackforest dan marshmallow. Selain bisa dapet banyak, harganya pun jadinya lebih murah dari pada beli satuan. Kukis disini lumayan tebal dengan tekstur padat dan empuk. Setiap jenis rasa yang terkandung di-highlight dengan baik, jadi bisa tampil sesuai nama masing-masing.
Sebagai temen ngemil, saya pun memesan Cappuccino (Rp.30.000,-) dan Americano (Rp.30.000,-) untuk Cappuccino nya disajikan dalam porsi yang cukup besar. Rasanya lebih ke milky dengan sentuhan espresso yang bitter. Sementara itu si Americano nya pun mengeluarkan karakter yang sama, lebih ke bitter tapi terasa nyegerin. Kalo lagi pengen ngemil ganteng di daerah Taman Budaya, Les Miettes bisa banget sih dijadikan sebagai pilihan, tapi kalo bisa jangan pas ada pemiliknya ya hahahaha...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.2 pembaca berterima kasih.
-
4.2Padre [ Bogor Timur, Italia ]
makan siang bergaya Italia...
Kalau mencari dari mesin penterjemah, padre berarti ayah yang berasal dari bahasa Spanyol. Tapi apakah ada kaitannya dengan Padre yang ada di Bogor? Wah tentu saya tidak tahu. Yang jelas Padre disini merupakan sebuah restoran ala western yang bergaya desain klasik. Dari depan, resto ini ditutupi oleh tanaman, sehingga yang terlihat hanya pintu masuknya saja. Ternyata sebelum pintu masuk ada sedikit space yang dijadikan area smoking bergaya taman terbuka.
Masuk kedalam, suasana klasik semakin terasa dengan pemilihan furnitur, aneka perabot dan ornamen cantik dengan gaya berbau vintage. Bagian paling seru disini ada di belakang, berupa seating area semi outdoor dengan air mancur artistik ditengahnya. Sebagian dinding dipoles putih dan sebagian lagi dibiarkan menampilkan batu bata merahnya terlihat. Meja diselimuti taplak kotak-kotak merah putih, menambah kesan elegan Padre. Seperti resto bergaya Eropa lain, Padre pun mengedepankan pelayanan yang berkualitas.
Siang ini saya memesan Insalta Caesar with Chicken (Rp.42.000,-) aneka selada segar dan daun hijau lain diberi dressing oil yang sedikit manis. Tak lupa potongan roti kering, irisan tomat, telur dan ayam panggang dengan finishing touch berupa parutan keju cheddar yang melengkapi menu ini. Saus mayo bisa dijadikan sebagai dipping atau bisa juga disiram diatasnya, lalu diaduk. Rasanya perfecto, paduan gurih dari ayam panggang beraroma smokey dengan sayuran segar, sangat menggugah selera makan. Saus mayonya pun sempurna.
Selesai dengan salad, saya pun beralih ke menu lain bernama Pesce E Patatine (Rp.32.000,-) menu ini merupakan fish and chip dengan gaya Italia. Ikan fillet digoreng tepung hingga renyah, lalu disajikan bersama potato chip yang engga kalah renyah. Keduanya memiliki sensasi rasa gurih yang pas dicocol ke saus dipping yang kalo engga salah merupakan sesame sauce, terasa lebih paripurna karena ada nuansa nutty, sedikit manis dan creamy dilidah. Untuk menu seenak dengan harga seterjangkau ini, menurut saya sih sangat memuaskan.
Salah satu sajian pasta pun tak luput dari daftar menu yang saya pesan. Kali ini seporsi Carbonara (Rp.65.000,-) tampak begitu menggoda sebagai pelengkap makan siang. Porsinya lumayan banyak dengan tampilan yang engga begitu komplek. Meski saus krim tidak banyak sampai terlihat berkuah, tapi rasa dan teksturnya tuh mantep banget. Krimnya terasa begitu gurih, milky, creamy dan tebel banget dimulut. Enak banget ini sih, walaupun komponen proteinnya terbilang standar...Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.3 pembaca berterima kasih.
-
4.2Rumah Seduh [ Bogor Tengah, Kafe ]
jadi beneran “rumah” seduh...
Tampil jauh lebih memukau dari outlet lamanya, Rumah Seduh terlihat megah dengan bangunan berwarna putih di salah satu sudut Jalan Sancang, Bogor. Terdiri dari dua lantai, dimana pada tiap lantai terdapat smoking dan non smoking area. Karena sudah mulai beroperasi sejak pukul 8 pagi, jadi pengunjung yang ingin duduk di teras depan akan merasakan kesejukan udara Kota Bogor sambil menyesap kopi dibawah pohon rindang.
Lantai atas pun didominasi oleh area balkon yang beratap tenda putih. Tanaman hias menjadi ornamen ruang yang menyejukan mata sekaligus menambah kesan asri. Disebelahnya terdapat ruang indoor sebagai seating area juga mesin roasting. Kesan saya selama berada disini sangat nyaman, karena coffeeshop ini dibuat dengan konsep clean, rapi dan cozy.
Indonesian Coffee (Rp.33.000,-) menggunkan metode seduh Japanese dengan biji kopi yang berasal dari daerah Kerinci. Dari cara penyajiannya yang semeyakinkan itu, saya sudah dapat menebak bagaimana kopi ini akan menyuguhkan rasa. Dan ya benar saja, kenyataannya rasa kopi ini seenak apa yang saya bayangkan sebelumnya. Sensasi fruity, acidity dan segala yang berbau alami semuanya tersaji didalam sini, sungguh menyegarkan.
Berbeda nuansa meski masih berbasis kopi, Vanilla Latte (Rp.33.000,-) tampil dengan hiasan latte art hasil tuangan susu yang begitu cantik membentuk pola seekor kuda terbang alias pegasus. Bukan hanya memanjakan mata, tapi juga sekaligus memanjakan lidah. Sesapan pertama sukses membalut indera pengecap dengan rasa kopi berkaramel yang lembut dan kuat. Teksturnya begitu creamy, kental dan rasanya mirip permen kopi yang manis namun ga cepet bikin bosen.
Unbaked Caramel Cheese Cake (Rp.20.000,-) karena kue ini tidak mengalami proses pemanggangan, jadi keaslian rasa tiap komponennya masih terasa. Dasar kue berupa remah biskuit yang dipadatkan masih memiliki tekstur renyah sehingga sangat kontras dengan lapisan atasnya yang cenderung lembut. Siraman saus karamel yang manis namun tetap lembut, memperkaya sentuhan cheezy juga milky pada kue ini...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.2 pembaca berterima kasih.
-
4.2Dailydose Coffee & Eatery [ Bogor Tengah, Kafe ]
spacious, cozy and yummy coffeeshop in the heart of Bogor...
Perjalanan saya ke Bogor kali ini diawali dengan singgah di sebuah coffeeshop yang sebenarnya sudah lama eksis, tapi baru saja membuka gerai kedua di lokasi lain. Apalagi kalo bukan Dailydose Coffee & Eatery. Mengisi lobi Hotel Permata yang berada disebrang Kebun Raya Bogor, membuat coffeeshop ini mudah untuk ditemukan. Areanya sangat luas dengan gaya desain yang membuat pengunjung merasa nyaman. Betah? Sudah pasti, karena tak hanya instagenic, coffeeshop ini pun memiliki fasilitas yang lengkap.
Pesanan pertama saya jatuh kepada segelas Filter Coffee (Rp.32.000,-) yang menggunakan biji kopi dari daerah Solok Radjo dengan metode seduh Japanese. Asam segar dari awal sudah sangat terasa menyapa lidah, jadi seiring sejalan dengan selera saya. Ibaratnya minuman ini seperti sebuah moodbooster yang membuat pagi saya menjadi semakin cerah dan bersemangat.
Artisan Tea (Rp.32.000,-) menggunakan teh dari TEMA dengan sensasi Sunshine yang terdiri dari aroma citrus bercita rasa pekat dan menyegarkan. Sebenernya kandungan teh ini cukup kompleks, ada green tea, peach bits, jeruk, apel, melati dan marigold, tapi saat disesap dan dirasakan, aromanya cukup menenangkan sehingga sukses bikin jiwa ini merasa rileks.
Kurang banget rasanya kalau ngopi engga pake temen ngemilnya, akhirnya saya pilih Lotus Biscoff Cheese Cake (Rp.35.000,-) happy banget sih pas ngeliat ada kue dengan rasa ini di lemari display, jadi ga pake mikir langsung nunjuk kue ini. Teksturnya tuh lembut sesuai dengan apa yang saya bayangakn sebelumnya. Cita rasa specullos nya tuh mantul banget, beneran kawin sama sensasi cheezy-nya. Emang dasarnya lagi suka banget sama specullos, jadi auto merem melek tiap kali nyuap kue ini.
Selanjutnya ada juga Cinnamon Roll (Rp.22.000,-) roti yang juga masuk kedalam cemilan favorit saya tiap kali ke coffeeshop (jika tersedia) karena aromanya yang khas. Tapi sayang banget nih, tekstur si roti kurang empuk dan agak kering. Saya seperti kehilangan sensasi moist dari cairan gula yang biasanya hadir, jadi agak perlu tenaga pada saat memotong dan mengunyahnya. Bukannya ga enak, tapi perlu sedikit improvement supaya lebih nikmat saat disantap...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.2 pembaca berterima kasih.
-
3.8Elud Cake & Bakery [ Cibinong, Toko Roti dan Kue ]
pisang bolen dua rasanya enak...
Elud engga cuma jual roti, aneka bolu dan cake ulang tahun saja, tapi juga pisang bolen dua rasa yang merupakan salah satu cemilan favorit saya. Pas ngeliat harganya yang engga gitu mahal, hanya Rp.35.500,- saja, langsung deh saya comot sekotak. Dalam satu kotak berisi 10 buah yang terdiri dari dua rasa, yaitu 5 rasa coklat dan 5 rasa keju. Tekstur pastry-nya empuk, isian pisangnya pun manis dan lembut. Meski menurut saya agak salty, tapi masih oke kok. Coklat dan kejunya pas...
Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.2 pembaca berterima kasih.
-
4.0Ta Wan [ Cibinong, China ]
masih jadi favorit...
Ta Wan menjadi salah satu restoran favorit saya bersama keluarga. Selain variasi menu dan porsinya banyak, cita rasanya pun cocok dengan selera lidah kami. Nah salah satu gerai Ta Wan yang ga begitu jauh dari rumah berada di Daerah Cibinong, tepatnya di Cibinong City Mall atau CCM. Secara desain interior sih masih sama seperti gerai-gerai di tempat lain, yaitu bergaya modern minimalis dengan unsur serta warna kayu yang dominan. Pelayanan disini pun cepat, jadi saya dapat dilayani dengan baik.
Bubur Special 3 Rasa (Rp.30.000,-) semangkuk bubur dengan tiga jenis topping berbeda, yaitu ayam, udang dan ikan dengan tambahan daun bawang juga cakwe. Porsi yang large ini beneran banyak, jadi bisa dinikmati oleh 2 bahkan 3 orang sekaligus. Rasanya gurih dan selalu ngangenin, ga ditambahin kecap manis, kecap asin, merica atau pun sambel aja udah enak banget. Apalagi topping-nya juga melimpah, jadi hampir tiap suapan dapat dinikmati bersama lauk.
Hot Plate Beef (Rp.49.500,-) tersaji dalam keadaan panas, menu ini berisi potongan daging sapi yang dimasak dengan gaya oriental bersama irisan bawang bombay, daun bawang, timun dan paprika. Kuahnya sangat kentel creamy, karena ada tambahan maizena. Rasa lada yang lembut langsung terasa, seiring dengan aneka komponen lain yang teksturnya masih segar dan kres kres. Untuk dagingnya sendiri cukup empuk untuk tingkat kematangan well done.
Antara Watermelon Juice (Rp.19.500,-) dan Orange Juice (Rp.18.500,-) saya lebih suka watermelon alias jus semangka karena terasa lebih fresh dan menggunakan buah segar, beda dengan jus jeruk mereka yang sepertinya menggunakan jus kemasan. Rasa manisnya beda memang antara buah asli dengan minuman olahan, meskipun jus buah aslinya diberi tambahan gula. Tapi secara keseluruhan, keduanya mampu meluruhkan sensasi gurih dilidah dan menyegarkan tenggorokan...Harga per orang: < Rp. 50.000Makasih Infonya!Kamu belum login, klik di sini.3 pembaca berterima kasih.